Sunday, February 28, 2010

Foto.Sambutan Mauludur Rasul Warga Kumalasa Bawean Di Kampung Pandan Tanggal ,28 Feb 2010













Warga KumalaBaru Mengundang Ust Ahmad Aru Asal Pamuna Sebagai Penceramah Acara Sambutan Mauludur Rasul







Kampung Pandan 28/2/2010: Warga Dusun Kumalabaru Desa Kumalasa yang merantu di negara tetangga Malaysia peringati Mauludur Rasul secara sederhana dan pelaksanaan acara itu diadakan pada tanggal 27 /2/2010 hari Sabtu Malam Ahad.

Panitia sambutan mauludur Rasul mengundang pencerama asal Bawean ,yaitu Ust Ahmad Aru asal Pmuna.Ust Ahmad sudah tiga puluh tahun menetap di Malaysia dan sudah mempunyai anak sembilan orang,menurut ust Ahmad lima orang anaknya sedang belajar di universitas,dan yang Empat orang masih sekolah menengah.

Di singgung tentang apakah beliau pernah pulang kampung,beliu mengatakan sudah lima kali pulang Bawean.

Dalam ceramahnya ust Ahmad mengajak wargA Kumalabaru dan hadirin untuk mencontohi ahlak Rasullulah Saw.

Peringatan Mauludur Rasul yang di adakan di Rumah seorang warga Kumalabaru di Kampung Pandan Kuala Lumpur,di anggarkan sebanyak 250 orang warga yang hadir di acara sambutan itu.

Menurut ketua Panitia Sakdallah sambutan Mauludur Rasul yang di adakan warga Kumalabaru di buat dengan sederhana,yang paling terpenting kita bisa memperingatinya maskipun kita ada di rantau orang.Inilah waktu warga Kumalabaru bisa saling berbaur sesama warganya,karena masing-masing sibuk untuk bekerja ,Ungkapnya

Saturday, February 27, 2010

Warga Kumalasa Kg Pandan Gotong Royong Untuk Persiapan Acara Sambutan Mauludur Rasul Yang Akan Di Laksanakan Pada Tanggal ,28 Februari 2010

Wah Bendahara Panitia Mauludur Rasul Sedang Asik Memberikan arahan pada teman-teman yang lain di lokasi pembelian lembuh

Penyembelian lembuh di Lakukan Di Lokasi
Proses Penyembelian Lembuh Sudah Selesai


Panitia Sedang melihat lembuh

Warga Bergotong Royong
Para Ibu Sedang Sibuk Untuk persiapan Memasak


Salam

Hari ini saya bersama panitia sambutan mauludur rasul warga Kumalasa Kg Pandan pergi ketempat pembelian lembuh di Hulu Langat .Acara sambutan mauludur Rasul akan di laksankan besok pada tanggal 28 /2/2010 oleh Warga Kumalasa Rantau.

Setelah selesai proses penyembelihan lembuh saya bersama paniti terus pulang Kg Pandan.

Panitia semua kumpul di lokasi acara sambutan mauludur Rasul di Kg Pandan ,dan juga tidak ketinggalan para ibu-ibu datang bergotong royong ,ada yang masak dan ada yang menyiapkan perlengkapan lainnya agar acara besok bisa terlaksana dengan baik.

Friday, February 26, 2010

Selamat Memperingati Hari Lahirnya Rosulullah SAW

Salam Dari Blog Epung

Marilah kita sama-sama menjadikan Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW sebagai penguat iltizam kita menegakkan sunnah baginda sepanjang tahun dan sepanjang hayat kita.

Tidak cukup kita menunjukkan rasa gembira dengan berlibur, mengadakan perbarisan dan berslogan mencintai Rasulullah.

Akan tetapi gembirakanlah Rasulullah s.a.w. dengan mengamalkan dan menegakkan segala suruhan baginda, serta meninggalkan dan berusaha menghalang segala yang dibenci baginda.Marilah kita perbanyak berselawat kepada-Nya,semoga kita semua yang mengikut perintahnya mendapat syafaatnya nanti,amin

Tidak Jadi MAJU Sebagai Ketua Umum PBG

Salam

Dalam keheningan malam ini saya bersyukur kepada Allah yang masih bisa berkarya dan berwacana dalam blog ini.

Rasa keberatan untuk mengatakan dalam tulisan ini ,sebelum ini saya bertekat untuk maju sebagai calon PBG,walau bagaimanpun manusia hanya bisa berencana ,tapi yang menentukan adalah Semua Kehenda Allah.

Sebenarnya saya sudah rampung semua untuk pulang ke Gresik ,baik dukumentasi dan lain-lain juga persyaratan yang di ingin panitia ,seperti dalam komentarnya di Media Bawean dua minggu yang lalu.Saya juga tidak jadi hubungi panitia karena waktu yang begitu sibuk .

Saya banyak mendapat sms ,telpon ,email dan juga komentar dari beberapa pembaca MB,setelah mereka membaca kenyataan saya untuk maju sebagai ketua PBG.

Banyak sekali sms yang masuk ke hP dari teman-teman agar saya berfikir terlebih dahulu sebelum melangka dan mencalonkan diri sebagai ketua PBG,yang datangnya banyak dari teman-teman lama saya,ada yang dari Minado,Samarinda,Jakarta,Surabaya Dan juga Kuala Lumpur .

Teman-teman menasehatkan agar mencari ilham terlebih dulu,jika nantinya dalam ilham itu baik harus terus maju ,dan jika sebaliknya jangan maju.Ada yang beri nasehat suruh istiqoma ajah di Kuala Lumpur.Dan ada yang mengatakan sayang karya Bang Epung,seperti dalam komentar pembaca blog saya tanggal ,February 13, 2010 9:20 AM,

Epung memang bagus..tapi tak sesuai untuk memimpin PBG ..untuk membangun Bawean kedepan tidak seharusnya tinggal di bawean atau di gresik....
Pemikiran2,prestasi,materi dll dari jauh adalah lebih bermakna dari teman2 Bawean yg berdomisili di luar bawean /Gresik...
Sukses Bang Epung di malaysia dg perjuangan dan pemikiran nya.
Pengagum Bang Epung.
Kpg.Pandan Kuala Lumpur.
Ok.Sukses

Memang ,pada kenyataan saya sebelumnya ingin terus maju,namu hari ini saya mengambil keputusan untuk tidak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBG.

Mungkin banyak yang bertanya,kenapa tiba-tiba saya tidak akan melanjutkan pencalona sebagai Ketua PBG, ada beberapa hal yang belum terselesai terkait urusan -urusan pekerjaan.

Perlu di maklumi bahwa pada saat ini saya harus mendampingi banyak Wni di pengadilan,maka oleh itu niat untuk maju saya gagalkan dulu.

Dan pada taggal 27/3/2010,saya harus menghadiri acara maulutan warga Kumala Baru,taggal 28/3/2010,maulud warga Kumalasa dan mengundang Bapak wakil Dubes Ri Kuala Lumpur,maka itu saya mengambil keputusan alangka baiknya untuk tidak mencalonkan.

Semoga dalam pemilihan ketua PBG pada tanggal 27 Feb,para peserta musyawarah betul-betul memilih calon yang bisa membawa PBG lebih baik lagi kehadapan.Saya ucapkan terima kasih kepada para kandidat marilah kita bersaing secara sehat.

Harapan saya,ketua PBG terpilih semoga bisa saling berkordinasai dengan teman-teman Bawean yang ada di rantau Khusunya Malaysia dan Singapore,marilah kita buat PBG sebagai jambatan penghubung antara warga Bawean dimana saja berada.

Sekali lagi saya mohon maaf pada teman-teman semua,selamat untuk BAWEAN

Wassalam
Saiful Aiman (Epung Komalasa)

Wednesday, February 24, 2010

Lima Tki Elegal Di Hukum Empat Bulan Penjara

Kulim : liman TKI elegal di hukum penjara empat bulan oleh pengadilan rendah Kulim Kedah ,karena tidak punya visa kerja atau visa turis.Mereka terjerat razia di daerah Kulim ,pada waktu razia ada yang sedang kerja dan ada yang sedang ngelencer.

Ke lima TKI elagal seperti berikut,Somed 20 tahun dari Lampung Buruh Ladang ,Sutarno 35 tahun Buruh Binaan ,Lela Tulisa 42 tahun dari Kudus Jateng Prt,Samshore 35 tahun bekrja binaan dari Banyuwangi Jatim.

Mereka di jerat dengan pasal 6 (3) uu tahun 1959/1963 yang telah di ubah pada tahun 2002 ,yang ancamannya penjara tidak lebih 5 tahun,dendan tidak kurang 10 ribu dan juga cambuk dengan rotan.

Lima Tki elegal hanya di hukum empat bulan dan tidak di hukum cambuk oleh Mejistret pengadilan Rendah Kulim hari ini 24/2/2010.Mereka akan di pulangkan ke negara Indonesia setelah menjalankan hukuman.

Kemenakertrans Tidak Kirim TKI Tanpa Pelatihan

Sumber Antara :Rabu, 24 Pebruari 2010 17:42 WIB

Jakarta - Direktur Pembinaan Tenaga Kerja Luar Negeri Ditjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (Bina Penta) Kemenakertrans Iskandar Maula mengatakan, pihaknya tidak mengirimkan tenaga kerja tanpa sertifikat kompetensi 200 jam dari Balai Latihan Kerja (BLK).

Ketika dihubungi di Jakarta, Rabu, Iskandar mengatakan, tidak ada pihak di Kemenakertrans yang memperbolehkan perusahaan pengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri melakukan pengiriman tanpa adanya sertifikat kompetensi 200 jam dari BLK.

"Kemenakertrans tidak mungkin melakukan itu karena kami sudah mengeluarkan permenakertrans tentang BLK," katanya.

Iskandar menyatakan hal tersebut menanggapi tuduhan tiga asosiasi Pelaksana Penempatan Jasa Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) kepada pemerintah yang dinilai tidak konsisten menerapkan peraturan TKI yang harus bersertifikasi 200 jam.

Tiga asosiasi tersebut yaitu Himpunan Pengusaha TKI (Himsataki), Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati), dan Indonesian Development Employee Agencies (IDEA).

Iskandar mengatakan Kemenakertrans PPTKIS harus mengurus dokumen seperti paspor dan visa sebagai persyaratan proses pengiriman TKI.

Dan kedua dokumen tersebut tidak akan dikeluarkan tanpa disertai sertifikat 200 jam pelajaran dari BLK.

Iskandar menjanjikan akan bertindak tegas terhadap kasus tersebut apabila ada laporan tertulis kepadanya.

Sebelumnya tiga Asosiasi Pelaksana Penempatan Jasa Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) mengancam untuk tidak mengikuti peraturan pemerintah mengenai pengiriman calon tenaga kerja Indonesia (TKI) setelah mengikuti pelatihan 200 jam.

Tiga asosiasi tersebut yaitu Himpunan Pengusaha TKI (Himsataki), Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati), dan Indonesian Development Employee Agencies (IDEA).

Menurut juru bicara tiga asosiasi tersebut, Yunus Muhammad Yamani di Jakarta, Rabu, mereka melakukan hal tersebut karena melihat pemerintah tidak konsisten dalam menerapkan peraturan tersebut.

Mereka melihat ada sekitar 10 dari 190 PPTKIS yang mengirimkan TKI ke Timur Tengah yang tidak melaksanakan sistem 200 jam tersebut.

"Ada sekitar tiga persen atau 10 PPTKIS yang tidak menggunakan sistem 200 jam pelajaran, tetapi dilayani oleh pemerintah untuk mengirimkan TKI," kata Yunus.

Dia memperkirakan pengiriman sekitar 5.000 TKI yang tidak pelatihan 200 jam oleh 10 PPTKIS itu karena melalui proses di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) dan tidak mmelalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Menurut mereka, 10 PPTKIS itu telah merusak aturan yang ada sehingga menempatkan TKI yang tidak berkualitas ke luar negeri.

Yunus mengatakan hal tersebut bisa berdampak buruk terhadap 97 persen PPTKIS yang telah mengikuti aturan dengan 200 jam pelajaran bagi calon TKI tersebut.

"Kami sebenarnya `ngambek`. Kita sudah mengirimkan surat ke menteri (Menakertrans) dan ke dirjen (Dirjen Lantas Kementerian Nakertrans), tetapi tidak ada tanggapan," katanya.

Tiga asosiasi PPTKIS itu berencana akan mengirimkan TKI tanpa pelatihan 200 jam tersebut pada satu dua bulan mendatang.

Sedangkan 10 PPTKIS diperkirakan telah mengirimkan 5.000 TKI tanpa pelatihan selama tiga bulan terakhir hingga 23 Februari 2010.

(T.N006/S026)

Gugatan PKB Gus Dur pada Muhaimin Mulai Disidangkan

Sumber :Rabu, 24 Pebruari 2010 20:00 WIB

Jakarta - Gugatan pengurus PKB Gus Dur terhadap Ketua Umum PKB hasil Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol Muhaimin Iskandar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, mulai disidangkan.

Sidang perdana yang dipimpin majelis hakim yang terdiri dari Yulman selaku ketua dengan anggota Eka Budi Prijanta dan Nirwana itu langsung diisi dengan pembacaan gugatan.

Dalam sidang itu kubu PKB Gus Dur diwakili kuasa hukumnya yakni Ikhsan Abdullah, Albertus, Jamal, Utami, Teguh W, dan Azis, sementara kubu Muhaimin diwakili kuasa hukumnya, Anwarrahman dan kawan-kawan.

Usai pembacaan gugatan, majelis hakim menunda persidangan hingga Rabu (3/3) dengan agenda pembacaan jawaban pihak tergugat.

Sidang perdana tersebut juga dihadiri sekitar 50 orang pendukung PKB Gus Dur yang datang dengan membawa spanduk bertuliskan "Kembalikan Kehormatan Gus Dur".

"Kami agak surprise juga karena acara sidang langsung pembacaan gugatan, tanpa ada penawaran mediasi dari majelis hakim," kata Ikhsan usai sidang.

Gugatan terhadap Muhaimin didaftarkan Ikhsan ke PN Jakarta Pusat pada 2 Februari lalu berdasar surat kuasa dari pengurus PKB Gus Dur yakni Zaenal Arifin Djunaidi, Muhyidin Arubusman, Lalu Misbah Hidayat, dan Hermawi F Taslim.

"Substansi gugatan berkisar pada ketidakabsahan Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB Ancol dan Surat Keputusan Menkumham yang mengesahkan susunan kepengurusan PKB hasil MLB Ancol," kata Ikhsan.

Melalui gugatan itu, mereka memohon agar pengadilan memutuskan MLB Ancol dan SK Menkumham yang mengesahkan susunan kepengurusan hasil MLB Ancol dinyatakan tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum, serta mengembalikan susunan kepengurusan PKB sesuai hasil muktamar di Semarang pada 2005.

Menurut Hermawi F Taslim, gugatan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonsiliasi atau islah dengan PKB pimpinan Muhaimin Iskandar.

"Ini upaya terakhir kami untuk islah. Ini juga menunjukkan kesungguhan kami untuk islah, dengan pengadilan sebagai mediator," kata Hermawi usai pendaftaran gugatan waktu itu.
(S024/R009)

Monday, February 22, 2010

Tiga Wni Asal Aceh Di Jatuhi Hukuman Gantung Sampai Mati Karena Mengedar Narkoba

Shah Alam:Pengadilan Tinggi Negeri Sha Alam menjatuhkan hukuman gantung sampai mati terhadap 3 wni asal Aceh karena mengedar narkoba 18.20 kg tiga tahun lalu.

Hakim Datok Umi Kalthum Abdul Majid membacakan putusan mati hari ini 22/2/2010 ,kepada Nasir Muhammad30 tahun,Abdullah Cut Ali 37 tahun dan Jamaludin Ishak 30 tahun.Sebelum ini katiga pidana mati itu telah di panggil belah diri,dan telah menjadi saksi pada dirinya masing- masing.

Jaksa Umum menjerat ketiga pidana mati dengan pasal 39 B undang-undang narkoba tahun 1952 hukuman gantung sampai mati.

Nasir bersama pidana mati yang lain telah di tangkap pada 25 September 2007 ,jam 10.45 malam.Sewaktu di tangkap ketiga pidana mati itu sedang melakukan transaksi jula beli narkoba di jalan pj 8/6 Bandar Sunway,Petaling Jaya.

Pada waktu itu ketiga pidana mati ke dapatan Narkoba jenis ganja di simpan di bagasi mobil Iswara sebanyak dua karung ,yang waktu itu sopirnya adalah Jamludin.

Sunday, February 21, 2010

Warga Dekatagung Adakan Pertandingan Sepak Bola


Kelihatan Dlam Foto Berkaos Merah Dan Bertopi Saudara Hairuddin Warga Dekatagung Sebagai Sponsor Utama Yang Mengadakan Pertandingan Sepak Bola sembilan Pasukan

Panetia Pertandingan Sepak Bola Sedang Sibuk Untuk Mempersiapkan Hal-Hal Yang Terkait Dengan Pertandingan

Penjaga Garis (Lesmen )Sedang bersiap Sedia Untuk Menjalankan Tugasnya

Kuala Lumpur : (21 Februari 2010)Senonem dengan perkataan merantau yang selalu di bicarakan orang Bawean walaupun ada di mana.

Warga Bawean yang sudah lama tinggal di negara tetangga jika ada waktu libur tidak membiarkan begitu saja.

Selalunya ada saja aktifitas yang di lakukan,baik olah raga atau kesenia ,yang pastinya tidak melupakan begitu saja meskipun sibuk dengan pekerjaan.

Ini terbukti dengan adanya pertandingan sepak bola 9 pasukan yang di sponsori oleh ,Pantai Ria FC warga Dekatagung yang suda lama menetap di negara tetangga ini.

Pertandingan sepak bola 9 pasukan ini di adakan di lapangan sepak bola Taman Cempaka Ampang dengan 24 peserta .

Menurut ketua Sponsor saudara Hairuddin," pertandingan sepak bola sembilan pasukan ini sebenarnya akan di adakan pada libur imlek yang lalu,"tapi karena sebab -sebab yang tidak mengizinkan ahirnya di tunda pada hari ini.Maklumlah pada hari imlek anggota pasukan yang sudah mendaftar sebagai peserta pemain,semuanya pada libur dan wisata.

Alhamdulillah banyak juga peserta yang sudah mendaftar ,pasukan yang mendaftar kelihatan bukan orang Bawean sahaja,tapi berfariasi ada warga tempatan dan warga yang lain,Hadia pertandinga sangat lumayan ,kata Hairuddin .

Selain piala ada juga hadia uang sebanyak 2000 ringgit bagi yang dapat juara nomer satu.Pertandingan sepak bola sembilan pasukan akan di lanjutkan pada minggu depan yaitu permainan pusingan yang kedua,sedangkan pusingan pertama masih belum selesai lagi,ungkap Suadi .Pertandingan hari ini tidak dapat berlanjut ,karena hujan lebat.(Epung)

Foto : Pertandingan Sepak Bola Yang Di Adakan Oleh Pantai Ria FC Warga Dekatagung Sebagai Sponsor




Penjaga Gol Pantai Ria Fc Sedang Menunggu Bola Saat Tendangan Finalti

Pasukan Sinaran
Pasukan Perseda Dekatagung Sedang Bersiap-siap Untuk Bermain

Friday, February 19, 2010

Saya Akan Tetap Maju Sebagai Calon Ketua PBG

Salam

Beberapa hari yang lalu saya ada memberi kenyataan dalam Media Bawean untuk maju sebagai ketua PBG ,insya Allah saya akan tetap maju dalam pemilihan PBG. Saya akan secepatnya untuk menghubungi panitia ,dan akan menyatakan bahwa saya akan tetap maju dalam bursa pencalonan nanti.

Jika sudah beres semua urusan dukumentasi saya akan segera pulang Gresik,semoga dalam pencalonan nanti bisa meramaikan lagi kandidat PBG.

Majulah PGB untuk Bawean

Monday, February 15, 2010

Warga Kumalasa Kampung Pandan Adakan Kenduri Kesyukuran







Salam

Pada kebiasaan yang di lakukan warga Kumalasa Rantau jika waktu libur selalunya menggunakan waktu libur itu sebagai aktifitas keluarga.Pada kemaren malam 14/2/2010warga Kumalasa rantau tetangga telah membuat kenduri ke syukuran yang di dakan di Kampung Pandan Kuala Lumpur.

Acara kenduri kesyukuran di adakan oleh Bang Rahmat warga Kumalasa yang sudah puluhan tahun menetap di Kuala Lumpur.Tujuan kenduri kesyukuran tersebut adalah menyelamati anak lelakinya yang baru seminggu bertemu jodoh dengan warga Kumalasa juga,Selain kenduri untuk anak lelakinya bang Rahmat juga adakan kenduri acara 40 hari cucunya (cukur rambut).Dalam acara kenduri kesyukuran itu ,bang Rahmat mengundanag group bersanjian dan marhabanan warga Bawean yang juga sudah lama menetap di negara tentangga ini.

250 orang warga Kumalasa hadir di acara kenduri kesyukuran pada malam itu,kelihatan begitu gembira para warga yang hadir di acara itu.Coba bayangkan kalau pada hari -hari tertentu jarang bisa ketemu seperti ini.Juga tampak para ibu-ibu juga hadir di acara kenduri kesyukuran tersebit.

Saat saya bertanya dengan bang Rahmat ,kenapa kenduri kesyukuran ini di adakan tepat pada hari imlek,beliau menjawab iyanya senang karena warga pada libur,kalau hari biasa sulit untuk mengundang warah ,karena pada sibuk kerja,maklumlah mereka kerja merata-rata tempat,ungkap bang Rahmat.

Memang benar kalau mengadakan kenduri pada hari libur senang sekali ,warga pada libur.Hari libur seperti ini bisa saling ketemu dan saling menyaapa kabar,inilah tradisi orang-orang Bawean Kumalasa di rantau.Jika ada kenduri kesyukuran begini ianya akan datng semua.

Menurut Hikma warga Kumalasa di rantau ini sebanyak 450 orang jiwa ,dana bahkan masih banyak yang tidak tercatet ,karena mereka ada di luar Kuala Lumpur.

Sunday, February 14, 2010

Epung Komalasa Mengucapkan Gong Xi Fa Cai



Selamat hari Imlek (Gong Xi Fa Cai ) dari Epung Dan Keluarga

Friday, February 12, 2010

Komentar Pembaca MB Berkaitan Saya Ingin Maju Sebagai Ketua PBG

bule kncana Pak Epung, 10 February, 2010 06:35
saya mendukung Pak Epung jadi PBG yang pastinya lebih berwibawa dan berwawasan ke arah memertabatkan warga Bawean keseluruhannya.AMIN.

"Odiek Pak Epung"
Anonymous, 10 February, 2010 08:23

Selamat Bang Epung biarpun mungkin ini hanya sebagai wacana,keseriusan Bang Epung selama ini terhadap Bawean ,dapat di buktikan denga tulisan2 beliau lewat Blog Epung Komalasa.

Selain dalam tulisan blognya,juga komintar2 yang membangun sebelum ini.

Memang Bang Epung selama ini berdomisili di Luar Negara ,namum yang saya lihat mungkin Bang Epung bisa memajukan PBG kedepan dalam konteks yang bisa di rasahi oleh semua warganya.

Tapi kalau boelh bang Epung fikir2 dahulu kalu ingin maju ,karena harus mengorbankan semuanya,karena yang saya tahu Bang Epung sudah cukup dikenali nasional,seorang aktif buruh yang banyak menyelesaikan persoalan TKI di Luar Negeri.

Saya masih ingat di mana Bang Epung berhasil memperjuangan tkw asal Surabaya yang pernah di vonis hukuman gantung sampai mati oleh pengadilan tetangga akhirnya tkw tersebut lolos dari hukuman mati,banyak lagi kipra secara nasional atau internasional.

Sekali lagi saya nasehati Bang Epung berfikir dulu ,karena jadi ketua PBG harus berdomisili di Gresik.

Anonymous, 10 February, 2010 11:53
Semoga sukses....

Anonymous, 10 February, 2010 12:03

Ya ! giitu dong ! terus maju dan siapa lagi untuk memajukan Bawean. saya sarankan target minimum PBG di Gresik punya sekretariat. untuk ngumpul sewaktu waktu. masih sudah lama berdiri PBG tak punya sekretariat ?

ujung-ujungnya sumbangan yang tidak tahu juntrungnya,tidak ada yang di untungkan boaasiii malessss aah/////

Anonymous, 10 February, 2010 20:14
komitmen, wawasan dan niat bang ipung sudah tidak diragukan lagi namun syaratnya sungguh berat yaitu harus tinggal di gresik sedangkan bang ipung sudah banyak berkiprah di tingkat nasional dan internasional, kalau bisa sih..bang ipung jangan mengorbankan yang besar hanya untuk lingkup yang lebih kecil.

Anonymous, 10 February, 2010 21:45
salam sukses dari kanca lambakna,yang ada di Kaltim

Epung Komalasa, 10 February, 2010 20:29

Terima kasih atas komintar dan masukan dari teman-teman sebangsa dan setana air yang saya cintai

Apa yang saya rencanakan tidak seperti ketetapan Ilahi Robbi ,Dialah yang mengetahui segalag yang samar dan yang tdk bisa di duga dengan mata kasar oleh Manusia,di negara yang mengamalkan Demokrasi seperti di Tanah air ,tidak keterlaluan saya katakan nait baik untuk Bawean kedepana ,bagamai kita bisa berbaur.

Sekali lagi saya ucapkan dengan thogelan kabbi yang memberikan respon yang baik,Insya Allah saya akan mencari ilham dari beberapa komin tersebut,mana yang baik akan saya teruskan dan berlanjut...

Wassalam
Saiful Aima

Gempa 6,6 SR yang Goyang Bali Tidak Berpotensi Tsunami

Jum'at, 12 Februari 2010 | 07:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter menggoyang Bali, Jumat (12/2) dini hari tadi. Menurut situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa berada di 210 kilometer sebelah barat daya Nusa Dua, Bali, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa terjadi pada pukul 01.43.06 WIB.

Titik gempa berada pada 10,11 Lintang Selatan-113,85 Bujur Timur. Episentrum gempa juga berada di 212 kilometer sebelah barat daya Kuta, Bali; 215 kilometer sebelah barat daya Tanah Lot, Bali; 216 kilometer sebelah tenggara Jember, Jawa Timur; 894 kilometer sebelah tenggara Jakarta.

KODRAT SETIAWAN| BMKG

Thursday, February 11, 2010

Penghargaan:Abdurrahman Wahid Pembela Buruh Migran

Sumber Kompas :Kamis, 11 Februari 2010 | 03:07 WIB

Jakarta, - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (almarhum) dianugerahi penghargaan sebagai pembela buruh migran Indonesia. Gus Dur dinilai memiliki peran penting dalam meletakkan fondasi diplomasi luar negeri, khususnya dalam perlindungan tenaga kerja Indonesia. Pembelaan Gus Dur terhadap buruh migran tak hanya dilakukan dalam bentuk retorika, tetapi juga turut berjuang di garda terdepan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Migrant Care yang diwakili direkturnya, Anis Hidayah, kepada putri Gus Dur, Yenny Wahid, Selasa (9/2) malam di Gedung Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara tersebut dihadiri mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno, anggota BPK yang juga politisi PKB Ali Masykur Musa, aktivis perempuan Maria Ulfah, anggota DPR Rieke Dyah Pitaloka, dan Alex Ong dari Migrant Care Malaysia.

Anis menjelaskan, fondasi diplomasi luar negeri dalam perlindungan hak buruh migran dilakukan Gus Dur pada 1999. Saat itu, salah satu buruh migran, Siti Zaenab, asal Bangkalan, Madura, akan dieksekusi mati. Gus Dur berhubungan dengan Raja Fadh (Arab Saudi) sehingga eksekusi berhasil ditunda hingga saat ini.

Hasan, orangtua Siti Zaenab, yang datang dari Bangkalan, dalam penyerahan penghargaan, Selasa, mengatakan hal sama. Untuk itu, Hasan berterima kasih atas upaya Gus Dur tersebut. Ia mengaku bertemu Gus Dur pada 2007. Saat itu, ia meminta Gus Dur berkirim surat ke Arab Saudi mengenai nasib Siti Zaenab.

Melalui diplomasi kultural, Gus Dur pun berhasil menyelamatkan nyawa Adi bin Asnawi, TKI yang divonis hukuman gantung di Malaysia. Ibu Adi, Zakiah, mengungkapkan terima kasih atas usaha Gus Dur karena akhirnya Adi kembali ke keluarga pada 10 Januari 2010.

Pembelaan serupa dilakukan Gus Dur ketika sekitar 81 TKI dideportasi dari Malaysia karena tak memiliki dokumen resmi. Ke-81 TKI itu ditampung di rumah Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Seorang TKI yang dideportasi dari Damarsara, Malaysia, Lukman, mengaku sangat kehilangan dengan perginya Gus Dur. Ia berharap ada sosok pengganti Gus Dur.

Menurut Anis, selama ini Gus Dur menjadi pembuka kebuntuan bagi persoalan-persoalan buruh migran, terutama ketika pemerintah tidak merespons persoalan tersebut. Selama sekitar lima tahun bermitra dengan Gus Dur, Migrant Care merasa sangat terbantu.

Sementara itu, Yenny Wahid, dalam sambutannya, mengatakan, ada beberapa alasan mengapa Gus Dur membela kaum buruh migran. Pertama, Gus Dur pernah menjadi buruh waktu menempuh pendidikan di luar negeri. Kedua, Gus Dur adalah Muslim yang baik. Ketiga, Gus Dur merupakan seorang demokrat yang percaya pada demokrasi yang berkeadilan sosial.

(ANA)

Mahathir: Indonesia Bisa Jadi Negara Besar ke-7


Kuala Lumpur (ANTARA News) - Mantan PM Malaysia Mahathir Mohammad mengakui Indonesia bisa menjadi negara besar ke-7 di dunia tergantung pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya.

"Itu karena Indonesia telah ditopang dengan kekayaan sumber alam, jumlah rakyat yang besar dan berpendidikan. Tinggal bagaimana pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya," katanya di Kuala Lumpur, Kamis.

Ia mengatakan hal itu menanggapi pernyataan dosen Universitas Nasional Singapura Nasir Tamara bahwa Indonesia suatu saat akan menjadi negara besar ke-7 di dunia, apalagi saat ini sudah masuk negara-negara G20.

Dalam acara "Leader Talk: Sustainability of Thinking Paradigm Towards National Perception Development" yang diadakan oleh PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di Malaysia bersama KBRI, ia mencontohkan Jepang yang tidak punya sumber daya alam tapi menjadi negara makmur karena pendekatan pemerintah terhadap rakyatnya tepat.

Menurut Mahathir, yang paling penting pemimpin harus mencintai bangsa dan negaranya.

"Bukan membangun rumah besar dan kekayaan menumpuk yang sudah tentu akan menyingkirkan kepentingan rakyatnya," kata mantan pemimpin Malaysia selama 22 tahun itu.

Lain halnya dengan Nasir Tamara. Ia menilai Indonesia bisa menjadi negara besar ke-7 di dunia asalkan mempertahankan demokrasi saat ini, tidak ada kudeta atau pergantian kepemimpinan harus melalui pemilu, kebijakan publik yang tepat, dan pergaulan internasional yang bagus.

"Kami telah melakukan riset dan hasilnya Indonesia telah bangkit dan akan menjadi negara besar ke-7 asalkan tidak ada perang saudara dan kudeta. Demokrasi saat ini telah menempatkan Indonesia berada di jalur yang tepat (on the track) menuju tahap kemamkmuran dan kemajuan ekonomi, tapi perlu waktu," katanya.

Dalam acara itu hadir pembicara mantan PM Malaysia Mahathir Mohammad, Dubes RI Da`i Bachtiar, dosen Universitas Nasional Singapura Dr Nasir Tamara, dan dekan Universitas Waseda Jepang Prof Ken Kawan Soetanto.

Ada sekitar 300 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Malaysia hadir, termasuk perwakilan mahasiswa Indonesia di Jakarta, Amerika, dan Belanda.
(T.A029/B/R009)

Rhoma Irama Senang Bisa Main Film Lagi

Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi Dangdut Rhoma Irama merasa senang karena dirinya bisa bermain lagi dalam sebuah film layar lebar berjudul Dawai Asmara. Pria kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946 tersebut mengharapkan kehadiran film itu bisa mengangkat citra musik dangdut.

"Saya sangat senang karena bisa berperan lagi dalam sebuah film dan karena film Dawai Asmara ini berlatar belakang musik dangdut, ditambah lagi anak saya Ridho Rhoma juga bermain dalam film itu." kata Rhoma Irama di Jakarta.

Film Dawai Asmara garapan rumah produksi kreatif 23 itu akan tayang di seluruh bioskop yang ada di Indonesia pada bulan Juni 2010 mendatang.

"Selama ini musik dangdut kerap diindentikan sebagai musik yang kampungan kehadiran film ini semakin menunjukkan bahwa pada saat ini musik dangdut bisa berkelas dan terus mengalami kebangkitan," katanya.

Pendiri band Soneta itu juga menambahkan bahwa film tersebut akan menampilkan kehidupan musisi dangdut yang modern, berwawasan, namun bisa menjaga nilai-nilai moral.

"Film ini layak dijadikan tontonan keluarga karena banyak mengandung pesan moral yang positif sebagai insan beragama," kata pria yang tercatat pernah memperoleh 11 golden record dari kaset-kasetnya itu.

Meski belum bisa bercerita lebih banyak tentang tokoh yang ia perankan di film itu namun Rhoma menjelaskan bahwa dirinya hanya sebagai pemeran pendamping dari anaknya, Ridho Rhoma.

"Akting saya tidak banyak karena saya hanya mendampingi anak saya yang lebih banyak berperan dalam film tersebut," kata musisi yang pernah menciptakan ratusan lagu dan pernah bermain pada puluhan judul film di era tahun 80-an. (T.W004/R009)

Wednesday, February 10, 2010

Berita Dalam Media Bawean

Media Bawean, 9 Februari 2010

Reformasi pengurus Pemuda Bawean Gresik (PBG) ternyata diminati oleh banyak orang untuk maju dalam pemilihan nanti pada tanggal 27 Fenruari 2010.

Sekretaris PBG Safir Yakup, mengatakan, "Sementara yang menghubungi via telepon siap maju sebagai calon Ketua dari luar Gresik, yaitu dari Jakarta, Batam, Surabaya dan Kuala Lumpur Malaysia. Sedangkan calon dari Gresik sampai sekarang belum ada yang mendaftar," katanya.

Saiful Aiman dihubungi Media Bawean hari ini (9/2), mengatakan, "Siap maju sebagai calon dalam pemilihan Ketua PBG, dengan memenuhi persyaratan yang ada seperti melepas diri sebagai pengurus partai dan siap berdomisili di Gresik," ujarnya.

"Siap kok, tujuannya membangun Pulau Bawean lebih maju dan lebih baik perlu organisasi yang kuat ditingkat Kabupaten Gresik,"tegasnya.

"Membaca persoalan Bawean sekarang, ternyata cukup kompleks dan perlu keseriusan semua pihak termasuk PBG di Gresik. Majunya saya sebagai ketua PBG bila ditakdirkan jadi, maka bisa mengakomodir segala persoalan di Bawean, termasuk membangun semua line buka sekedar mengurus orang mati dan orang sakit ataupun kena musibah." jelas Bang Epung dengan nada serius. (bst)


Read more...

Tuesday, February 9, 2010

Gus Dur Dianugerahi Gelar Presiden Pembela Buruh Migran

Sumber TEMPO Interaktif:Selasa, 09 Februari 2010 | 10:23 WIB

Jakarta - Mantan Presiden (almarhum) Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dianugerahi gelar Presiden Pembela Buruh Migran oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Migrant Care, lembaga yang menekuni pembelaan terhadap buruh Indonesia di luar negeri. Direktur Eksekutif Migran Care, Anis Hidayah, menyatakan acara penganugerahan akan dilakukan malam ini (9/02) di Taman Ismail Marzuki Cikini Jakarta.

Acara pemberian gelar sekaligus peringatan 40 hari wafatnya presiden keempat itu. Menurut Anis, jasa Gus Dur sangat besar dalam pembelaan buruh migran. Ia presiden yang mempelopori diplomasi politik dengan negara-negara lain seperti Arab Saudi dan Malaysia. Berkat Gus Dur, kata Anis, salah satu buruh migran, Zaenab, urung dihukum mati di Arab Saudi.

“Setelah lengser (dari Presiden), Gus Dur tetap konsisten,”kata Anis kepada Tempo melalui sambungan telepon. Sebelum Gus Dur berdiplomasi, pembelaan terhadap buruh migran selalu gagal. Kini, setelah waftanya Gus Dur, Anis khawatir pembelaan terhadap buruh Migran berkurang bahkan tidak ada.

Akbar Tri Kurniawan

Wisata Ke Bawean Ke Pantai Jherat Lanjheng Lebak

Sumber Berita Wisata Bawean Dari BaweanPos .com

LEBAK-Jherat Lanjheng adalah salah satu tempat wisata alam di Pulau Bawean yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Baik itu pengunjung dari pulau Bawean sendiri maupun pengunjung yang datang dari luar pulau. Nama Jherat Lanjheng adalah bahasa Bawean yang dalam bahasa Indonesia berarti kuburan panjang. Pantai Jherat Lanjheng ini terletak di Tanjung Anyar Desa Lebak Kecamatan Sangkapura

kuburan sembada dipemakaman umum tanjung anyar

Banyak orang yang belum tahu bahwa kuburan panjang yang berada di Tanjung anyar sebenarnya ada dua. Kuburan yang satu adalah kuburan Sembada. Letaknya berada di atas bukit yang kini dijadikan tempat pemakaman umum oleh warga setempat. Sedangkan yang satu lagi adalah kuburan Dora, yaitu berada di pinggir pantai. Jaraknya kira-kira satu kilo dari kuburan Sembada. Kuburan Dora lebih dikenal oleh pengunjung karna letaknya berada di area rekreasi yang berada di tepi pantai.


kuburan dora letaknya berada di area rekreasi

Konon, dahulu kala, Dora dan Sembada adalah dua sahabat yang menjadi pengawal Aji saka, sang pencipta Prasasti Honocoroko. Dora dan Sembada sama-sama tewas ketika keduanya bertarung karna salah paham ketika masing-masing mendapat tugas dari Aji Saka. Jasat mereka dimakamkan di tempat pertama kali ditemukan. Kuburan tersebut di namakan Jherat Lanjheng dan masih ada sampai sekarang


Pantai jherat lanjheng di tanjung anyar

Pemandangan disekitar makam tersebut ternyata mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang, disamping suasananya yang nyaman, juga pantainya yang sangat indah. Tak heran jika setiap harinya, ada saja pengunjung yang datang


batu candi, salah satu tempat favorit di pantai jherat lanjheng bagi muda-mudi

Jika anda berkunjung ke Jherat Lanjheng, sebaiknya anda nikmati pemandangan disana dengan berkeliling menyusuri pantainya. Meski hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki, tapi kami jamin anda tidak akan kecewa. Pemandangan disana masih alami dan sangat indah


pantai pasir putih, salah satu daya tarik pantai jherat lanjheng

Jika ingin menikmati suasana pantai disana, sebaiknya anda terlebih dahulu memulai menyusuri pantai yang kearah barat. Kalau dari kuburan panjang, berpalinglah kearah barat, coba jelajahi dan berjalanlah dengan mengikuti arah pesisir pantai


perpaduan unik antara batu hitam dan pasir putih di pantai Jherat lanjheng

menikmati deburan ombak pantai batu hitam

bentangan batu hitam di pantai jherat lanjheng

pantai ini dipenuhi bebatuan kecil berwarna putih

pasir putih yang membentang panjang di pantai jherat lanjheng

Sepanjang perjalanan anda akan melihat suasana dan pemandangan pantai yang berbeda-beda. Diakhir perjalanan, ada satu pantai yang terbentang berupa pasir berwarna putih. Disana, angin berhembus semilir, dan suasana di pantai itu sangat tenang, Membuat siapa saja merasa betah dan nyaman berlama-lama berada di pantai tersebut.(fa)