Bandung - Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia kini mendapat hak libur sehari dalam sepekan, kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigasi Muhaimin Iskandar.
"TKI di Malaysia akan mendapatkan hak libur sehari dalam seminggu, bila tetap bekerja mereka akan mendapat upah lembur," katanya seusai penandatanganan Perjanjian Kerja sama (MoU) Penempatan dan Perlindungan TKI yang gelar di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin.
Menurut Muhaimin, selama ini TKI khususnya bekerja di sektor informal di Malaysia tidak memiliki waktu libur atau hak upah lembur dari pengguna jasa mereka.
Pemberian hak libur sehari dalam seminggu itu, merupakan salah satu poin dari dari perjanjian kerja sama yang ditandangani oleh Menakertrans dengan Menteri Sumber Manusia Malaysia Dr S Subramaniam.
Artinya, kata Menakertrans, dengan hak libur itu para pekerja sektor informal Indonesia di Negeri Jiran itu bisa memanfaatkan waktu liburan atau bekerja dengan upah lembur.
Selain itu, para TKI juga bisa menyimpan paspor mereka. Selama ini paspor para TKI disimpan atau dipegang sebagai jaminan oleh pengguna jasa mereka.
"Hal baru yang dituangkan pada kerja sama itu dalam rangka melindungi hak-hak para TKI," kata Menakertrans.
Penandatanganan perjanjian kerja sama penempatan dan perlindungan TKI tersebut, merupakan awal dibukanya kembali pengiriman TKI ke Malaysia yang sempat terhenti sejak diberlakukannya moratorium dua tahun lalu.
"Persiapan TKI sebelum ditempatkan di Malaysia harus betul-betul matang dan memiliki kompetensi untuk bekerja di bidangnya," kata Menakertrans.
Perekrutan dan penempatan TKI tetap dilakukan oleh pihak swasta dan melalui BNP2TKI. Sedangkan pemerintah hanya bertindak sebagai regulator.
"Untuk memonitor implementasi perjanjian itu akan dibentuk `joint task force` yang terdiri dari instansi terkait dari Indonesia dan Malaysia," kata Menakertrans menambahkan.
(Y008)
Monday, May 30, 2011
Friday, May 20, 2011
Desa Kumalasa Dapat Jata Beras Raskin Setelah Di Pending Selama 5 Bulan
Salam
Kepada Kades dan jajarannya tolong distribusikan benar-benar pada warga yang dapat jata beras raskin itu, jangan sampai rakyat yang semestinya dapat jata tidak ke bagian.
Tolong distribusikan dengan sebaik-baiknya..jangan ada dusta antara kita..ingat amanat itu tanggung jawab....
Berita Terkait
Selama 5 bulan lamanya desa Kumalasa, kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, kabupaten Gresik dipending dalam penerimaan jatah beras raskin dari Bulog, sehubungan tunggakan pembayaran sebelumnya sebesar Rp.53.600.000 sampai saat ini belum dibayar.
Hari ini (jum'at, 20/5/2011), desa Kumalasa kembali mendapatkan jatah beras raskin sebanyak 1.460 sak, dari jatah 292 sak selama 5 bulan.
Setelah Media Bawean telusuri, ternyata Mu'jizat sebagai kepala desa Kumalasa mengeluarkan surat pernyataan yang menyatakan tidak akan ikut menangani pendistribusian beras raskin desa Kumalasa terhitung sejak januari 2011 sampai dengan selanjutnya.
Pendistribusian dan pelunasan beras raskin desa Kumalasa tersebut selanjutnya menjadi tanggungjawab sekretaris desa Kumalasa (Hosaini, S.Pd.I).
Surat pernyataan ditandatangani oleh Mu'jizat sebagai kepala desa Kumalasa, tertanggal 2 Mei 2011.
Hosaini sebagai penanggungjawab beras raskin, yang juga menjabat sebagai sekdes Kumalasa dihubungi Media Bawean, membenarkan bahwa dirinya sebagai penanggungjawab untuk pendistribusian beras raskin yang datang pada bulan sekarang, yaitu jatah selama 5 bulan sebanyak 1.460 sak.
"Tanggungjawab pembayaran tunggakan beras raskin sebelumnya adalah kewajiban kepala desa untuk melunasinya,"katanya.
"Pendistribusian akan langsung dikirim ke dusun masing-masing untuk menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan,"ujar Hosaini.
Zainuddin sebagai Kasi Kesra Kecamatan Sangkapura menerangkan bahwa tunggakan beras raskin di desa Kumalasa terjadi sebelum dirinya dilantik sebagai Kasi Kesra di Kecamatan Sangkapura.
"Saya tidak bisa menjelaskan penyebabnya sehingga mengalami tunggakan pembayaran selama 8 bulan,"paparnya.
"Soal pembayaran tunggakan adalah tanggungjawab kepala desa untuk melunasinya, sedangkan penanggungjawab pendistrubusian sekarang adalah tanggungjawab sekretaris desa setelah ditunjuk melalui surat pernyataan kepala desa,"terangnya.
Media Bawean menghubungi Kepala desa Kumalasa, Mu'jizat melalui beberapa nomor handphonenya tidak aktif, sedangkan posisisnya sedang berada di daratan Gresik, (bst)
Wednesday, May 18, 2011
Said Aqil Minta Konflik NU-PKB Dilupakan
Surabaya, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta konflik yang pernah terjadi antara NU dengan PKB untuk dilupakan, karena konflik itu tidak akan menguntungkan siapapun.
"Tantangan di luar cukup banyak, karena kelompok radikal teologi sudah mulai ada yang menjadi radikal teroris, mulai dari Wahabi, Salafi, dan banyak lagi," katanya di Surabaya, Selasa malam.
Ia mengemukakan hal itu dalam sambutan pada kerja sama pelatihan ketenagakerjaan di pesantren di Gedung PWNU Jatim yang dibuka Menakertrans HM Muhaimin Iskandar MSi yang juga Ketua Umum DPP PKB itu.
Menurut dia, untuk menghadapinya gerakan radikalisasi yang mulai berani itu diperlukan persatuan dan "tasamuh" (saling pengertian) di lingkungan NU.
"Kalau dulu konflik ya lupakan. Ibarat suami-istri itu, mungkin kita pernah bertengkar, tapi kebersamaan harus tetap dibela sampai mati, karena kita harus mementingkan anak dan cucu," katanya.
Bahkan, katanya, kebersamaan itu lebih banyak menguntungkan daripada konflik, apalagi kalau konflik dengan semuanya yakni istri, anak, dan cucu, tentu akan lebih menyusahkan.
"Misalnya, kerja sama kali tentu ada untungnya, kalau tidak pun tidak akan sampai merugikan," katanya, sambil tersenyum kepada Wakil Rais Syuriyah KH Agoes Ali Masyhuri dan Ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah.
Ketika dikonfirmasi tentang dukungan kepada PKB setelah acara usai, Said Aqil menegaskan bahwa PKB itu dilahirkan tim 5 yang merupakan para tokoh NU.
"Saya dan almarhum pak Rozy Munir juga pernah ikut merumuskan," katanya.
Ditanya rencana Yenny Wahid mendirikan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI), ia mengatakan PKBI itu belum lahir.
"Ada, tapi `kan belum (didaftarkan) resmi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Muhaimin menjalin kerja sama dengan PWNU untuk pelatihan ketenagakerjaan di pesantren dan rencana pengiriman santri untuk magang di Jepang.
Sebelumnya, Muhaimin menghadiri walimatul khitan dari putra pengurus DPP PKB HM Anwar Rachman SH MH yakni Azmy Hawari Sunny AR di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta konflik yang pernah terjadi antara NU dengan PKB untuk dilupakan, karena konflik itu tidak akan menguntungkan siapapun.
"Tantangan di luar cukup banyak, karena kelompok radikal teologi sudah mulai ada yang menjadi radikal teroris, mulai dari Wahabi, Salafi, dan banyak lagi," katanya di Surabaya, Selasa malam.
Ia mengemukakan hal itu dalam sambutan pada kerja sama pelatihan ketenagakerjaan di pesantren di Gedung PWNU Jatim yang dibuka Menakertrans HM Muhaimin Iskandar MSi yang juga Ketua Umum DPP PKB itu.
Menurut dia, untuk menghadapinya gerakan radikalisasi yang mulai berani itu diperlukan persatuan dan "tasamuh" (saling pengertian) di lingkungan NU.
"Kalau dulu konflik ya lupakan. Ibarat suami-istri itu, mungkin kita pernah bertengkar, tapi kebersamaan harus tetap dibela sampai mati, karena kita harus mementingkan anak dan cucu," katanya.
Bahkan, katanya, kebersamaan itu lebih banyak menguntungkan daripada konflik, apalagi kalau konflik dengan semuanya yakni istri, anak, dan cucu, tentu akan lebih menyusahkan.
"Misalnya, kerja sama kali tentu ada untungnya, kalau tidak pun tidak akan sampai merugikan," katanya, sambil tersenyum kepada Wakil Rais Syuriyah KH Agoes Ali Masyhuri dan Ketua PWNU Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah.
Ketika dikonfirmasi tentang dukungan kepada PKB setelah acara usai, Said Aqil menegaskan bahwa PKB itu dilahirkan tim 5 yang merupakan para tokoh NU.
"Saya dan almarhum pak Rozy Munir juga pernah ikut merumuskan," katanya.
Ditanya rencana Yenny Wahid mendirikan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia (PKBI), ia mengatakan PKBI itu belum lahir.
"Ada, tapi `kan belum (didaftarkan) resmi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Muhaimin menjalin kerja sama dengan PWNU untuk pelatihan ketenagakerjaan di pesantren dan rencana pengiriman santri untuk magang di Jepang.
Sebelumnya, Muhaimin menghadiri walimatul khitan dari putra pengurus DPP PKB HM Anwar Rachman SH MH yakni Azmy Hawari Sunny AR di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Menakertrans: Moratorium TKI ke Lima Negara Masih Berlaku
Mataram, Nusa Tenggara Barat - Pemerintah Indonesia masih memberlakukan moratorium atau penghentian sementara pengiriman TKI ke lima negara yakni Malaysia, Yordania, Kuwait, Syria, dan Yaman.
"Pengiriman TKI yang masih dibekukan adalah ke Malaysia, Yordania, Kuwait, Syria, dan Yaman," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, usai melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), di Mataram, Rabu.
Menteri Muhaimin mengatakan, Syria merupakan negara terakhir dari kelima negara yang belum diizinkan sebagai negara tujuan TKI.
Kebijakan penghentian sementara pengiriman TKI ke lima negara itu, kata Menteri Muhaimin, didasarkan kepada jaminan perlindungan memadai yang belum diwujudkan negara-negara tersebut.
"Alasan moratorium adalah karena belum adanya jaminan perlindungan TKI yang memadai. Khusus untuk Malaysia akan segera ditandatangani MoU, tinggal tunggu waktu saja," ujarnya.
Ketika disinggung minat ribuan bahkan jutaan rakyat Indonesia untuk menjadi TKI yang sulit dibendung, Muhamin mengatakan, para TKI akan diarahkan ke negara-negara yang tidak terkena kebijakan moratorium.
"TKI yang mau ke Saudi Arabia, masih bisa. Malaysia tingga MoU saja. Moratorium itu tidak untuk semua negara, hanya beberapa saja," ujarnya.
Namun, Muhaimin enggan menjelaskan upaya pemerintah dalam membendung minat kerja para caloin TKI ke negara-negara yang terkena kebijakan moratorium, yang kemudian berdampak pada pengiriman TKI secara ilegal.
Sejauh ini, pengiriman TKI secara ilegal masih berlangsung termasuk ke lima negara yang terkena kebijakan moratorium Pemerintah Indonesia.ant
"Pengiriman TKI yang masih dibekukan adalah ke Malaysia, Yordania, Kuwait, Syria, dan Yaman," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, usai melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), di Mataram, Rabu.
Menteri Muhaimin mengatakan, Syria merupakan negara terakhir dari kelima negara yang belum diizinkan sebagai negara tujuan TKI.
Kebijakan penghentian sementara pengiriman TKI ke lima negara itu, kata Menteri Muhaimin, didasarkan kepada jaminan perlindungan memadai yang belum diwujudkan negara-negara tersebut.
"Alasan moratorium adalah karena belum adanya jaminan perlindungan TKI yang memadai. Khusus untuk Malaysia akan segera ditandatangani MoU, tinggal tunggu waktu saja," ujarnya.
Ketika disinggung minat ribuan bahkan jutaan rakyat Indonesia untuk menjadi TKI yang sulit dibendung, Muhamin mengatakan, para TKI akan diarahkan ke negara-negara yang tidak terkena kebijakan moratorium.
"TKI yang mau ke Saudi Arabia, masih bisa. Malaysia tingga MoU saja. Moratorium itu tidak untuk semua negara, hanya beberapa saja," ujarnya.
Namun, Muhaimin enggan menjelaskan upaya pemerintah dalam membendung minat kerja para caloin TKI ke negara-negara yang terkena kebijakan moratorium, yang kemudian berdampak pada pengiriman TKI secara ilegal.
Sejauh ini, pengiriman TKI secara ilegal masih berlangsung termasuk ke lima negara yang terkena kebijakan moratorium Pemerintah Indonesia.ant
Tuesday, May 17, 2011
Jatim Digoyang Gempa Bumi Berskala Lemah
Sumber Beritajatim.com
Selasa, 17 Mei 2011 07:51:10 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Kediri - Gempa bumi dengan skala lemah mengguncang wilayah kediri dan beberapa wilayah di Jatim. Gempa yang berlangsung dua kali itu terjadi sekitar pukul 07.20 WIB.
Duwi Arif Hidayat (21), warga Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mengatakan, gempa berlangsung dua kali dan sangat singkat. Antara gempa yang pertama dan kedua jaraknya juga hampir bersamaan.
"Meja dan televisi bergetar. Tetapi tidak berlangsung lama, hanya sekitar 15 detik," kata mahasiswa Universita Nusantara PGRI Kediri itu, Selasa (17/5/2011).
Hal senada dikatakan oleh Hari, warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dia merasakan gempa berkekuatan rendah itu dalam waktu beberapa detik saja.
Belum diketahui letak sumber gempa. Karena getarannya juga sangat rendah, ada yang tidak merasakan.
"Saya malah tidak merasakan. Orang-orang ada yang bertanya kepada saya. Mungkin karena getarannya sangat lemah," kata Ayu Andira (18), warga Kota Kediri.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melansir bahwa gempa tidak hanya terjadi di Blitar (170 km Tenggara). Gempa juga melanda wilayah Malang (172 Barat Daya), Lumajang (174 Barat Daya), dan Jember (199 Barat Daya). Masyarakat di beberapa tempat tersebut tidak perlu khawatir, BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. [nng/but]
Selasa, 17 Mei 2011 07:51:10 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Kediri - Gempa bumi dengan skala lemah mengguncang wilayah kediri dan beberapa wilayah di Jatim. Gempa yang berlangsung dua kali itu terjadi sekitar pukul 07.20 WIB.Duwi Arif Hidayat (21), warga Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mengatakan, gempa berlangsung dua kali dan sangat singkat. Antara gempa yang pertama dan kedua jaraknya juga hampir bersamaan.
"Meja dan televisi bergetar. Tetapi tidak berlangsung lama, hanya sekitar 15 detik," kata mahasiswa Universita Nusantara PGRI Kediri itu, Selasa (17/5/2011).
Hal senada dikatakan oleh Hari, warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dia merasakan gempa berkekuatan rendah itu dalam waktu beberapa detik saja.
Belum diketahui letak sumber gempa. Karena getarannya juga sangat rendah, ada yang tidak merasakan.
"Saya malah tidak merasakan. Orang-orang ada yang bertanya kepada saya. Mungkin karena getarannya sangat lemah," kata Ayu Andira (18), warga Kota Kediri.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melansir bahwa gempa tidak hanya terjadi di Blitar (170 km Tenggara). Gempa juga melanda wilayah Malang (172 Barat Daya), Lumajang (174 Barat Daya), dan Jember (199 Barat Daya). Masyarakat di beberapa tempat tersebut tidak perlu khawatir, BMKG memastikan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. [nng/but]