Saturday, November 2, 2013

Harga Tiket Kapal Bersubsidi Dikeluhkan Warga Pulau Bawean

Tiket kapal bersubsidi dari pemerintah bersumberkan APBN tahun 2013, yaitu kapal satya kencana II milik PT. Dharma Lautan Utama (DLU) tujuan Pulau Bawean - Gresik dikeluhkan banyak calon penumpang.

Penyebabnya harga tiket yang dijual kepada calon penumpang ternyata melebihi dari ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Abd. Rahem asal Tambak, Pulau Bawean, Gresik mengeluhkan mahalnya harga tiket disebabkan pihak PT. DLU menjual melalui perwakilannya di dekat dermaga Pulau Bawean di Sangkapura. "Semestinya tiket dijual langsung kepada calon penumpang, sehingga tidak ada kenaikan harga,"katanya.

"Harga Rp.75 ribu bisa naik menjadi Rp.80 ribu,"ujarnya.

"Pemerintah memberikan subsidi kepada warganya bertujuan untuk membantu kepada masyarakat Pulau Bawean. Kok justru dimanfaatkan oknum untuk meraup keuntungan dari menjual tiket,"paparnya.

Hal senada disampaikan oleh Ali Asyhar, menurutnya harga jual tiket kapal bersubsidi ternyata melebihi ketentuan tarif yang ditetapkan oleh pemerintah. "Harga beli calon penumpang kapal mencapai Rp.90ribu,"jelasnya.

"Kapal DLU semestinya membuka loket atau tempat khusus untuk menjual tiket kepada calon penumpang kapal,"harapnya.

"Pulau Bawean selama ini bersih dari praktek percaloan, kok kapal bersubsidi dari pemerintah yang menumbuhkan banyak calo,"ungkapnya.

Sariono dari pihak PT. DLU dihubungi Media Bawean via selulernya menjelaskan bahwa penjualan tiket sudah ada tempat di dekat dermaga Pulau Bawean. "Silahkan membeli langsung ke loket, harganya tidak ada kenaikan sesuai ketentuan dari pemerintah,"terangnya.

"Bila ada kenaikan, kemungkinan calon penumpang membeli melalui orang lain. Mereka menyuruh atau meminta bantuan orang lain untuk membeli tiket, sehingga orang yang disuruh meminta upah jasa,"tuturnya.

Perlu diketahui harga tiket kapal bersubsidi sesuai ketentuan dari pemerintah untuk penumpang dewasa seharga Rp.69 ribu, ditambah pas masuk pelabuhan sehingga harga tiket yang dijual kepada calon penumpang sebesar Rp.75 ribu.

Selain harga tiket, warga banyak mengeluhkan tarif barang atau kendaraan. Perlu adanya pengawasan khusus dari aparat terkait agar subsidi dari pemerintah tidak dimanfaatkan oleh oknum yang sengaja mencari keuntungan. (bst)

Kasus di Kumalasa, Persoalan Siapa? Media Bawean, 1 November 2013

Persoalan desa Kumalasa, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, menurut Abdul Basith yang menjabat sebagai Kasi Pembangunan kecamatan Sangkapura, adalah persoalan internal pemerintahan desa Kumalasa.

Menurutnya, pihak bank dan pemerintahan kecamatan tidak ada hubungannnya dengan persoalan yang memanas di desa Kumalasa.

Pernyataan disampaikan ketika pertemuan bersama kepala desa se-kecamatan Sangkapura di rumah kediaman Camat Sangkapura di Tambak, Pulau Bawean (kamis, 31/10/2013).

"Dalam pencairan pihak bank tidak ada masalah, disebabkan menggunakan surat kuasa diperbolehkan. Adapun menggunakan tandatangan palsu itu tanggungjawab yang melakukan sebab tidak mungkin pihak bank memeriksa lebih mendetail,"katanya.

Nurul Aman sebagai korban penandatanganan palsu dalam pencairan dana pembangunan jalan poros desa di Kumalasa, ketika di temui Media Bawean (29/10/2013) bersikukuh bahwa pihak bank yang mencairkan dana harus bertanggungjawab.

"Ada 2 persoalan, yaitu tandatangan yang dipalsu dan uang yang telah dicairkan. Uang bisa dicairkan disebabkan pihak bank tidak selektif dalam menerima surat kuasa,"paparnya.

"Saya sudah mendatangi pihak bank agar uang yang dicairkan melalui cara salah agar ditarik kembali. Tapi sampai sekarang belum berhasil menarik uang yang sudah dicairkan,"ujarnya.

"Jika persoalan ini tidak ada penyelesaian, sebagai korban tentunya akan mengambil langkah tegas melalui jalur hukum,"ungkapnya. (bst)

Harapan Warga Kumalasa di Malaysia Taati Aturan & Transparansi Keuangan

Persoalan pemerintahan desa Kumalasa, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, terkait tandatangan palsu dalam pencairan dana proyek jalan poros desa, mendapat respon Saiful Aiman sebagai tokoh asal Kumalasa di Malaysia.

Saiful Aiman dihubungi Media Bawean (sabtu, 26/10/2013), menyarankan kepada pemerintahan desa Kumalasa agar membenahi administrasi.

Menurutnya aturan yang ada harus ditaati, jangan dilanggar, karena akibatnya fatal dan mengancam jeratan hukum kepada oknum yang tidak menaati aturan.

"Jangan bikin aturan sendiri yang menyebabkan kerugian kepada warga,"katanya.

"Warga sudah mempercayaai untuk memimpin desa, jangan kepercayaan warga berkurang karena perbuatan yang melanggar aturan,"paparnya.

Saya berharap kepada pimpinan desa Kumalasa, agar setiap dana pembangunan yang turun harus transparan dan terbuka, disertai laporan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan. "Tujuannya agar manejmen desa bagus dan rakyat juga ingin mengetahuinya,"ujarnya. 

Terkait persoalan sekarang ini, Saiful Aiman mengharap sebagai pelajaran berharga kepada pemimpin dan aparat desa Kumalasa, agar menjalankan roda pemerintahan dengan baik sesuai aturan. "Musyawarah bersama perlu diadakan setiap ada sesuatu hal, apalagi terkait proyek agar tidak menimbulkan kecurigaan warga,"tuturnya.

"Terusterang sebagai warga desa Kumalasa, saya sebagai Ketua HIKMA (Himpunan Masyarakat Kumalasa Rantau Malaysia) bersama anggota di Malaysia akan tetap mengontrol kondisi di kampung,"terangnya. (bst)

Friday, August 23, 2013

Bersama Family

Bersama anak ponakan dan istri tersayang makan di salah satu restoran makanan siput top di Selangor Malaysia

Jatim Bangkit Bersama Nomer Urut 4

Bangkit Bersama Nomer Urut 4

Merdeka

Merdeka Merdeka Merdeka

Ikut Upacara Ultah Indonesia Yang Ke 68 Tahun

Salam saat ngikuti upacara 17 agustus 2013 di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur

Pemecatan Perangkat Desa Kumalasa Batal Menunggu Persetujuan Bupati


Sesuai hasil pertemuan antara Camat Sangkapura (Abd. Adhim) bersama Idham Cholik sebagai Kepala Desa Kumalasa, dihadiri Syamsul Arifin (Kasi Pemerintahan), (senin, 20/8/2013), bertempat di Kantor Kecamatan Sangkapura disepakati untuk pemecatan perangkat dibatalkan menunggu persetujuan dari Bupati Gresik.

Abd. Adhim menyatakan sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2010, bahwa mekanisme pemberhentian aparat sudah diatur didalamnya. Didalam Perda bagian penjelasan, menyatakan persetujuan Bupati tentang pemberhentian perangkat desa dapat diberikan setelah Bupati meneliti usul kepala desa dimaksud.

"Jika kepala desa ingin memberhentikan perangkatnya, silahkan melalui mekanisme aturan yang ada. Sehingga dalam melaksanakan tugas tidak melanggar hukum,"katanya.

Idham Cholik menyatakan siap untuk mengirim usulan tentang pemecatan perangkat desa di Kumalasa kepada Bupati Gresik. "Langkah ini dilakukan demi kesuksesan dalam melaksanakan tugas sebagai kepala desa,"paparnya.

"Silahkan dibuktikan secara langsung ke lapangan, bagaimana kinerja aparat desa Kumalasa. Termasuk kehadirannya, serta kinerjanya sesuai kewajibannya sebagai aparat desa,"terangnya.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintah Kabupaten Gresik Yusuf Anshori, senin (19/8/2013), menyatakan ada aturan tentang pemberhentian perangkat desa. "Diantaranya harus melakukan usulan kepada Bupati, untuk mendapatkan persetujuan atau tidak memberhentikan perangkat,"jelasnya. (bst)

6 Aparat Desa Kumalasa Dipecat Alasan Kades Untuk Perbaikan Kinerja


Idham Cholik sebagai Kepala Desa Kumalasa, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik memulai kinerja sebagai kepala desa yang baru dengan memecat aparat desa.

Ditemui Media Bawean (sabtu, 17/8/2013) selesai upacara HUT Kemerdekaan RI ke-68, Cholik menyatakan langkah yang dilakukan sudah benar dan sesuai dengan aturan Perda Nomor 4 Tahun 2010.

Ada 6 aparat desa Kumalasa yang dipecat, yaitu Kaur Umum, Kaur Ekobang, Kasi Pemerintahan, Kasi Kesra, Kepala Dusun Kumalasa, dan Kepala Dusun Kumalabaru.

Alasan pemecatannya terang Kades yang dilantik oleh Bupati Gresik tanggal 24 Juli 2013, diantaranya keterlibatan aparat desa sebagai tim sukses calon kades, persoalan kasus, dan merangkap jabatan seperti guru yang disertifakasi.

"Terusterang bagaimana mau melaksanakan kerja yang baik, bila tatanan pemerintahan desa tidak baik dan amburadul. Pembukuan di balai desa seperti absensi tidak ada, serta lain-lain,"katanya.

"Termasuk memperhatikan surat yang ditandatangani oleh warga agar aparat bersangkutan diganti yang baru,"ujarnya. 

Bagaimana jika pemecatan tidak mendapat persetujuan dari Bupati? "Yach, sebagai kepala desa tentunya berharap agar kinerjanya baik, sedangkan 14 tahun desa Kumalasa mengalami keterburukan akibat aparatnya tidak siap melaksanakan tugas secara baik,"jawabnya.

Untuk menindaklanjuti pemecatan yang dilakukan, Kades Kumalasa sudah siap mengirimkan surat pemecatan dengan mengeluarkan SK nomor 141/01/437.117.16/2013. "Besok (senin, 19/8/2013) surat pemecatan sudah dikirim ke kantor kecamatan Sangkapura,"tegasnya.

Didalam SK tertuang tulisan memberhentikan secara terhormat, point selanjutnya mengangkat aparat yang terpilih sebagai penggantinya.

Badrul Jamil sebagai aparat yang dipecat ditemui Media Bawean menyatakan sangat keberatan dengan langkah pemecatan oleh kepala desa. "Jika terlibat dalam sebagai tim sukses, silahkan dibuktikan,"paparnya dengan nada tegas.

"Selama ini tidak adaperingatan sebelumnya, kok langsung main pecat tanpa ada teguran,"ungkap Badrul.

Abd. Adhim sebagai Camat Sangkapura dihubungi Media Bawean mengatakan sampai sekaran ini belum ada laporan dari desa Kumalasa. "Untuk menindaklanjutinya masih akan dipelajari, termasuk sudah menghubungi Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Gresik,"terangnya. (bst)

Tuesday, July 30, 2013

Sebentar Lagi Lebaran ..Gimana Peningkatan Ibadah...

Salam

Bulan Romadhan tinggal berapa hari lagi untuk meninggalkan kita,justru waktu2 yang akhir marilah kita perbanyak ibadah ke Allah Swt,semoga kita sebagai ummat mendapat magfiqoh dari Allah.

agar kita di tingkatkan amal ibadah serta tawadduk ...dapat menjahui perkara3 yang ingkar..terus melaju dengan perkara yang baik-baik....

Harapan kita ,semoga Allah memberikan ke imanan pada kita....agar kita menjadi ummat sebaik-baiknya ummat...Amin


Thursday, July 18, 2013


Selamat menyambut Bulan Romadhan
Semoga dapat meningkatkan amal ibadah pada Allah

Thursday, February 21, 2013

Lama Tidak Aktif

Salam...sdh lama gak aktif di bloger..insya Allah dalam bulan maret akan aktif lagi..mohon maaf pada pembaca bloger epung komalasa

sekian terima kasih

epung komalasa
editor