Thursday, February 9, 2012

Warga Bawean Kampong Pandan Molotan Secara Angkak-Angkaan






Salam

Sebut saja molotan, orang Bawean di mana saja berada akan lebih tau,sebab apa ? kalau molotan adalah bahasa aslinya orang Bawean.

Jika menjelang molotan warga Bawean mulai sibuk untuk bikin persiapan macam-macam.

Selalunya yang di tradisikan oleh orang Bawean makanan kayak dudul,gugudu,rangkinan dan lain-lain.Tradisi makanan tersebut akan selalu ada pada menjelang molotan.

Kalau di Bawean boleh dikatakan setiap desa akan ada gugudu,dudul dan ranggina,meskipun di Malaysia warga Bawean juga tidak ketinggalan bikin makanan tradisional itu.

Sebut saja Mak Hanna,Mak Sahe asal Komalasa yang sudah puluhan tahun menetap di Malaysia ,beliau adalah produk makanan tersebut.

Selalunya orang Bawean yang di Kampong Pandan bila menjelang molotan ianya akan memesan dengan Mak Hanna atau Mak Sahe.

Ini terbukti pada molotan warga Bawean di Flat Kampong pandan yang pertama kalinya di gelar dengan cara angkat-angkatan.

Kalau selalunya hanya molotan biasa ,ya ngundang penceramah,baca barsanjian dan marhabaan,Namun kali ini beda ungkap pak Suhal sebagai ketua panitia.

Molotan tersebut digelar bersama warga tempat dan warga Bawean dari Komalasa,Pudakit,Suwari dan Dekatagung.

Hal senada juga di sampaikan Pak Sakdallah sang penguasa travel itu yang boleh dikatakan sukses di neagar tetangga Malaysia,molotan seperti ini akn selalu di tradisikan.