Sunday, January 29, 2012

Pengurus NU Dan Fatayat Rapat Persiapan Untuk Acara Pelantikan Dan Mauludur Rasul.

Jajara Pengurus Nu Malaysia yang baru paska komfercab..ketua Tanfidz ust Achmad mu'idi rafi sedang mimpin rapat..
jajaran penguru Fatayat Nu Malaysia juga ikut gabung rapat persiapan pelantikan Nu dan Fatayat



salam

Rapat gabungan antara Nu Malaysia dan Fatayat Malaysia untuk persiapan pelantikan dan mauludur Rasul yang akan di adakan di lokasi warga Bawean di Paya Jaras Selangor.

Rapat gabungan di hadiri oleh jajaran pengurus masing-masing.Ketua Nu yang mimpin rapat..Sedangkan rapat ivalusia di pimpin oleh ketua panitia.

Balita Terkubur Tanah Longsor Di Bali

Friday, January 27, 2012

Ribuan buruh Bekasi kembali melakukan aksi unjuk rasa. Pagi ini mereka kembali menduduki ruas tol Jakarta-Cikampek. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk



Ribuan buruh Bekasi kembali melakukan aksi unjuk rasa. Pagi ini mereka kembali menduduki ruas tol Jakarta-Cikampek. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan pada Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) karena sudah dua kali sepakat akan mencabut gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) soal Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Thursday, January 19, 2012

Nu Kuala Lumpur Kadatangan Tamu dari PBNU







Salam

Pengurus Nahdlatul Ulama Kuala Lumpur dan Selangor kedatangan tamu dari kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Indonesia.Para fungsioanl pengurus PBNU datang bertandang ke kantor Nu Kuala Lumpur Dan Selangor di jalan Gombak Kuala Lumpur kemaren malam tanggal 18 Januari 2012.

Pertemuan antara pengurus besar PBNU dan pengurus Nu Kuala Lumpur berlangsung dengan dialog dan tatap muka serta saling memperkenalkan fungsional pangurus harian masing-masing.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU )yang di pimpin oleh KH Masdar bersama 8 orang rombangan banyak memberikan tausiyah agar Nu Kuala Lumpur bisa berbagi dengan semua warganya yang ada di Malaysia.Partama kali yang harus di programkan oleh pengurus harian yang baru adalah untuk mensosialisasikan keberadaan Nu di Malaysia.

Pengurus harus membuat gambar lambang Nu untuk di berikan kepada setiap warga Nu yang bekerja di negara tetangga ini.Dengan cara ini Nu Kuala lumpur akan cepat di ketahuinya oleh warganya.

Dalam dialog bersama PBNU yang di pandu langsung ketua tanfidz yaitu Ust Achmad Mu'idi banyak membicarakan tentang program serta visi dan misi pengurus NU Kuala Lumpur mendatang.NU Kuala Lumpur dalam proses regester dengan mendagri Malaysia yang sedang menunggu ke lulusannya.

Hadir di acara pertemuan dengan PBNU antara lain,Hj Nasikin sebagai bendahara,Ust Liling Ketua Suria,Ust Mathari wakil suria,Ketua Fatayat yang baru terpilih Ibu Mimin Mintarsia,Ketua HUbungan Masyarakat Saiful Aiman,Wakil Bendahara Sairi wamdi,Sekretaris Nu Kuala Lumpr Ismail Ja'far serta fungsional pengurus yang lain seperti Ketua Panitia Pelantikan Sdr Muhammad dan sdr Sofwan mahasiswa pasak Phd

Tuesday, January 17, 2012

Pengurus NU Malaysia Berkunjung Ke Orang Bawean Di Paya Jaras








Salam

Pengurus Nahdlatul Ulama Kuala Lumpur Dan Selangor berkunjung ke warga Nahdliyen di Paya Jaras Selangor.Dalam kunjungannya telah di terima oleh ketua ranting Paya Jaras dan pengurusi Surau Nurul Hidayah.

Pertemuan berlangsung dengan keakraban dan di terima langsung oleh ketua ranting Paya Jaras dan pengurus Surau Nurul Hidaya,dalam kunjungannya pengurus Nu khusus membicarakan untuk adakan peringatan Maulud Rasul pada Februari Mendatang.

Dalam pertemuan dangan warga Bawean di Paya Jaras, pengurus NUCIM di pimpi langsung oleh Ketua Tanfidz ust Achmad,Wakil Ketua Suria Ust Mathari,Bendahara Hj Nasikin,Ketua Hubungan masyarakat dan Sdm Saiful Aiman,Ketua Penita Muhammad serta Pengurus Nu yang lain.

Muhaimin: 2011 PLRT turun 50 persen

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar mengklaim jumlah tenaga kerja Indonesia yang bekerja pada sektor Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di luar negeri turun sekitar 50 persen dibanding pada 2010.

"Pada 2010 jumlahnya sekitar 856 ribu orang, sementara pada 2011 turun menjadi kurang dari 500.000 tenaga kerja," kata Muhaimin dalam Rapat Koordinasi Nasional Dana Dekonsentralisasi dan Tugas Pembantu Program Penempatan dan Tugas Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2012 di Planet Holiday Hotel Batam, Senin malam.

Muhaimin mengatakan, berkurangan jumlah PLRT tersebut disebabkan karena meningkatnya tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang bekerja pada sektor formal dan moratorium yang diberlakukan pada 2011.

Ia mengatakan, masyarakat Indonesia yang boleh bekerja di luar negeri hanyalah mereka yang siap dan memiliki keterampilan.

"Sertivikasi dan kompetensi sebagai pilar utama dan harus ditegakkan. Tidak ada kompromi bagi tenaga yang tidak memiliki hal tersebut untuk bekerja di luar negeri," kata Muhaimin.

Menakertrans berharap, upaya pembukaan lapangan kerja di dalam negeri ini, baik secara langsung maupun melalui peningkatan industri dan investasi, juga dapat mengurangi pengiriman tenaga kerja ke luar negeri dan secara bertahap dapat menurunkan jumlah TKI yang bekerja pada sektor PLRT.

"Dengan upaya tersebut kami berharap jumlah PLRT di luar negeri terus mengalami penurunan. Hingga pada 2017 nanti tidak ada lagi TKI yang bekerja pada setor PLRT," kata dia.

Bila dengan upaya tersebut masih ada TKI yang bekerja pada setor PLRT, kata dia, mereka harus mendapat pengakuan yang sama dengan pekerja sektor lain seperti hari lebur dan jaminan sosial.

"Kalau tidak bisa `zero` juga harus mendapatkan perlakuan sama dengan sektor lain karena mereka juga berhak mendapatkan penghargaan secara formal," kata Muhaimin.

Muhaimin juga mengatakan, menindak tegas Perusahaan jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang tidak memberikan pelatihan secara benar kepada calon TKI dan hanya berorientasi pada keuntungan. (ANT)

Sunday, January 15, 2012

Musyawarah Fatayat Secara Foting Pili Ibu Mimin Mintarsi



Salam

Kemaren telah berlangsung acara musyawarah Fatayat Malaysia yang telah diadakan di Rumah Bendahara NUCIM Hj Nasikin di Gombak Selangaor.Para peserta terdiri darai para perwakilan Mahasiswa,TKI dan para toko masyarakat Indonesia yang ada di Malaysia.

Sebelum ini ketua fatayat Malaysia di pimpin oleh K.Fatona Daud,musyawarah fatayat berjalan dengan mulus dan telah menghasilkan ketetapan yang akan di bikin pijakan pada program akan datang.

Turut hadir Ketua Nucim Ust Achmad,Katua Suria Ust Liling,Bendahara Hj Nasikin dan beberapa pengurus harian nucim juga hadir.

Peserta musyawarah telah memilih Ibu Dra Mimin Mintarsi secara foting tertutup.Dalam perjalanan pemilihan ketua Fatayat yang baru peserta memilih Ibu Mimin Mintarsi dan tidak ada perlawanan.

Saturday, January 14, 2012

Ketua PKB Jatim Siap Maju Cagub Jatim 2014

Sumber Berita Jatim

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur Abdul Halim Iskandar menyatakan diri siap maju sebagai calon Gubernur Jatim periode 2014-2019.

“Sebagai kader memang harus siap, apalagi kalau semua DPC menghendaki. Asalkan sesuai peraturan partai, saya pasti siap,” ujar Halim Iskandar ketika ditemui di sela Pra-Musyawarah Kerja Wilayah PKB Jatim di Surabaya, Sabtu (14/1/2012).

Secara umum, pemilihan calon gubernur di jajaran PKB harus melalui konvensi internal. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan calon di luar kader partai bisa mengikuti konvensi dan berpeluang terpilih.

Hanya saja, sampai saat ini pihaknya tidak bisa berkomentar tentang bursa calon gubernur yang akan diusungnya karena masih akan dilakukan pembahasan internal pada pertengahan tahun ini.

“Kami juga masih menunggu regulasi resmi dari DPR RI tentang mekanisme pemilihan gubernur. Apakah dipilih langsung oleh rakyat atau cukup hanya melalui DPRD setempat,” papar kakak kandung Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar tersebut.

Bakal majunya kader internal PKB bukannya tanpa alasan. PKB Jatim saat ini memiliki 13 kursi di DPRD Jatim, sehingga hanya membutuhkan tambahan dua kursi untuk bisa memenuhi persyaratan mengusung calon sendiri.

Halim juga mengatakan, jika boleh memilih maka PKB lebih suka gubernur cukup dipilih oleh DPRD. Di samping menghemat biaya, alasan lainnya yakni fungsi dan kewenangan gubernur tidak lebih hanya kepanjangan tangan pemerintah pusat.

Lima WNI Ditahan Singapura Gara-gara Rokok

Jakarta - Kabar tidak mengenakkan datang dari negeri jiran, Singapura. Empat warga negara Indonesia (WNI) kini dalam tahanan negeri berikon singa merlion tersebut karena kasus penyelundupan rokok.

"Semuanya mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman sesuai dengan Custom Act Chapter 70 Section 128.a." Vonis ini disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Singapura kepada anggota Komisi Pertahanan dan Hubungan Internasional Dewan Perwakilan Rakyat, TB Hasanuddin, Sabtu 14 Januari 2012.

Awalnya Hasanuddin menuturkan melalui pesan pendek kepada Tempo bahwa Komisi I mendapat laporan masyarakat. Laporan penangkapan kemudian dilanjutkan ke Kedutaan Besar Indonesia di Singapura. Ternyata benar, ada lima pelaut yang terlibat penyelundupan rokok.

Mereka adalah Abdul Kasim, 30 tahun, Manik Darwin 39, Suroso Siswanto, 38, Franki Montolalu, 29, dan Mohammad Yamin, 50. Pemerintah Singapura menemukan bahwa kelimanya menyelundupkan 3.000 boks rokok ilegal. Lima pelaut tersebut ditangkap sejak 28 November 2011. Kemudian setelah melalui sidang pada 14 Desember 2011 pengadilan memutus penjara masing-masing 12 bulan.

"Semuanya dalam kondisi fisik dan mental yang baik," kata Hasanuddin. Mereka pun sudah dikunjungi keluarga, kecuali Mohammad Yamin yang menderita gangguan ginjal. Tapi ia menambahkan Yamin mendapat perawatan yang baik oleh dokter penjara.

Otak kejahatan penyelundupan yang bernama Sawal mendapat ganjaran lebih lama, yakni 4 tahun. "Karena dia pernah menjalankan kejahatan serupa," kata Hasanuddin.

Sampai kini belum jelas informasi mengenai jenis rokok yang mereka selundupkan.tempo

Dua TKI tewas di Johor

Kuala Lumpur (ANTARA News) - Dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) meninggal dunia, empat luka berat, dan lima luka ringan akibat kapal bermesin standar yang ditumpanginya bertabrakan di perairan Johor, Malaysia pada 12 Januari sekitar pukul 23.30 waktu setempat.

"Dua orang tersebut adalah Misnandi (28) dan Saripudin (27). Jenazah Misnandi pagi tadi sudah dipulangkan ke Tanah Air, sedangkan jenazah Saripudin akan diberangkatkan pada Minggu (15/1)," kata Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru, Jonas L Tobing yang disampaikan kepada ANTARA, Sabtu.

Menurut Jonas, almarhum Misnandi dipulangkan Sabtu pagi dengan GA 819 dari Kuala Lumpur sekitar pukul jam 08.10 waktu Malaysia ke Jakarta dan lanjut ke Surabaya dengan GA 314 ETA pukul 13.45 WIB.

Sedangkan almarhum Saripudin akan dipulangkan Minggu (15/1) dari Kuala Lumpur dengan GA 819 pukul 08.10 waktu Malaysia ke Jakarta dan kemudian dilanjutkan ke Mataram dengan GA 432 ETA pukul 20.30 WIB.

Sementara itu, korban yang luka berat dirawat di RS Sultanah Aminah Johor, dan dua orang lainnya di RS Sultan Ismail Johor. Untuk korban yang luka ringan sebanyak lima orang dirawat di RS KT Tinggi.

Jonas mengungkapkan bahwa korban yang selamat dan tidak mengalami luka-luka ada sebanyak 46 orang termasuk tiga orang balita akan diusahakan dapat segera pulang melalui Batam.

"Para penumpang kapal tersebut adalah para TKI PATI (pekerja asing tanpa izin)," ungkapnya.

Dua TKI lolos dari hukuman mati Saudi Arabia

Jakarta (ANTARA News) - Dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi lolos dari ancaman hukuman mati setelah Satgas TKI berhasil membebaskan mereka.

Juru Bicara Satgas Perlindungan WNI/TKI di Luar Negeri, Humphrey Djemat, melalui surat elektronik (surel) kepada ANTARA News, Sabtu pagi, mengatakan, "Dalam waktu dekat ini, mereka akan dibawa pulang ke Indonesia."

Informasi yang diterima Ketua Satgas TKI, Maftuh Basyuni, dari KBRI di Riyadh, Arab Saudi, bahwa TKI bernama Mesi binti Dama Idon telah dibebaskan dari hukuman mati atas tuduhan melakukan sihir.

Sebelumnya, kata Humphrey Djemat, pengadilan setempat memvonis Mesi hukuman mati. Karena tidak puas dengan putusan pengadilan itu, KBRI Riyadh mengajukan banding.

Kemudian, pada bulan Juli 2011, pengadilan setempat mengubah hukuman mati menjadi hukuman penjara 10 tahun. Akhirnya, pada awal Januari 2012, Raja Arab Saudi memerintahkan pihak berwenang di sana untuk segera membebaskan Mesi.

Sementara itu, Neneng Sunengsih, TKI dari Sukabumi, Jawa Barat, saat ini berada di tempat penampungan di KBRI Riyadh. Setelah administrasinya selesai, kata Humphrey Djemat, KBRI segera memulangkan dia ke Indonesia.

Neneng, kata Juru Bicara Satgas TKI itu, dipenjara di Al Jouf pada tanggal 12 November 2011 atas tuduhan membunuh bayi laki-laki berumur empat bulan yang merupakan anak majikannya. Dalam kasus ini, KBRI di Riyadh menyewa pengacara Naseer Al Dandani, dan berhasil membebaskan Neneng dari tuduhan tersebut.

Dijelaskan, Neneng dibebaskan karena alasan tidak ada unsur kesengajaan, dan tidak terdapat sidik jari tertuduh sebagai bukti bahwa TKI itu penyebab kematian anak majikannya. Di lain pihak, orang tua korban tidak mengizinkan anaknya diautopsi.

Menurut pihak pengadilan, kesalahan ada pada ibu si bayi yang menyerahkan anak bayi tersebut kepada pembantunya, yaitu Neneng yang tidak mempunyai keahlian merawat bayi yang sakit.

Menurut Humphrey, baik Mesi binti Dama Idon dan Neneng Sunengsih akan dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 19 Januari 2011.

Dengan adanya kepulangan kedua orang itu, Satgas berhasil menambah daftar nama TKI yang pulang ke Indonesia. Belum lama ini, pihaknya memulangkan empat WNI, yakni Darsem binti Daud Tawar, Bayanah binti Banhawi, Jamilah binti Abidin Rofi’i, dan Ranni binti Bohim Ukar.

"Selain itu, terdapat tujuh TKI yang telah bebas karena mendapatkan pemaafan. Mereka saat ini sedang menunggu proses deportasi," kata Humphrey Djemat.

Berdasarkan perkembangan yang terjadi, Satgas TKI optimistis bahwa mereka yang sedang menjalani proses hukum di pengadilan akan memperoleh keringanan hukuman atau bebas karena telah ada pengacara tetap yang andal menanganinya.

Di samping itu, surat Presiden SBY kepada Raja Arab Saudi akan memberikan pengaruh yang kuat untuk mendapatkan pengampunan bagi para TKI.

Menyinggung nasib Tuti Tursilawati, dia mengatakan bahwa Satgas TKI saat ini sedang menunggu upaya yang tengah dilakukan oleh Pangeran Al Waleed bin Talal.

"Beliau berjanji untuk mendapatkan pemaafan bagi Tuti ketika bertemu dengan mantan Presiden B.J. Habibie akhir bulan Desember 2011," demikian Humphrey Djemat.

Friday, January 6, 2012

Presiden perpanjang masa tugas Satgas TKI

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memperpanjang masa tugas satuan tugas penanganan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dan terancam hukuman mati yang rencananya akan berakhir pekan depan.

Menko Polhukam Djoko Suyanto dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Kamis malam mengatakan Presiden Yudhoyono memberikan apresiasi yang tinggi atas peran satgas yang berhasil mencegah pelaksanaan hukuman mati beberapa Tenaga Kerja Indonesia dan mengubahnya menjadi ketentuan hukum lain.

"Karena masih ada rangkaian tugas, karena akan berakhir minggu depan maka Presiden memperpanjang 6 bulan ke depan tentu akan ada perubahan tugas dan penguatan prosedur dan kelembagaan. Saatnya nanti kementerian dan lembaga bisa atasi hukuman mati dengan baik," kata Djoko.

Satgas penanganan warga negara Indonesia yang terancam hukuman mati dibentuk pada Juli 2011 lalu beranggotakan antara lain mantan Menag Maftuh Basyuni, mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri, mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji.

Djoko menyatakan satgas dibagi ke dalam tiga kelompok dimana masing-masing melakukan pendekatan ke berbagai pihak yang berkepentingan di beberapa negara antara lain Malaysia, Singapura, China, Arab Saudi, Iran dan beberpa negara lainnya dimana ada TKI yang terancam hukuman mati.

"Di Arab Saudi, dari 37 sudah dibebaskan, 8 bebas murni, 4 diantaranya sudah di tanah air dan 4 lainnya menunggu keluarga. Di Malaysia 14 orang terlepas dari hukuman mati, 6 bebas murni, 8 divonis hukuman penjara yang bervariasi. Di China dari 11 hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup. Di Iran, 2 orang diupayakan berubah dari hukuman mati menjadi seumur hidup," kata Djoko.

Sementara itu Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan pihaknya masih meneliti dan mendalami adanya informasi keberangkatan TKI ilegal dari negara kedua menuju negara tujuan.

Untuk itu Muhaimin meminta agar masyarakat menahan diri untuk tidak berangkat dan bekerja di negara yang termasuk ke dalam tujuan moratorium pengiriman TKI. Ia juga mengimbau agar pemerintah daerah aktif memberikan informasi mengenai hal tersebut kepada warganya.

"Memang ada laporan tapi masih kita cek, informasinya beberapa TKI ke Malaysia, Singapura berangkat ke sana kemudian ke Saudi, maka saya imbau, sekali lagi pemerintah minta warga negara untuk tidak memaksakan diri berangkat ke negara yang sedang moratorium, begitu berangkat membahayakan yang bersangkutan. Pemda juga kita imbau jaga dan jelaskan. Yang melalui bandara dalam negeri bisa diatasi tapi yang sulit kalau lewat negara lain," katanya.

Kamis siang Presiden melangsungkan rapat kabinet yang salah satunya membahas evaluasi pengiriman tenaga kerja ke luar negeri dan juga pelaksanaan tugas satgas TKI.

Selain dihadiri oleh Wapres Boediono, juga dihadiri oleh seluruh menteri, anggota Watimpres, sejumlah pejabat terkait.

Malaysia perlu hitung dampak pembatasan akhir "pemutihan"

Kuala Lumpur (ANTARA News) - Kebijakan Kementerian Dalam Negeri Malaysia tidak akan memperpanjang waktu pemutihan pekerja asing tanpa izin (PATI) yang akan berakhir 10 Januari 2012 perlu diperhitungkan secara cermat dampak positif dan negatifnya.

"Sebab baru sekitar 10 persen saja PATI yang telah diterima aplikasi permohonan untuk izin bekerja (permit). Jadi masih ada sekitar satu juta PATI yang belum mendaftarkan diri melalui majikannya. Apakah ini cukup tertampung semuanya dalam waktu yang tinggal tersisa lima hari lagi," kata Kepala Bidang Penerangan, Sosial, Budaya KBRI untuk Malaysia, Suryana Sastradiredja di Kuala Lumpur, Kamis.

Kemungkinan besar, menurut dia, sangat mustahil dalam jangka waktu yang tersisa lima hari lagi, semua PATI tersebut dapat diterima oleh bagian pendaftaran PATI di beberapa tempat di negara ini.

"Sangat Mustahil. Kecuali bila memang ada formula luar biasa yang dapat memroses semua itu dalam lima hari," ucapnya.

Bagi pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tentunya menerima putusan apapun yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia yang memiliki program ini.

Suryana memandang bahwa keputusan tersebut akan menimbulkan masalah yang dilematis bagi pemerintah Malaysia dan negara-negara yang menjadi penyumbang PATI paling banyak terutama Indonesia dan Bangladesh.

Pemerintah Malaysia, ungkap dia, tentunya mulai tanggal 11 Januari harus konsekuen menerapkan program ini dengan melakukan razia dan kemudian mendeportasikan para PATI yang tidak mendaftarkan permit pemutihan.

Di sisi lain, tindakan ini akan merugikan para pengguna ataupun majikan karena tidak akan banyak lagi orang-orang yang bekerja di seluruh sektor yang selama ini banyak mendukung pembangunan Malaysia.

Tentu para majikan akan merasa gusar dengan "Menghilangnya" para pekerja dan dikawatirkan mereka akan melakukan protes kepada pemerintah Malaysia," paparnya.

Selanjutnya, bagi pemerintah Malaysia sendiri juga menghadapi masalah yang dilematis karena dinilai para majikan kurang serius terhadap program ini.

Dalam kaitan ini, negara-negara perwakilan asing yang punya PATI juga menghadapi yang dilematis. Di satu sisi menyambut baik program ini dengan harapan warga negara yang PATI dapat dilegalkan, tapi mereka juga harus patuh terhadap perundangan dan ketentuan negara masing-masing yang dikaitkan dengan pengeluaran dokumen.

Setiap negara memiliki punya sistem yang berbeda. Bahkan ada negara yang untuk pembuatan paspornya dilakukan di ibukota negaranya sehingga memerlukan waktu yang tidak sebentar. "Contohnya Nepal dan Myanmar," kata dia.


Dilematis Indonesia

Sementara itu, pemerintah Indonesia khususnya perwakilan RI di semenanjung Malaysia ini juga mengalami dilematis sebagai negara yang mempunyai PATI terbesar sekitar 640 ribu orang.

Perwakilan RI di Malaysia tentunya harus melengkapi dokumen PATI tersebut baik yang akan bekerja berupa paspor dan yang ingin pulang dalam bentuk SPLP (surat perjalanan laksana paspor.

Pemberian dokumen-dokumen tersebut tentunya harus melalui mekanisme pengamanan nasional yaitu dengan melalui verifikasi dokumen yang dipunyai PATI dan melakukan wawancara untuk mengetahui benar-benar mereka adalah WNI.

"Ini dilakukan dalam rangka mencegah penyusupan oleh orang-orang yang akan melakukan tindakan kejahatan, terorisme dan melakukan upaya penyeludupan manusia ke negara lain," jelasnya.

Namun dalam pelaksanaannya, KBRI hanya mampu melakukan proses permohonan sekitar 1500 hingga 2500 orang per hari sehingga untuk menyelesaikan 640 ribu orang PATI diperlukan sekitar 250 hari.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri Datuk Lee Chee Leong menjelaskan pemerintah Malaysia sudah memberikan waktu pemutihan sejak 10 Oktober 2011 agar para PATI itu menguruskannya kesejumlah tempat pusat pemutihan di beberapa wilayah di Malaysia.

Namun demikian, kata dia, majikan yang sedang menunggu kelulusan dokumen/paspor dari pihak kedutaannya yang diperkirakan baru selesai setelah hari Sabtu ini masih dibenarkan untuk menguruskan ke pusat pemutihan setelah menerima dokumen seperti paspor yang akan digunakan untuk proses selanjutnya.

Dalam permasalahan ini, pihak KBRI telah mengusulkan agar PATI yang sudah berada dan bekerja di negara ini sepatutnya oleh pemerintah Malaysia cukup memberikan izin kerja sementara sambil menunggu selesainya paspor.

"Cara ini yang paling elegan dan dapat diterima oleh semua pihak yang tidak menimbulkan hal-hal yang merugikan dan delematis baik untuk pemerintah Malaysia, Pengusaha, Pekerja maupun negara-ngara yang punya PATI di Malaysia.

Suryana juga berharap sebelum 10 Januari, sudah ada keputusan politis mengenai rencana lebih lanjut dari program nantinya.

"Soal bentuknya terserah pemerintah Malaysia," katanya.

Monday, January 2, 2012

Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Serangan jantung bisa menyerang siapa saja. Tetapi karena cenderung yang terkena serangan jantung kebanyakan pria, maka sering kali penyakit satu ini agak diabaikan oleh kaum wanita.

Menurut hasil penelitian menemukan, sebagian dokter memberikan lebih sedikit pemeriksaan, lebih jarang menindaklanjuti, lebih sedikit perawatan dan lebih sedikit pembedahan pada wanita. Mungkin ini yang menyebabkan mengapa serangan jantung lebih mematikan jika menimpa wanita dibanding pria.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh seputar apa saja yang menjadi gejala-gejala awal serangan jantung pada wanita, simak ulasan berikut.

Kesulitan bernafas

Jika Anda sering merasa sesak nafas pada saat duduk bahkan tidur, mungkin ada sesuatu yang salah. Sesak nafas yang disertai keringat dan pusing biasanya merupakan tanda serangan jantung. Berhati-hatilah, karena gejala ini bisa menyebabkan pingsan.

Lemas tanpa alasan

Merasa lemas dan lelah adalah normal jika Anda mengalami stres di kantor. Tapi jika Anda merasa lemas dan lelah lebih dari biasanya, bisa jadi Anda akan mengalami serangan jantung. Sebelum dan selama serangan tersebut, jantung Anda akan berhenti memompa dengan benar sehingga mengakibatkan oksigen dan glukosa menyebar ke seluruh tubuh. Hasilnya, Anda akan merasa sangat lemas.

Sulit tidur

Para ahli mengatakan bahwa gangguan sulit tidur merupakan gejala serangan jantung yang banyak dialami wanita. Saat mengalami gangguan tidur obtruktif, saluran nafas bagian atas terblokir akibatnya pernapasan terganggu sehingga serangan jantung lebih mungkin terjadi.

Menurut penelitian, wanita yang menderita penyakit jantung mengalami hal ini sebulan sebelum serangan jantung. Jadi jika Anda sering terbangun di tengah malam, berkeringat dingin dan tak mampu mengatur nafas, segeralah temui dokter.

Gangguan pencernaan

Dalam satu studi diketahui wanita dua kali lebih mungkin mengalami muntah, mual dan gangguan pencernaan selama beberapa bulan menjelang serangan jantung dibanding pria. Kondisi ini terjadi karena sumbatan lemak di arteri akan mengurangi suplai darah ke jantung yang biasanya terjadi di dada kadang bisa muncul di perut.

Hal ini tergantung pada bagian mana dari jantung yang mengalami gangguan sehingga ia mengirimkan sinyal rasa sakit di bagian tubuh yang lebih rendah dari dada.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung seperti menjaga kadar lemak darah kolesterol, menjaga tekanan darah agar terkontrol, berhenti merokok, menghindari makanan berlemak, mencukupkan konsumsi sayur dan buah, berolahraga teratur, mengurangi berat badan serta mengurangi stres.

Mual dan muntah

Akibat tubuh Anda dalam keadaan 'darurat' selama serangan jantung, saraf yang mengendalikan fungsi tubuh bekerja terlalu keras. Ini akan membuat Anda sering berkeringat, pucat, pusing, mual dan kerap kali muntah. Para ahli tidak tahu persis alasan di balik keadaan ini, tapi jika Anda sering mengalami hal ini, ada baiknya untuk segera menemui dokter.

Sebagian tubuh terasa tidak nyaman

Logikanya, serangan jantung akan menyerang dan memberikan efek pada sisi kiri tubuh, terutama lengan kiri. Namun salah satu tanda serangan jantung adalah rasa sakit dan tidak nyaman pada lengan kiri atau kedua lengan. Sakit dan tidak nyaman ini juga terasa pada rahang, leher, punggung dan juga perut. [mdr]

Sunday, January 1, 2012

mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada semua pembaca . Kita mengharapkan 2012 bakal menyaksikan antaranya lebih banyak kemajuan dalam perjuangan kita


Kelurga Besar Epung Komalasa mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada semua pembaca .

Kita mengharapkan 2012 bakal menyaksikan antaranya lebih banyak kemajuan dalam perjuangan kita dalam dunia yang fanaq ini, pemikiran kita kedepan lebih baik dari pada sebelumnya,bangkit untuk berjuang di jalan yang di ridhoi Allah.Buat sesuatu yang bisa menguntungkan diri dan keluarga serta kehidupan yang hakiki.

Kepada semua teman-teman Tki di manca negara nabunglah,dan ingatlah bahwa apa yang kita cita-citakan dari kampung agar jadi kenyataan..beringat sebelum diingatkan

Wassalam
Epung Komalasa