Friday, May 30, 2008

Orang Bawean Di Rantau Rajin Bekerja


Saya ingin berkongsi pengalaman lewat bloger ini dengan teman-teman tentang kehidupan orang Bawean di Rantau .

Semenjak kecil orang Bawean sudah di didik dengan tata cara dan tata susilah ahlak oleh orang tuanya.semenjak umur 4 tahun orang Bawean telah di ajar untuk mengaji Alqur'an dan mengaji barsanji.orang bawaen setiap pagi ruti pergi ke laut ,ke kebun dan juga rajin berdagang.

Lihat sahaja di pasar Sangkapura,Tambak,Padalama dan pasar-pasar seluru Bawean .tidak pernah kosong orang yang datang berbelaja dipasar.

Ini dapat di buktikan orang Bawean yang merantau ke Singapura,ke Kismis Autralia dan Malaysia. Bagi orang Bawean yang merantau ke Malaysia ,setipa jam 6 pagi sudah pada keluar rumah untuk bekerja.

Walaupun orang Bawean yang ada di Malaysia ramai yang bekerja di sektor konstration tapi tidak pernah merasa mengeluhkan nasibnya ,karena orang Bawean memang terkenal dengan rajin dan penyabar.Mereka banyak meninggalkan kelurga di Bawean,yang dulunya bawean tidak maju sekarang bawean sudah menjadi Pulau yang maju,diatas keuletan orang bawean di rantau.

Tetapi orang bawean di malaysia sudah ramai yang berdagang,ataupun bekerja sendiri sudah tidak menjadi kuli bangunan lagi.

orang Bawean di Malaysia ramai yang sudah berhasil contohnya,Ismail Jakfar orang Bawean Sangkapura punya PT trevel sendiri untuk menguruskan orang bawean yang ingin berkunjung ke Indonesia. Ismil Jakfar selain menjadi bisnesmin beliau juga aktif sebagai pengurus partai politik PKB,beliau salah seorang Wakil Ketua Pengurus DPC PKB Malaysia

Diantara tahun 70 han ramai orang bawean yang merantau ke Malaysia.orang Bawean datang ke Malaysia ke banyakan di bawa oleh pengawal (Tekong ),tapi pada tahun 70 puluhan orang Bawaean tidaklah seramai sekarang.

Kebanyakan orang Bawean yang datang Merantau menetap di sekitar wilaya Kuala Lumpur dan Selangor.

Penempatan Orang Bawean Sekitar Tahun 80 Han.

Sekitar tahun 80 orang bawean ramai yang tinggal di daerah Ampang,seperti di Taman Jelatik,Keramat Tambahan,Keramat Lombong,Kg Pandan dalam dan Kg Pandan Luar,Sigambut,Hulu Klang Dll.
Semenjak tahun 90 han orang Bawean sudah tidak ngumpul tempat tinggalnya , ada yang tinggal di Pulau Pinang,Ipoh,dan ada juga yang tinggal di Melaka.tetapi mereka masi saling berhubung,apa lagi duni sekang amat canggi dengan adanya HP mereka bisa saling kontak-kontakan atau pun saling SMS san.

(Tulisan oleh Saiful Aiman Aktifis Bawean Di Malaysia,tulisan akan bersambung)




s

Bapak 2 TKW MINTA ANAKNYA DI PULANGKAN

Kuala Lumpur : Setiap tki yang merantau keluar negeri mesti mengharapkan sesuatu perubahan ekonomi ,agar dapat membantu keluarga yang di tinggal di Indonesia.tetapi apa sudah jadi dengan 2 tkw asal Kab Blitar Arina dan Rita yang bekerja di Johor Bharu Malaysia ,sampai sekarang belum ada kabarnya, baik dari sang majikan atau pun Guru yang pernah memberangkatkan ke Malaysia.

Arina bekerja di perusahaan eletronika di Johor Bharu Malaysia,korban berangkat ke Malaysia pada 2006 tetapi tidak sendirian bersama temannya 8 orang.

Tadi siang ABM Jawa Timur sebagai kuasa hukum keluarga korban melaporkan perkara tersebut kepada POLRESTA Kab Blitar ,kata Sekjen ABM Jakfar Shodiq memberi tahu saya via Sms, "siang tadi 30/05 jam 11.04 waktu malaysia".

Manurut Jakfar ini adalah kasus trafficking maka itu ABM sebagai kuasa hukum keluarga tidak boleh memandang ringan hal seperi itu.jakfar juga memberitahu ABM akan menyurati Konjen Indonesia di Johor Bharu.karena sampai saat ini belum ada sesiapa yang tampil untuk membantu mentuntaskan kasus 2 tkw yang yang di laporkan oleh keluarga korban kepada ABM Jawa timur.

Kasus tersebut di laporkan bapak korban kepada LSM ABM Jawa Timur ,yang konsen tetang penderitaan tkw yang bekerja di manca negara.ABM Jawa Timur Telah banyak menyelesaikan kasus-kasus tkw ,baik ancaman gantung atau pun tki yang yang tidak mendapat avokasi yang sebenar-benarnya,contohnya tkw Herlina Wati yang satu dulu pernah di vonis mati, oleh Pengadilan tinggi Shah Alam,akhirnya Herlina bebas dan sudah pulang ke Indonesia.

Mereka bekerja di Syarikat MTP Abdul Kadir SDN.BHD Elektronik Plot 26 D Jalan DPB4 Kawasan Zon Perindustrian Bebas 81560 Gelang Patah Johor Bahru, Malaysia. Sistem kerjanya tidak kontrak melainkan harian.

Selain itu tidak mendapatkan asuransi atau jaminan kesehatan. Mereka bekerja sehari mendapat gaji 30 ringgit.Namun, jika tidak dimasuk gajinya dipotong. "Ini kan tidak sesuai dengan janji sebelumnya. Katanya gajinya secara bulanan," timpal Tarom, ayah Arina.

Tak hanya itu, para TKW selama ini masih memiliki utang kepada PT sebesar 2 ribu ringgit dan harus mengembalikan dengan cara diangsur selama sepuluh kali.

Mereka tidak bisa pulang ke kampung. Jangankan untuk biaya pulang, untuk makan saja tidak bisa. Karena masih memiliki utang ke PT,tambahnya lagi.Atas perlakuan itu, para orang tua meminta kepada oknum guru bertanggung jawab atas nasib yang menimpa bekas anak didiknya itu.

Kami ingin anak saya pulang itu saja, pintanya.Jaffar menambahkan, sesuai dengan undang-undang yang berlaku bagi orang yang menelantarkan TKI bisa dijerat hukum. Pasal 103 Undang-Undang Nomor 39 tahun 2004 tentang perlindungan TKI di luar negeri bisa dipenjara minimal satu tahun maksimal lima tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 5 miliar.

Tuduhannya, tidak mengikutkan TKI dalam perlindungan tenaga kerja, melalui asuransi, tambahnya.Sementara itu, dikonfirmasi demikian Sy yang juga salah satu guru di sekolah tidak berada di tempat. Ketika didatangi di tempat bekerjanya dia sedang keluar. Rencananya, hari ini orang tua TKW mengadu ke dinas pendidikan.



Wednesday, May 28, 2008

Acara PKB Muhaimin Didemo

Sekitar 25 orang yang menamakan diri Kaukus Muda Bangsa (KMB) berunjuk rasa di depan gedung PBNU, Jakarta, Rabu, tempat PKB kubu Muhaimin Iskandar menggelar acara Muhasabah Nasional Alum Ulama.

Para pengunjuk rasa menuding PKB Muhaimin sebagai "PKB pemerintah" karena tidak menolak keputusan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

"PKB yang benar adalah PKB yang berani menolak kenaikan harga BBM," kata salah seorang pengunjuk rasa yang memegang pengeras suara.Dalam aksi yang berlangsung sekitar setengah jam itu, para pengunjuk rasa juga berteriak-teriak agar Muhaimin yang sedang menghadiri acara muhasabah untuk meninggalkan gedung PBNU.

Selain berorasi dan bernyanyi-nyanyi, pengunjuk rasa juga membentangkan sejumlah poster yang antara lain bertuliskan "PKB Cak Imin Corong Pemerintah" dan "Cak Imin Jangan Bela Istana Dong, Bela rakyat Juga Dong"

.Selain Muhaimin, Sekjen Lukman Edy yang juga menjabat Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal juga menjadi sasaran."Lukman Edy Urusi Rakyat Tertinggal, Jangan Pakai Fasilitas Negara Untuk Politik"

.Saat unjuk rasa berlangsung, Muhaimin sedang berada di lantai delapan gedung PBNU tempat muhasabah yang dihadiri lebih dari seratus peserta tengah berlangsung.(*)

PKB Gus Dur Desak Dephukham Segera Verifikasi PKB Hasil MLB Parung

DPP PKB pimpinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendesak Departemen Hukum dan HAM segera melegalisasi dan memverifikasi kepengurusan PKB hasil Muktamar Luar Biasa (MLB) Parung.

Sekjen PKB Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid di Jakarta, Rabu, mengatakan, Depkumham tidak mempunyai landasan yuridis untuk tidak melegalisasi kepengurusan PKB hasil MLB Parung.

Demikian pula Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga tidak lagi memiliki alasan hukum untuk tidak menetapkan PKB di bawah kepemimpinan Dewan Syura Gus Dur dan Ketua Umum Ali Masykur sebagai partai politik peserta pemilu.

"Wacana publik dan penilaian Depkumham juga KPU tentang adanya kepengurusan ganda serta perselisihan parpol jelas keliru," kata Yenny.Hal itu, katanya, semakin dikuatkan oleh berbagai fakta persidangan dalam kasus gugatan Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy terkait pemberhentian mereka dari jabatan di PKB justru memperkuat posisi PKB Gus Dur.

Baik dalam perkara gugatan Muhaimin maupun Lukman Edy, kedua penggugat jelas mengakui dan Dewan Syura PKB Gus Dur dan Ketua Umum Ali Masykur.Pengacara kubu Gus Dur Hermawan Pamungkas menambahkan bahwa Muhaimin dan Lukman Edy tidak keberatan dengan surat kuasa yang diberikan kepengurusan PKB hasil MLB Parung kepada dirinya menunjukkan pengakuan keduanya atas keabsahan MLB Parung.

Sementara itu gugatan Lukman Edy dan sejumlah orang lainnya terhadap pimpinan dan fungsionaris PKB atas MLB PKB adalah gugatan perdata biasa, bukan perselisihan parpol.


Akui saja vs tunggu pengadilan

Lebih lanjut Yenny mengatakan, pasal 29 dan 25 UU Parpol jelas menyebut parpol berhak mengatur dan mengurus rumah tangga organisasi secara mandiri, sehingga persoalan MLB jelas bukan domain pengadilan.

"Penundaan Menkumham untuk menetapkan penggantian kepengurusan hasil MLB PKB adalah merupakan pelanggaran kemandirian parpol," katanya.

Menjawab pertanyaan Yenny menolak disebut mendahului keputusan pengadilan dengan mendesak Depkumham dan KPU mengakui mereka, padahal kedua institusi itu jelas-jelas menyatakan menunggu keputusan pengadilan."Ini untuk akselerasi saja karena fakta persidangan tentu akan mewarnai keputusan," katanya.(*)

Tuesday, May 27, 2008

SIAPA PASANGAN MEGA 2009?

Calon presiden (capres) PDIP Megawati Soekarnoputri menutup rapat-rapat sosok cawapres yang berpotensi mendampinginya dalam Pilpres 2009. Namun, Mega memberikan isyarat bahwa cawapresnya kelak adalah laki-laki.

"Kayak tidak tahu saja. Cari pacar kan susah. Saya pengin punya pacar yang keren. Kira-kira dipasangkan dengan Ibu cocok atau tidak. Kalau orangnya jelek, saya tidak mau lho," kata Megawati ketika membuka Rakernas III PDIP di Hotel Clarion, Makassar, kemarin (27/05).

Pernyataan ketua umum (Ketum) PDIP itu tentunya menutup peluang bagi alternatif sosok perempuan yang namanya sempat diwacanakan. Misalnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta. Asumsi itu menguat. Sebab, sebelumnya, Sekjen PDIP Pramono Anung juga menyampaikan bahwa belum ada satu pun bakal cawapres perempuan yang terjaring PDIP untuk disurvei.

Megawati sudah menyatakan bersedia dicalonkan kembali sebagai capres 2009 pada Rakernas II PDIP di Jakarta, 8-11 September 2007. Sejak itu, pertanyaan besar yang masih belum terjawab adalah siapa yang akan ditetapkan menjadi cawapres Megawati.

DPP PDIP sendiri mencoba menggunakan survei sebagai instrumen untuk melihat popularitas masing-masing kandidat. Dua lembaga survei yang masih dirahasiakan diminta untuk mengecek langsung di lapangan.

Kabarnya, salah satu lembaga survei itu adalah LSI pimpinan Denny J.A. Sampai sekarang, sudah dua kali, kedua lembaga itu melakukan survei secara terpisah. Masih ada tiga putaran survei lagi antara Mei-November.

Sepanjang periode itu, DPP tetap menampung masukan alternatif nama dari DPD dan DPC PDIP se-Indonesia. Keputusan final baru diputuskan melalui Rakernas IV PDIP di Solo, November 2008.

Tapi, berapa sebenarnya jumlah bakal cawapres pendamping Mega yang sudah masuk list DPP untuk disurvei? Bila dihitung, spekulasi nama yang marak beredar di media, paling maksimal hanya berputar pada sepuluh nama. Mereka, antara lain, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mantan KSAD Ryamizard Ryacudu, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh. Ada juga Jusuf Kalla, Wiranto, Sultan Hamengku Buwono X, Akbar Tandjung, Hasyim Muzadi, dan Jimly Asshiddiqie.

Padahal, bila ditanya, Pramono Anung selalu menjawab "lebih dari sepuluh". Jadi, siapa nama yang kesebelas? Jawabannya ternyata Chairman Grup Jawa Pos Dahlan Iskan.

"Banyak SMS yang masuk ke kami, mendorong nama Pak Dahlan untuk menjadi nominasi cawapres Ibu (Megawati, Red). Tentunya, kami inventarisasi, pasti ikut disurvei, dan ditawarkan ke struktur partai," kata sumber Jawa Pos di DPP PDIP.

JAKSA MINTA ZAENAL DI TAHAN

GRESIK - Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Pantai Sangkapura, Zaenal Arifin, senilai Rp 1,2 miliar merasakan lagi panasnya kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Gresik. Dia diadili lagi setelah dibebaskan oleh hakim dalam putusan sela pada 15 April lalu. Jaksa meminta hakim menahan Zaenal.

Sidang kemarin (27/5) merupakan kali pertama setelah jaksa penuntut umum (JPU) menyerahkan lagi dakwaan terhadap Zaenal. Dalam sidang, jaksa Lilik Indahwati meminta majelis hakim menahan terdakwa. Majelis yang diketuai oleh Edy Kir Byantoro tidak langsung mengabulkan permohonan JPU.

Majelis beralasan masih akan mempertimbangkan permohonan JPU untuk menahan Zaenal. Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Pathorahman mengatakan, permintaan penahanan itu bertujuan agar sidang berjalan objektif.

Sebab, sebagian besar saksi yang diajukan ke sidang adalah mantan anak buah terdakwa Zaenal di Subdin Kelistrikan Dinas Lingkungan Hidup, Pertambangan, dan Energi Gersik "Jika terdakwa tidak ditahan, itu akan memengaruhi para saksi. Buktinya, banyak saksi yang menjawab tidak tahu jika ditanya oleh hakim," ucap Pathorahman.

"Padahal, dalam BAP, mereka sudah menjawab," tambahnya.Kekhawatiran tersebut, menurut dia, terlihat di sidang-sidang selama ini. Misalnya, sidang untuk kasus yang sama dengan terdakwa Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Pertambangan, dan Energi (LHPE) Soemarsono. Salah seorang saksi, yaitu Muchtarom, bendahara LHPE, sering menjawab tidak tahu atau lupa.

Bahkan, di ruang sidang, ditemukan kertas mirip contekan pertanyaan hakim dan jawaban saksi-saksi. Hingga kini, belum diketahui kertas itu milik siapa. Dakwaan yang dibacakan oleh Lilik kemarin tidak berbeda jauh dari dakwaan sebelumnya.

Terdakwa Zaenal bersama Soemarsono, Siti Kuntjarni Hariyani, Buang Idang Guntur, dan Sihbudin didakwa melangar pasal 2 dan 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Disebutkan, Zaenal bersama empat terdakwa lain telah melawan hukum dengan melakukan perbuatan menguntungkan diri sendiri atau orang lain maupun sesuatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Mereka didakwa melakukan korupsi melalui proyek reklamsi Pantai Sangkapura, Pulau Bawean, senilai Rp 1,030 miliar. Bila ditambah dengan PPn dan PPh, totalnya mencapai Rp 1,2 miliar.

Muhaimin: 70 Persen Caleg PKB Harus Berkarir di NU

Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bertekad menjadikan partai yang dipimpinnya sungguh-sungguh sebagai wadah perjuangan politik Nahdlatul Ulama (NU).Karena itu, ia mensyaratkan calon legislatif (caleg) dari PKB dalam Pemilihan Umum pada 2009 nanti, 70 persen harus pernah mengabdi dan berkarir di NU.
Selebihnya, merupakan caleg yang diukur sesuai kemampuan dan kapabilitas.Muhaimin mengatakan hal itu kepada wartawan usai acara pertemuan antara para kiai dan ulama PKB pendukungnya dengan Ketua Umum Pengurus Besar NU, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (27/5) malam.
Syarat tersebut, jelasnya, ditentukan untuk menghindari masuknya pihak-pihak yang membawa kepentingan politik di luar NU ke dalam PKB. Selain itu, juga untuk mencegah masuknya orang-orang yang tidak memahami hubungan NU dengan PKB.“Biar tidak seperti sekarang, kader yang benar-benar NU justru dipecat.
Kader yang bukan NU, kader yang tidak kompeten menangani sesuatu di PKB, justru bekerja untuk PKB,” terang Muhaimin.Mengenai pertemuan dirinya bersama para kiai pendukungnya dengan Hasyim, ia menyatakan, hal itu merupakan bentuk dukungan moral PBNU pada PKB kubunya.
“PKB dan PBNU, secara moral, tentu sejalan. Ini juga bentuk dukungan Pak Hasyim secara moral kepada kami,” pungkasnya.Bahkan, imbuh Muhaimin, Hasyim meminta dirinya secara khusus untuk membenahi sistem kepartaian di PKB. Pasalnya, kata dia, tata kelola dan sistem kepartaian di PKB tidak berjalan dengan baik.
“Ada orang tidak kompeten menangani pilkada (pemilihan kepala daerah) dari PKB. Makanya, 75 persen sistem pilkada di PKB, ada yang salah. Karena itu, mutlak harus ada pembenahan sistem,” tandas Wakil Ketua DPR RI itu.
Sejumlah kiai yang hadir pada pertemuan itu, di antaranya, KH Nurul Huda Jazuli (Kediri, Jatim), KH Sulthon Abdul Hadi (Jombang, Jatim), KH Dimyati Rois (Kendal, Jateng), KH Mujib Ridwan (Jateng). Ada juga KH Muhtadi (Banten), KH Aziz Mangunjaya (Tasikmalaya, Jabar), KH Jamal (Lampung), KH Rahman (Lampung), KH Sanusi Baco (Sulawesi Selatan) dan Tuan Guru Hulaimi Umar (Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat).

Muhaimin: Islah Tak Cukup Hanya Bersalaman



- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) versi Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol, Muhaimin Iskandar, menyatakan islah (mengakhiri pertikaian-Red) PKB tidak cukup hanya dengan bersalaman, tetapi harus dilakukan dengan mengacu pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
"Salaman saja tidak ada artinya," kata Muhaimin usai acara silaturahmi pengurus dan kiai-kiai PKB dengan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Selasa malam.
Beberapa hari lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat "memaksa" Muhaimin bersalaman dengan Ketua Umum PKB versi MLB Parung Ali Masykur Musa dan menyarankan agar PKB melakukan islah ketika keduanya menghadiri pembukaan Munas Forum Silaturahmi Keluarga Alumni PMII di Istana Wapres.
Lebih lanjut Muhaimin mengatakan pihaknya mengartikan islah sebagai pembenahan sistem di dalam tubuh PKB sehingga lebih taat pada AD/ART partai.
"Tujuh puluh persen pilkada PKB kalah karena tak taat sistem. Karena itu, syarat islah adalah kembali ke sistem dan AD/ART," katanya.Beberapa waktu lalu, Ketua Umum Dewan Syura PKB versi MLB Parung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan tegas menyatakan tidak ada islah dengan kubu Muhaimin.
"Saya sudah tidak percaya Muhaimin," kata Gus Dur dengan nada tinggi. Ia juga menyatakan tidak mau tahu dengan bersalamannya Muhaimin dan Ali Masykur di Istana Wapres.(*)

Mahasiswa Incar Mobil Pemerintah Saat Aksi di Kampus Moestopo


Jakarta:Puluhan mahasiswa melakukan aksi sweeping kendaraan berpelat merah atau kendaraan dinas pemerintah di depan kampus Moestopo Beragama, Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan, Selasa (27/5) malam.
Aksi sweeping itu bagian dari aksi penolakan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan solidaritas terhadap para korban kekerasan aparat terhadap mahasiswa pengunjuk rasa sebelumnya.
Selain kendaraan pelat merah, turut diincar juga kendaraan tangki bahan bakar minyak (BBM) dan kendaraan polisi.
Mobil yang 'tertangkap' ditahan sebentar untuk dicat semprot pada kaca depannya.Pantauan Tempo, pukul 19.30 sebuah kendaraan Toyota berpelat merah B2634BQ menjadi korban.
Mobil ditahan mahasiswa dan dicat kacanya bertuliskan penolakan kenaikan harga BBM, kemudian dilepas. Sopirnya dan penumpang seorang ibu-ibu hanya diam pasrah.
"Sudah empat mobil," kata Sintong, salah satu mahasiswa peserta unjuk rasa. Menurut dia, kendaraan pelat merah dipilih menjadi sasaran karena menjadi simbol pemerintah.
"Pemerintah yang menaikkan harga," ia berseru.Menurut Sintong, aksi dimulai sekitar pukul 16.00, diikuti mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi. Dia belum tahu kapan aksi diakhiri.
"Koordinasi dengan kampus-kampus lain," katanya.Sejauh ini peserta aksi masih berorasi di jalan depan kampus. Aksi membuat lalu lintas tersendat.
Kemacetan mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar di Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan. Dari arah Senayan, kemacetan mulai dari Hotel Mulia Senayan menuju arah Blok M. Harun Mahbub

SBY Jangan Anggap Remeh Demo Mahasiswa!

Aksi demonstrasi mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai telah memasuki fase kritis. Pemerintah pun diminta segera mengambil tindakan untuk meredam amarah mahasiswa.

"Mahasiswa sudah mulai menemukan titik konflik. Mereka juga sudah menemukan energinya sebagai musuh SBY-JK," kata Ketua Pedoman Indonesia Fadjroel Rachman di Jakarta, Selasa (27/5).

Fadjroel menilai, sudah saatnya pemerintah menanggapi serius reaksi mahasiswa tersebut. Sebab, bukan mustahil, jika kondisi ini dibiarkan akan mengulang sejarah reformasi 1998."Aksi-aksi ini sudah sangat serius dan bahaya.

Apalagi kalau mahasiswa, kelas menengah, dan oposisi sudah bersatu, aksi 1998 dipastikan terulang," ujarnya.

Menurutnya, hanya ada tiga cara untuk meredam kemarahan mahasiswa. Pertama, pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Kedua, memecat pejabat tinggi kepolisian, dan ketiga, meminta maaf kepada mahasiswa atas aksi kekerasan yang dilakukan aparat di sejumlah aksi demo, termasuk Unas.

"Tapi tawaran ini hanya untuk meredam gerakan agar SBY-JK. Hanya upaya untuk meredam tapi tidak menyelesaikan persoalan," imbuhnya.

Puluhan Kiai PKB Muhaimin Bertemu Hasyim Muzadi

- Puluhan kiai pendukung PKB pimpinan Muhaimin Iskandar dipimpin Ketua Dewan Syura KH Aziz Manshur bertemu Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di gedung PBNU Jakarta, Selasa malam.

Pertemuan tersebut terkait pelaksanaan Muhasabah Nasional Alim Ulama, Satu Abad Kebangkitan Nasional yang digelar Dewan Syura DPP PKB, di gedung PBNU, Rabu (28/5).

"Silaturahmi malam ini merupakan pendahuluan dari acara Muhasabah Nasional besok yang intinya untuk merekatkan hubungan PKB yang secara historis dilahirkan oleh NU, dengan organisasi induknya," kata Aziz.

Lebih jauh pengasuh Pondok Pesantren Pacul Gowang, Jombang, Jawa Timur, itu menyatakan secara khusus acara tersebut memang untuk mengkonsolidasikan visi dan misi PKB dan NU dalam konteks menyikapi berbagai persoalan berbangsa dan bernegara.

"PKB sebagai kendaraan politik warga NU harus mampu menyerap, mendengarkan dan menyalurkan aspirasi jutaan warga masyarakat di bawah melalui para kiai sepuh," kata Aziz. Selain para kiai, hadir juga pada pertemuan itu Ketua Umum PKB versi Muktamar Luar Biasa Ancol Muhaimin Iskandar, Sekjen Lukman Edy, serta pengurus DPP.

Dari PBNU selain Hasyim hadir juga Ketua PBNU Ahmad Bagdja. Muhasabah Acara muhasabah atau forum evaluasi nasional Dewan Syura PKB akan membahas dua hal pokok, yakni etika politik Islam serta peran ekonomi syariah dan konvensional dalam memecahkan berbagai masalah ekonomi rakyat.

Di bidang politik akan hadir pengamat politik UI Arbi Sanit, Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta KH Syaifudin Amsir, dan Ketua PBNU Prof Dr Said Aqil Siraj.

Sementara pembicara di bidang ekonomi akan hadir pakar ekonomi Islam Dr Syafii Antonio, pakar ekonomi kerakyatan dan Prof Sri Edi Swasono, dan KH Ma`ruf Amien dari Dewan Ekonomi Syariah.

"Selain para pakar yang kami undang, para kiai dalam muhasabah itu akan memberikan pandangan-pandangannya dalam memperteguh nilai-nilai Islam ahlussunnah waljamaah, yang mencerminkan etika politik yang berakhlaqul karimah," kata Aziz.

Monday, May 26, 2008

Duka Dua Keluarga TKW yang Terlantar di Malaysia (Blitar)

Utang untuk Memberangkatkan Sampai Kini Belum LunasMaksud hati ingin mendulang ringgit di Malaysia, apa daya malah terlantar di negeri orang. Itulah gambaran nasib yang dialami Arina Nur Fina Hari dan Rita Kurnia Sari, dua TKW asal Kabupaten Blitar.

Abdul Aziz, RaTu---Saya ingin anak saya pulang, itu saja.

Meskipun tidak bekerja, tidak apa-apa," ungkapan Musanatun, 42. Warga Desa Jeding, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, ini sedang kebingungan. Karena putrinya, Arina Nur Fina Hari mengaku tak betah bekerja di Malaysia.

Musanatun menunjukkan selembar foto bergambar dua gadis yang sedang pose. "Jika sedang rindu, saya dipandangi foto ini," katanya ditemui usai mengadu di SMK PGRI 3 Kota Blitar. Ya, dalam beberapa hari ini, Musanatun mondar-mandir di SMK PGRI 3 Kota Blitar dan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Kota Blitar.

Dia mengadu ke dua lembaga pendidikan tersebut. Karena Arina -begitu panggilan anaknya- diberangkatkan ke Malaysia melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) yang konon melalui SMK PGRI 3 Kota Blitar, tempatnya menuntut ilmu. Sejak lulus pada 2006, putri kedua dari empat bersaudara itu ke negeri jiran bersama sembilan temannya, juga alumnus SMK PGRI 3 Kota Blitar.

"Dia salah satu andalan keluarga. Harapannya, bisa membantu perekenomian keluarga," kata istri dari Mutarom ini. Sehari-hari pasangan suami istri tersebut berdagang kelontong. Penghasilan yang tak seberapa menjadi salah satu alasan mengizinkan Arina merantau di Malaysia.

Apalagi, di sekolahnya digelar BKK yang membutuhkan tenaga baru. Itu diperkuat dengan penuturan guru SMK PGRI 3 Kota Blitar Suyanto, bahwasanya di Malaysia ada pekerjaan yang cocok untuk buah hatinya.

"Saya percaya saja karena yang mengajak guru sekolah," tuturnya. Hingga akhirnya dia rela merogoh kocek Rp 2,5 juta. Tetapi hatinya merasa tak tega ketika mendengarkan penuturan anaknya. "Dia tidak betah di sana, karena kerjanya harian. Padahal seharusnya kan bulanan," tuturnya. Satu yang membuat hatinya tergugah.

Ketika telepon, Arina sering menangis. "Saya tidak tega. Sudahlah lebih baik pulang saja. Kami meminta pertolongan perusahaan dan sekolah," harapnya. Meski begitu, Arina sudah mengirimkan uang. Totalnya Rp 2,5 juta yang dikirim secara bertahap.

"Itu yang saya syukuri, sudah tahu dengan kondisi keluarga di desa," kata wanita berjilbab ini. Nasib orang tua Arina masih lebih baik bila dibandingkan Karjanah, 53, dan Suyani, 55. Anak mereka, Rita Kurnia Sari yang juga ke Malaysia, sampai saat ini belum pernah mengirim uang.

Justru dirinya masih memiliki tanggungan utang ke perusahaan yang memberangkatkan Rita. "Uang pemberangkatannya hasil Rp 2,5 juta dari utang tetangga," kata Karjanah.Karjanah dan Suyani hanya menggantungkan hidup dengan menjadi buruh tani.

Penghasilan mereka tidak tetap. Sama seperti Musanatun, permintaan Karjanah juga sama. Yakni secepatnya Tira dipulangkan ke Blitar. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama bekerja di Malaysia. "Saya ingin Rita dipulangkan daripada di sana susah," harapnya.

Seperti diketahui, dua TKW Arina Nur Fina Hari asal Desa Jeding, Kecamatan Sanankulon; dan Rita Kurnia Sari, Desa Sumber juga Kecamatan Sanankulon, Blitar dirundung masalah. Mereka bekerja di Malaysia. Tepatnya di Syarikat MTP Abdul Kadir SDN. BHD Elektronik Plot 26 D Jalan DPB4 Kawasan Zon Perindustrian Bebas 81560 Gelang Patah, Johor Baru, Malaysia. Sayang, pekerjaan tidak sesuai dengan harapan.

Selain tidak ada asuransinya, juga sistem penggajian tidak secara bulanan melainkan harian. Itu berbeda dengan tawaran sewaktu hendak diberangkatkan. Bahwa, di Malaysia mendapatkan gaji bulanan sebesar 700 RM dan mendapatkan hak-hal lainnya. Yang memfasilitasi pemberangkatan adalah Suyanto, guru SMK 3 PGRI Kota Blitar

Warga Aceh Di Ancam Gantung (Bayhaqi Hamdani)

Warga Aceh Hari ini di hadapkan kepengadilan tinggi Shah Alam atas dakwaan pasal 39 b, sekiranya terdakwa didapati salah ganjaran hukumannya gantung sampai mati.

Hari ini Bayhaqi Hamdani di sidang di pengadilan tinggi (2) Shah Alam setelah tidak mengaku bersalah keatas dakwaan mengedar ganja seberat 5121 gram .

Jaksa penuntut umum Puan Samiha membuka ucapannya di hadapan Hakim Datok Zahara Ibarahim tepat jam 09.45 pagi 27/06.

Ucapan Pembukaan kasus Bayhaqi Hamdani lawan jaksa penuntut umum.

1.Di dalam kasus ini,terdakwa telah di dakwa atas dugaan mengedar dadah sejenis ganja seberat 5121 gram ganja.yitu satu kesalahan yang boleh diancam di bawa pasal 39 b (1)(a) undang-undang Malaysia tahun1952 berkenaan dadah," dengan ganjaran pasla 39b(2) pasal yang sama.

2.Jaksa penuntut umum akan memanggil saksi-saksi yang akan mengemukakan keterangan bagi membuktikan terdakwa telah mengedar dadah pada tanggal,waktu dan tempat yaitu pada:18 mac 2004 jam 7.30 pagi di alamat di hadapan toko di jalan SJ 5 Taman Selayang Jaya,Batu Caves di Gombak ,Selangor.

3.Keterangan akan di kemukakan melalui saksi bahwa dadah yang di rampas itu adalah ganja seberat 5121 gram.

4.Jaksa penuntut umum juga akan mengemukakan keterangan bahwa atas informasi ,sepasukan polisi yang di ketuai kapten polisi Ahmad Tarhizi B Omar telah pergi ketempat kejadian di hadapan toko di Jalan SJ 5, Taman Selayang Jaya,Batu Caves di wilaya Gombak ,Selangor.

5.Setibanya di tempat kejadian,pelapor tentang kasus tersebut telah memperkenalkan diri sebagai polisi kepada terdakwa.pelapor kemudian membuat pemeriksaan keatasa tas yang di pegang oleh terdakwa dan di dapati di dalam tas tersebut ada lima (5) bungkusan daun-dauan kering yang di duga ganja.hasil penyelidikan keatas badan terdakwa polisi tidak ketemua apa-apa.

6.Jaksa penuntut umum juga akan membuktikan bahwa terdakwa mempunyai niat untuk menjaga dan mengawal dadah tersebut yang di jumpai dalam tas terdakwa.

7.Dadah tersebut telah di bawa ke kantor kimia untuk di analisa,dan di dapati hasilnya positif ganja seberat 5121 gram.

8.Dari hasil penyelidikan polisi, terdakwa ada menyimpan addah tersebut untuk di jual.

9.Jaksa penuntut umum akan mengemukakan saksi-saksi untuk membuktikan bahwa terdakwa benar-benar mengedar dadah.

WNI TERLEPAS HUKUMAN GANTUNG DI MALAYSIA

Kuala Lumpur :WNI asala Aceh utara Efendi Abd Samad 32 tahun,terlepas dari tali gantung,apa bila jaksa penuntut umum Samiha Rhazali di pengadilan tinggi (2) Shah Alam tadi siang 26/06,telah meminda pertuduhan dari pasal 39 B kepada pasal 39 A ," alasan jaksa penuntut meminda pertuduhan karena pengacara terdakwa sebelum ini telah ,"membuat permohonan presentasi ," yang telah di kabulkan oleh jaksa agung di putra jaya.

Vonis 10 tahun dan cambuk 10 kali di bacakan oleh hakim pengadilan tinggi Shah Alam no (2) Datok Zahara Ibrahim,sebelum hakim menjatuhkan vonis ,kamu sangat beruntung karena pihak jaksa penuntut umum telah memindahkan dakwaan ke pada kamu dari pasal 39 b kepada pasal 39 a katanya.

Berat ganja yang di jumpai di dalam celana terdakwa seberat 447 gram.terdakwa telah di tangkap oleh polisi narkoba klang pada tanggal 16/06/06 jam 6.10 sore di depan pabrik Able Bande Warehaouse jalan raya Sultan Sulaiman Pelabuhan Klang Selangor.

Pada waktu kejadian terdakwa telah menaiki sepedo motor bernomor WFK 9548 sendirian.polisi kemudian menahan terdakwa ,setelah memperkenalkan dirinya sebagai polisi.pada waktu polisi ingin menangkap terdakwa terjadi pergelutan ,dan juga terdakwa akan kabur ,tetapi akhirnya polisi berhasil menahan terdakwa.

Dari hasil penyelidikan pilisi menjumpai,satu bungkusan kertas putih yang bertulisan "Levi's " yang di bungkus dengan plastik putih dan balut dengan timah,di dalam celana bahagian hadapan yang di pakai terdakwa pada waktu itu.bungkusan yang diambil dari terdakwa telah di bawa untuk di analisa ,hasil dari analisa tersebut positif ganja yang beratnya 447 gram.

Saturday, May 24, 2008

Kalla: Apa Beda Kiai Khos dan Kiai Cash?


JAKARTA - Ada JK ada canda. Mungkin ungkapan itu pas bagi Wakil Presiden M Jusuf Kalla. Hampir selalu saja ada banyolan di setiap pidatonya. Begitupun ketika membuka Munas IV Forum Komunikasi Silaturahmi Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Foksika PMII) di Istana Wapres, Jumat.

"Apa bedanya kiai khos di Nahdlatul Ulama (NU) dan kiai cash?" kata Wapres tiba-tiba. Pertanyaan tersebut dilontarkan Wapres di tengah-tengah pidatonya. Kontan saja ratusan peserta Munas terlihat terbengong-bengong.

"Kalau kiai khos itu para kiai sepuh yang sangat dihormati di NU. Nah kiai cash artinya amplopnya besar..ha.ha," kata Wapres yang disambut gelak tawa. Belum usai tawa bergema, Wapres langsung menambahkan gimana nggak besar jika amplopnya untuk sekali ceramah sekian ratus ribu rupiah atau malah sekian juta rupiah. Namun "banyolan" tak hanya berhenti disitu.
"Mana yang lebih NU antara Partai Golkar dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)?" tanya Wapres. Saat itu di antara peserta munas IV Foksika PMII hadir salah satu ketua PBNU Ahmad Bagja serta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan juga Ketua Umum PKB (versi Gus Dur) Ali Maskur Musa.
"Golkar itu lebih NU daripada PKB. Buktinya, Ketua Umumnya (DPP Partai Golkar M Jusuf Kalla), pilkada Jatim Golkar calonkan Ketua NU, di Jateng Golkar calonkan wakilnya Ketua NU," kata Wapres.
"Jadi jangan salah sangka Partai Golkar justru lebih NU daripada PKB," kata Wapres yang tentu membuat gelak tawa peserta lainnya.
Kesempatan itu juga digunakan Wapres untuk "menggandeng" kedua kubu PKB yang sedang berseteru. "Eh sebenarnya masalah PKB bisa selesai di Munas Foksika PMII ini. Kan dua-duanya (Muhaimin dan Ali Masykur Musa) anggota. Dan namanya saja silaturahmi. Jadi habis munas sudah selesai ada Islah (perdamaian) yaa," kata Wapres.
Menurut Wapres, mungkin bagi kedua kubu "perbedaan" itu sebagai hal biasa. Namun, tambah Wapres, yang susah itu pemerintah. "Tapi islah itu bukan di sini (di kantor Wapres) tetapi di hati masing-masing," kata Wapres.Sumber : ANT

PKB, PKS dan PDI Perjuangan Gagas Hak Angket

JAKARTA, SABTU - Sikap politik partai politik dalam menyikapi sikap pemerintah yang tetap menaikan harga BBM terus berubah. Setelah mewacanakan penggunaan hak interpelasi, kini tiga partai besar di DPR yang dimotori Partai Kebangkitan Bangsa akan mengajukan hak angket. Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB, Ali Maskur Musa menyatakan sudah ada dua partai yang mendukung rencana pengajuan hak angket ini, yaitu Partai Keadilan Sejahtera dan PDI Perjuangan.

Usai jumpa pers di DPP PKB, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (24/5) Ali Maskur juga menjelaskan, pengucuran dana bantuan langsung tunai (BLT) itu jelas-jelas sudah melanggar UU APBN. UU yang menyangkut penggunaan dan pengelolaan uang negara. Keuangan negara itu, jelasnya, tidak boleh digunakan secara sepihak, pemerintah mengalokasikan dana diluar dari yang disepakati dalam APBN.

"Landasan hukumnya, harusnya ada APBNP lagi. Itulah mengapa, kami akan menggunakan hak angket. Kita akan menguji dan mengkonfronytir apakah kebijakan pemerintah itu betul, atau melanggar undang-undang (APBN) atau UU Dasar 1945," jelasnya.

Kini, diakui politisi PKB yang mendapat restu melalui Muktamar PKB di Parung beberapa waktu lalu menggantikan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Dewan Tanfidz ini, sudah dua partai, PKS dan PDI Perjuangan yang siap mendukung penggalangan hak angket.

"Saya sudah saling melakukan koordinasi melalui telefon, dengan PKS dan PDI Perjuangan untuk menggalang hak angket. Kita menggunakan hak-hak konstitusional kita dalam konteks APBN karena memang, DPR bersama pemerintah adalah yang membuat APBN. Oleh karena itulah kita mengajukan hak angket ini. Ini bagian dari ritme dan prosedural dalam pembahasan APBN," papar Ali Masykur Musa.

Dijelaskan, pengajuan hak angket ini dianggap paling tepat untuk melakukan konfrontir dan membuktikan bahwa kebijakan pemerintah adalah salah dan menyengsarakan rakyat. "Jika pemerintah tetap tidak mau mencabut kebijakannya, maka PKB menetapkan diri akan bersama- sama rakyat dalam rangka menuntut hak-hak politik dan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan rakyat, " tukasnya.

Dalam sikap politik kami sudah tegas, tetap menolak kenaikan harga BBM. Untuk itu kami meminta kepada pemerintah untuk mencabut itu kembali yang selanjutnya diharapkan menempuh langkah-langkah strategis.

"Saat daya beli masyarakat hancur, bantuan tunai langsung (BLT) sebesar Rp 100.00 tidak akan bisa menolong rakyat miskin dari keterpurukan. Kenaikan harga BBM sebesar 28.7 persen jelas akan menambah 16.92 persen jumlah pengangguran, 8.5 persen angka kemiskinan (sehingga menjadi 19.1 persen). Dan sudah tentu akan menurunkan PDB sekitar 4.11 persen. Sebaliknya, indeks harga konsumen akan naik sebesar 26.94 persen dan inflasi akan mencapai 11.1 persen," ujar Ali Masykur Musa yang tak lain anggota Komisi XI DPR ini lagi.

"Harusnya, pemerintah berani melakukan upaya-upaya dipomasi dalam rangka renegoisasi utang luar negeri. Termasuk, upaya untuk menuntut penghapusan atau minimal moratorium hutan untuk jangka waktu tertentu dari pada menaikan harga BBM," tambahnya lagi.Rachmat Hidayat

Imigrasi Tak Berwenang Tindak Pemalsu Paspor

Tanjungpinang - Menteri Hukum dan HAM, Andi Mattalatta menyatakan, keimigrasian tidak berwenang menindak pelaku pembuat dokumen palsu untuk memenuhi persyaratan membuat paspor.

"Kalau bukan paspornya yang dipalsukan, itu (penindakan terhadap pembuat dokumen persyaratan palsu) di luar kewenangan Imigrasi," tegas Andi setelah meresmikan rumah detensi Imigrasi Kota Tanjungpinang, Sabtu.Menurutnya, ada kemungkinan oknum Imigrasi mengetahui kepalsuan dokumen persyaratan pembuatan paspor, tetapi membiarkan demi kepentingan tertentu.

"Oknum Imigrasi yang seperti ini yang akan kami tindak tegas," ujarnya.Tidak tertutup kemungkinan pula, katanya, dokumen yang dipalsukan terlihat asli sehingga petugas Imigrasi berhasil dikelabui."Kami akan mencoba mengkoordinasikan dengan institusi terkait agar masalah ini agar tidak berulang lagi," ungkapnya.

Baru-baru ini, Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri berhasil menangkap pelaku pemalsuan dokumen kependudukan seperti KTP, akte kelahiran dan kartu keluarga.Pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari oknum staf kecamatan, kelurahan, staf Disduk Capil Tanjungpinang dan tekong TKI.

Dari Batam dilaporkan, Jumat (23/5) tim dari Polda Kepri berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pemalsuan puluhan ribu paspor berdokumen palsu terbitan Batam sejak dua tahun lalu.Direktur Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Kepri Kombes M Jupri mengatakan mayoritas paspor berdokumen palsu digunakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.

Tidak tertutup kemungkinan ada pula buronan yang melarikan diri ke luar negeri dengan memakai paspor itu.Paspor yang dimaksud Jupri adalah asli yang dikeluarkan secara resmi oleh imigrasi. Namun, dokumen sebagai syarat pembuatan paspor yang diajukan ke imigrasi adalah palsu.Dokumen syarat paspor yang dipalsukan yaitu KTP, kartu keluarga (KK), akte kelahiran, ijazah, buku nikah dan surat cerai.

Polda Kepri, Rabu (21/5) mengungkap komplotan pemalsu dokumen prasyarat pembuatan paspor dan telah menangkap dua tersangka, Hr dan Td.

Friday, May 23, 2008

Hasyim Kritik Politisi NU di PKB

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengkritik perilaku sejumlah politisi berlatar belakang Nahdliyin (sebutan untuk warga NU) yang berada di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, para politisi itu merasa membutuhkan NU jika terjadi konflik di dalam partainya.

“Mereka datang ke PBNU pasti kalau ada konflik. Kalau tidak ada masalah, mereka lupa, mereka tidak peduli sama NU,” ungkap Hasyim dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional (Munas) Forum Komunikasi dan Silaturrahim Alumni (Foksika) Pergerakan Mahasiswan Islam Indonesia (PMII), di Hotel Santika, Jalan KS Tubun, Jakarta, Kamis (22/5).

Sebagian besar dari politisi PKB, kata Hasyim, hanya memikirkan kepentingan pribadinya. Selama kepentingan tersebut tak terganggu, maka saat itu pula NU dilupakan. “Kalau mereka sedang membela seseorang, maka berarti kepentingannya berada di dalam lingkaran orang itu,” pungkasnya.

Hasyim yang juga mantan aktivis PMII berharap Munas tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, melainkan dapat menjadi sarana untuk merumuskan strategi gerakan yang lebih konkret. Demikian pula dapat menyelaraskan gerakan para politisi NU yang tersebar di berbagai partai politik (parpol).

"Alumni PMII sudah tersebar ke mana-mana. Ada yang di DPR, di pemerintahan dan di birokrasi. Harusnya, potensi ini dapat dimanfaatkan untuk mensejahterakan rakyat yang mayoritas adalah kita (Nahdliyin)," tutur Hasyim.

Acara tersebut dihadiri sejumlah mantan aktivis PMII yang kini menjadi pimpinan di beberapa parpol. Di antaranya, dua Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB; Muhaimin Iskandar dan Ali Masykur Musa. Tampak pula Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali.

Munas Foksika rencananya akan dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres pada Jumat 23 Mei 2008 . Munas itu akan berlangsung selama 3 hari hingga Ahad 25 mei di hotel santika.

Foto Mesra Anggota DPR

Friday, 23 May 2008
Mengaku di Kolam Renang
JAKARTA-(sumber surya) - Geger foto syur di internet yang melibatkan anggata Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali muncul.


Jika pada Desember 2006 lalu, bekas Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR, Yahya Zaini ketahuan berbuat mesum dengan pedangdut Maria Eva, kali ini anggota dewan dari Fraksi PDIP, Max Moein yang wajahnya nongol di internet. Max tampak berpose telanjang dada dengan seorang perempuan muda dalam gambar yang beredar luas di internet itu. Namun, saat dikonfirmasi langsung, Max yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi XI (bidang Keuangan dan Perbankan) DPR, membantah telah melakukan tindakan asusila.

Ia menegaskan bahwa sepanjang hidupnya, dirinya tidak pernah merasa berfoto tanpa mengenakan busana. Ia mengaku kaget dengan kemunculan fotonya di internet. Ia juga meminta jangan menyamakan fotonya tersebut dengan video mesum Yahya Zaini dua tahun silam."Jangan samakan dengan kejadian (kasus Yahya Zaini) yang dulu. Ini kan hanya foto biasa. Tidak perlu dipermasalahkan lha.

Saya juga tidak tahu mengapa tiba-tiba ada foto seperti itu di internet. Tapi yang jelas, saya tidak pernah melakukan tindakan asusila seperti itu," ujar Max Moein saat dihubungi Surya, di Jakarta, Kamis (22/5) sore. Ketika mencuat video mesum Yahya Zaini dengan artis dangdut asal Sidoarjo, Maria Eva, pada awal Desember 2006, pihak Yahya sempat menyatakan rekaman tersebut hanya rekaan.

Namun setelah ada pengakuan langsung dari Maria Eva mengenai adegan di video itu, Yahya yang saat itu menjabat Ketua bidang Kerohanian Partai Golkar, akhirnya mundur sebagai anggota DPR. Ia juga meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafannya. Max kembali menegaskan, heboh foto telanjang dadanya dengan seorang perempuan yang beredar saat ini jelas tak bisa disamakan dengan kasus yang menimpa Yahya.

Max menekankan bahwa foto dirinya menggandeng perempuan itu sama sekali tidak mengindikasikan dirinya sedang berbuat mesum. Ia meminta agar orang jangan salah tafsir karena foto dirinya itu hanya ditampilkan sebatas dada telanjang ke atas. "Jadi kenapa kok ditafsirkan tidak berbusana.

Apalagi ditafsirkan foto mesra. Anda lihat saja, apa wajah saya tampak mesra di situ, yang ada malah tegang," ujarnya.Bagaimana foto tersebut bisa ada? Max mengaku bahwa foto itu adalah hasil jepretan seorang temannya ketika dirinya akan berenang di sebuah kolam renang yang berada di kawasan Jakarta.

Namun, pria yang pernah menjadi Ketua Komisi IX DPR RI periode 1999-2004 ini mengaku tidak ingat kapan persisnya foto tersebut diambil. "Saya pikir foto itulah yang dipajang. Saya tidak ingat kapan foto itu diambil karena itu memang sudah sangat lama, mungkin sekitar tujuh atau delapan tahun silam.

Tapi yang pasti, itu foto saya bersama teman saya di ruang ganti pakaian sebelum kami berenang. Yang ambil foto itu teman saya yang lain," jelas Max.Lalu, bagaimana foto tersebut bisa beredar di internet ? Max mengaku selama ini tidak punya musuh karena dirinya bersikap baik kepada semua orang.

Meski, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada orang yang antipati kepada dirinya. Baik itu dalam statusnya sebagai pribadi, anggota partai, dan juga anggota DPR. Dan orang yang antipati itulah, lanjut dia, yang mungkin mengambil segala cara untuk melakukan pembunuhan karakternya.

"Saya tidak tahu apa tujuannya. Tapi saya pikir ada pihak yang tengah berupaya menjatuhkan citra saya, partai, dan juga DPR. Tidak menutup kemungkinan seperti itu," sambung dia. Yang jelas, pasca kemunculan foto itu, Max mengaku lebih sering menjawab rekan-rekan sesama anggota dewan yang mencecar dirinya dengan pertanyaan seputar foto tersebut.

Namun, Max mengaku tidak merasa tertekan karena merasa tidak melakukan tindakan asusila. Ia juga menyebut bahwa sejauh ini, keluarganya tidak terlalu terganggu.

"Saya pikir hampir semua orang punya foto seperti itu. Maksud saya, foto close up dengan telanjang dada. Tapi karena saya anggota DPR, akhirnya ramai," lanjut dia.Yang jelas, pasca kemunculan foto itu, Max mengaku lebih sering menjawab rekan-rekan sesama anggota dewan yang mencecar dirinya dengan pertanyaan seputar foto tersebut.

Namun, Max mengaku tidak merasa tertekan karena merasa tidak melakukan tindakan asusila. Ia juga menyebut bahwa sejauh ini, keluarganya tidak terlalu terganggu. Lebih jauh, Max juga mengaku tidak gentar andai polemik kabar soal foto dirinya di internet itu menggelinding bak bola salju, yang berujung dirinya bakal dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan (BK) DPR.

Dihubungi terpisah, Wakil Ketua BK DPR, Gayus Lumbuun mengatakan bahwa pihaknya siap mengusut tuntas soal foto merangsang Max Moein dan seorang perempuan itu. Namun, kata Gayus, BK baru akan mengambil tindakan jika memang ada fakta-fakta kebenaran yang terkuak dari foto Max itu. Untuk saat ini, pihaknya belum akan mengambil langkah apapun.

"Sampai saat ini belum ada pengaduan ataupun permintaan dari pimpinan DPR. Kalau sudah ada dengan fakta-fakta yang mengandung kebenaran, tentu BK akan mengusut kasus tersebut," ujar Gayus dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/5).

Dikatakan Gayus, berkat kemajuan teknologi saat ini, terutama di bidang cyber, gambar-gambar dengan rekayasa bisa mudah muncul di internet. Tetapi, lanjut dia, apabila pakar yang mempunyai kompetensi menyatakan keaslian gambar tersebut, maka harus ada langkah yang diambil.

"Sudah sepatutnya dimintakan tanggung jawab yang bersangkutan dari sisi etika. Dengan semua akibat yang timbul karena menjadikan menurunnya pencitraan DPR sebagai lembaga negara," sambung Gayus yang pernah memprotes lagu Gosip Jalanan milik grup band Slank ini. jbp/had

Wapres Jusuf Kalla Minta PKB Islah


Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) versi Gus Dur, Ali Masykur Musa, dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar agar secepatnya bisa melakukan perdamaian (islah).

"Jadi seusai Munas IV Foksika PMMI, PKB sudah islah yaa," kata Wapres Kalla sambil menunjuk Ali Maskur Musa dan Muhaimin Iskandar seusai membuka Forum Komunikasi Silaturahmi Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Foksika PMII) di Istana Wapres, Jakarta.
Menurut Wapres, persoalan PKB sebenarnya bisa diselesaikan dalam Foksika PMII, karena kedua ketua umumnya, Ali Maskur Musa dan Muhaimin Iskandar, sama-sama anggota Foksika PMII."Tapi islah itu bukan di sini (kantor Wapres), tetapi di hati masing-masing," kata Wapres.
Sementara itu, Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa secara pribadi tidak ada masalah dengan Ali Maskur Musa. Apa yang terjadi di tubuh PKB dinilainya sebagai bagian dari cara membesarkan partai.
Namun ketika ditanya apakah keinginan Wapres Jusuf Kalla agar PKB islah seusai Munas IV Foksika PMII, Muhaimin menyatakan optimis bisa dilakukan. "Insya Allah bisa setelah Munas. Saya yakin," kaya Muhaimin.
Sementara Ali Maskur Musa juga mengaku secara pribadi tidak ada masalah dengan Muhaimin, namun persoalan partai sudah sama-sama sepakat untuk menyelesaikannya di pengadilan.

Thursday, May 22, 2008

"KETUA BOCAHE DEWE BERSAMA ANGGOTA KELUAR DARI PD PERWAKILAN MALAYSIA"

Oleh :Saiful Aiman

Kuala lumpur:23-mei-2008,Ketua peguyupan Bocahe Dewe yang mempunyai anggata 30.000 tki, yang bekerja di Malaysia telah keluar sebagai pengurus Partai Demokrat Malaysia (DPLN PD ) di sampaikan kepada saya via sms pada 22-05-jam 9.30 malam.

Sms yang dikirim oleh ketua bocahe dewe seperti berikut:paguyuban bocahe dewe pada hari ini telah membuat keputusan resmi,"yaitu telah menarik/mencabut dukungan ke Partai Demokrat .maknanya semua anggota paguyuban yang merasa pernah dilantik /diangkat sebagai pengurus secara bersama keluar dari pada pengurus .kata mas Ambar

Saat saya hubungi beliau mengatakan , "saya mengambil keputusan tersebut", karena ingin konsentrasi untuk membesarkan bocahe dewe.saya tidak boleh dipisahkan dengan bocahe dewe ujarnya.samasa saya menjadi pengurus Partai Politik banyak menyita waktu .mak itu lebih baik saya keluar sahaja.dari pada membuang-buang waktu dan tenaga serta fikiran .

Setiap pekerja (tki) yang bekerja di Malaysia mempunyai paguyuban masing-masing,selain paguyuban bocahe dewe ada banyak paguyuban lain seperti groos,macan edan,dll.kebiasaannya tki di Malaysia jika libur mereka berkumpul dan saling bertemu sesamanya.tempat-tempat dimana mereka sering berkumpul selalunya di cauket,pasar budaya,kajang dan juga kalang.merekan akan bertemu dan melepaskan ke rinduaan.,"biarpun mereka berjahuan dari keluarga akan tetapi mereka dapat mengobati kerinduan tersebut , kata pak Kotip yang juga pengurus Partai Demokrat cabang Klang Selangor.


Selalunya mereka datang pada hari ahad karena pada hari biasa tidak libur.mereka datang dari berbagai daerah di wilayah selangor dan Kuala lumpur.kata apek yang juga ketua paguyuban angker.


Janji Presiden SBY soal BBM


JAKARTA, JUMAT-Pernah tidaknya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan pernyataan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) masih jadi polemik. Sejumlah pejabat negara, seperti Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Hatta Rajasa mengatakan, Presiden SBY tidak pernah mengeluarkan janji seperti ini.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, di situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, http://www.presidensby.info/, Rabu tanggal 7 November 2007 disebutkan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM.

Berikut ini petikan beritanya:

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada APBN tahun 2008. Penegasan tersebut disampaikan Presiden usai melantik Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) baru, Laksamana Madya Sumardjono, di Istana Negara, Rabu (7/11) siang. "Tidak ada opsi itu, karena kita cari solusi yang lain, yang cespleng. Paling tidak mengurangi dampak tanpa harus menimbulkan permasalahan pada masyarakat luas. Insya Allah kita carikan jalan terbaik," kata Presiden kepada wartawan.Pemerintah, lanjut Presiden SBY, akan terus melakukan langkah-langkah untuk mengatasi harga minyak yang kian melambung. "Kita lakukan langkah-langkah domestik, kebijakan yang lain, supaya kita bisa mengatasi. Ada solusi, tidak mengguncangkan perekonomian kita, tidak mengubah anggaran pembelanjaan kita. Itu yang sedang kita lakukan, yang pada saatnya kalau memang begini terus dan lebih tinggi lagi, tentu akan ada yang kita lakukan secara signifikan," kata Presiden SBY. (mit)
(ROY)

Dua TKW Telantar di Malaysia

BLITAR- Nasib dua tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Blitar telantar di Johor Bahru, Malaysia. Arina Nur Fina Hari dan Rita Kurnia Sari, alumnus SMK PGRI 3 Kota Blitar,u bahkan terlilit utang kepada perusahaan yang memberangkatkannya. Kemarin (21/5), kedua orang tuanya melabrak oknum guru SMK PGRI 3 yang dulu menawari pekerjaan ke luar negeri tersebut.

Mereka didampingi ketua Aliansi Buruh Migran (ABM) Ja’far Shodiq, untuk menemui Sy, guru tersebut. Sebab, Arina dan Rita mengabari kalau gaji yang diterima tidak sesuai perjanjian. Gajinya yang diterima hanya harian. Padahal, saat perjanjian dulu dilakukan secara bulanan.

Selain itu, mereka tidak mendapat hak asuransi, bahkan gajinya dipotong selama sepuluh kali. Dua tahun di Malaysia keduanya tidak bisa pulang karena punya tunggakan utang ke PT. "Saya hanya ingin meminta kejelasan, mengapa kok bisa jadi begini.

Janjinya tidak sesuai dengan kenyataan yang diterima anak saya," kata Mohammad Tarom, ayah Arina Nur kepada Ratu kemarin.Saat berada di SMK PGRI itu mereka tidak bisa berjumpa Sy. Sekolah tersebut sepi. Mohammad Tarom melalui Jaffar mengatakan, Arina dan Rita pergi ke Malaysia pada 2006 silam tidak sendirian.

Tapi, bersama dengan delapan temannya yang juga alumnus SMK PGRI. Saat itu, Sy menawari siswanya bekerja di Malaysia, tepatnya di perusahaan elektronika. Bagi yang lolos, mendapat gaji 700 ringgit Malaysia atau Rp 1,96 juta per bulan. Sy adalah perantara PT Assalam Karya Manunggal yang berdomisili di kompleks Perum Juanda Harapan Permai Blok J No 12 A Sidoarjo, Jawa Timur.

Dia mendatangi rumah-rumah sepuluh TKW tersebut, termasuk Arina di Desa Jeding dan Rita Kurnia Sari di Desa Sumber, keduanya Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Sebelum berangkat dikenakan biaya Rp 2,5 juta untuk keperluan tertentu,kata Jaffar.

Ternyata sampai di Malaysia, mereka mengabari tidak sesuai dengan harapan. Mereka bekerja di Syarikat MTP Abdul Kadir SDN.BHD Elektronik Plot 26 D Jalan DPB4 Kawasan Zon Perindustrian Bebas 81560 Gelang Patah Johor Bahru, Malaysia. Sistem kerjanya tidak kontrak melainkan harian. Selain itu tidak mendapatkan asuransi atau jaminan kesehatan. Mereka bekerja sehari mendapat gaji 30 ringgit.

Namun, jika tidak dimasuk gajinya dipotong. "Ini kan tidak sesuai dengan janji sebelumnya. Katanya gajinya secara bulanan," timpal Tarom, ayah Arina. Tak hanya itu, para TKW selama ini masih memiliki utang kepada PT sebesar 2 ribu ringgit dan harus mengembalikan dengan cara diangsur selama sepuluh kali.

Mereka tidak bisa pulang ke kampung. Jangankan untuk biaya pulang, untuk makan saja tidak bisa. Karena masih memiliki utang ke PT,tambahnya lagi.Atas perlakuan itu, para orang tua meminta kepada oknum guru bertanggung jawab atas nasib yang menimpa bekas anak didiknya itu. Kami ingin anak saya pulang itu saja, pintanya.

Jaffar menambahkan, sesuai dengan undang-undang yang berlaku bagi orang yang menelantarkan TKI bisa dijerat hukum. Pasal 103 Undang-Undang Nomor 39 tahun 2004 tentang perlindungan TKI di luar negeri bisa dipenjara minimal satu tahun maksimal lima tahun penjara dan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 5 miliar.

Tuduhannya, tidak mengikutkan TKI dalam perlindungan tenaga kerja, melalui asuransi, tambahnya.Sementara itu, dikonfirmasi demikian Sy yang juga salah satu guru di sekolah tidak berada di tempat. Ketika didatangi di tempat bekerjanya dia sedang keluar. Rencananya, hari ini orang tua TKW mengadu ke dinas pendidikan.

FKB Gulirkan Pemakzulan

JAKARTA - Rencana pemerintah menaikkan harga BBM terus menjadi bola panas di Senayan. Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), misalnya, mulai menggelindingkan isu pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika tetap nekat menaikkan harga BBM.

"Sekarang ini tinggal kemauan politik fraksi-fraksi di DPR saja," tegas Ketua FKB Effendy Choirie saat memberikan keterangan pers di gedung DPR Senayan, Jakarta, kemarin (22/5).

Menurut dia, peluang pemakzulan terhadap presiden terbuka lebar karena memiliki landasan dan logika hukum yang jelas.Jika kebijakan menaikkan harga BBM tetap dilakukan pemerintah, tegas Effendy, FKB akan mendorong DPR secara kelembagaan untuk meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memeriksa presiden karena diduga melanggar konstitusi.

"Selanjutnya, biar MK memproses agenda impeachment ke tahap berikutnya," ujarnya.Menurut Effendy, kebijakan pemerintah mengurangi subsidi BBM secara bertahap itu merupakan bagian dari semangat menyerahkan seluruh harga domestik ke mekanisme harga pasar dunia.

Penegasan itu, tambahnya, sempat disampaikan langsung oleh Menko Perekonomian Boediono dan dipertegas oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. "Padahal, semuanya jelas bertentangan dengan UUD 1945 pasal 33," tambah pria asal Gresik itu. Effendy menyatakan, BBM merupakan cabang produksi penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.

Karena itu, campur tangan pemerintah dalam kebijakan penentuan harga haruslah menjadi kewenangan yang diutamakan. "Pertimbangannya ialah kemampuan ekonomi rakyat," ujarnya.MK pun, lanjutnya, pernah mempertegas hal tersebut dalam judicial review-nya terhadap UU No 22/2001 tentang Migas.

Sebelum direvisi pada 2004, pasal 28 ayat (2) UU Migas menyatakan, harga BBM dan harga gas bumi diserahkan kepada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar."Kami akan sampaikan hal ini secara resmi dalam rapat paripurna mendatang," tambah anggota FKB Abdullah Azwar Anas.

Dia menegaskan, kemungkinan pemakzulan itu bukan merupakan ancaman, melainkan fakta politik maupun hukum jika pemerintah bersikukuh menaikkan harga BBM.Di tempat terpisah, Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Tjahjo Kumolo menyatakan belum berpikir ke arah pemakzulan.

Namun, dia menegaskan, siap menggalang dukungan fraksi di DPR untuk menggulirkan hak angket dan hak interpelasi anggota dewan. "Jika presiden nekat, kami siap langsung door to door lobi fraksi-fraksi lain," ujarnya di gedung DPR Senayan, Jakarta, kemarin.

Wednesday, May 21, 2008

BEM se-Indonesia Minta Dukungan FKB Tolak Kenaikan BBM

Perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menemui Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR, Effendy Choirie, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (21/50).

Mereka meminta dukungan FKB untuk menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).Effendy mengatakan, pihaknya bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan para ulama setuju dengan perjuangan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM.

Bahkan, jika kenaikan harga BBM itu terjadi dan justru menyengsarakan rakyat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla dapat diberhentikan.Anggota FKB lainnya, Ario Wijanarko dan Abdullah Azwar Anas, turut menemani mahasiswa yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR-MPR RI.

Mereka berorasi dan menegaskan bahwa FKB secara tegas menolak rencana kenaikan harga BBM.Tampak pula di antara mereka, Yuddy Chrisnandi (Fraksi Partai Golkar), Ade Daud Nasution (Fraksi Partai Bintang Reformasi) dan Jeffry Massie (Fraksi Partai Damai Sejahtera. Para wakil rakyat tersebut melakukan kontrak politik dengan mahasiswa untuk menolak kenaikan harga BBM.

Dalam aksinya, mahasiswa membacakan isi Tugu Rakyat antara lain: 1. Nasionalisasi aset-aset strategis bangsa, 2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat, 3. Tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroninya, 4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi, 5. Jamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat, 6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan, 7. Selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur Lapindo.

Rusdihardjo Dituntut Dua Tahun Enam Bulan

oleh :epung komalasa
21-05-2008

Jakarta:Terdakwa Rusdihardjo dituntut dua tahun enam bulan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia itu diduga bersama-sama dengan bawahannya Arihken Tarigan melakukan pungutan liar pada pembuatan paspor dan VISA di KBRI Malaysia.

"Terdakwa Rusdihardjo mengetahui tentang pemungutan pembuatan paspor dan VISA dengan tarif tinggi dan menyetorkan ke kas negara dengan tarif rendah," kata Jaksa I Kadek Idayana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, kepada tempo intraktif Rabu (21/5).

Menurut Kadek, Rusdihardjo juga memerintahkan agar Tarigan tetap melaksanakan pemungutan sesuai aturan sebelumnya.

Rusdihardjo juga dikenai denda sebesar Rp 200 juta dengan hukuman pengganti selama enam bulan. Selain itu terdakwa Rusdihardjo diharuskan membayar uang pengganti Rp 2,2 miliar dengan hukuman pengganti dua tahun penjara.

Sementara itu mantan Kepala Bidang Imigrasi KBRI Malaysia Arihken Tarigan dituntut lebih tinggi yaitu selama tiga tahun penjara. Ia juga diharuskan membayar denda Rp 200 juta dan hukuman pengganti selama enam bulan. "Selain itu terdakwa Arihken harus membayar uang pengganti Rp 10,724 miliar dengan hukuman pengganti tiga tahun penjara," katanya.

Menanggapi tuntutan itu, Rusdihardjo mengungkapkan bahwa tuntutan tersebut jauh dari fakta persidangan.

KPK Awasi KBRI di Luar Negeri

oleh:epung komalasa

Tuesday, 21 May 2008
WASHINGTON – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana memperketat pengawasan terhadap kantor-kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, setelah kasus korupsi di Kedutaan Besar RI (KBRI) di Singapura dan Malaysia terungkap.

“Sudah ada dua kedutaan yang punya masalah, dan karena pengawasannya dari Jakarta, jadi kemungkinan lemah,” ungkap Wakil Ketua Bidang Pencegahan Haryono Umar kepada SINDO di Washington kemarin. Haryono mengatakan akan segera memanggil Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri untuk membicarakan masalah ini.

“Di samping melakukan penindakan,kami juga membenahi apa yang perlu dilakukan untuk pencegahan korupsi,”katanya kepada koran sindo. KPK tidak akan mampu mengawasi seluruh kantor perwakilan RI di luar negeri.Untuk itu,KPK berharap Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri bisa bekerja sama memberikan laporan.

“Inspektur Jenderallah yang paling tahu dan masalah seperti ini semestinya dilaporkan kepada kami,” ujarnya. Adanya dua tersangka kasus korupsi di KBRI Singapura membuat KPK tidak akan mundur dalam melakukan penyelidikan dan penindakan. “Kita tidak akan mundur dalam penuntasan kasus ini karena (mundur itu) dilarang Undang- Undang (UU) KPK Pasal 40 sampai kita bisa mendapatkan kembali uang itu,”katanya.

Haryono dan para pimpinan KPK yang lain saat ini sedang berkunjung ke Amerika Serikat (AS) untuk mempelajari lebih jauh cara-cara penanganan tindak pidana korupsi. Dalam pertemuan mereka dengan masyarakat Indonesia di Washington kemarin, Haryono meminta warga Indonesia di luar negeri memberikan laporan jika menemukan tindak pidana korupsi di perwakilan RI masingmasing.

Ketua KBRI Watch di Washington Irwan Rosyadi mengatakan akan mengumpulkan bahan-bahan yang mungkin bisa dijadikan alat bukti terjadinya tindak korupsi di sana.

Gus Dur: Ali Sadikin Pemberani !


JAKARTA, RABU - Mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) datang melayat ke kediaman Almarhum Ali Sadikin di Jl. Borobudur Nomor 2, Menteng, Jakarta Pusat pukul 09.50 WIB, Rabu (21/5).

Gus Dur datang bersama istrinya Sinta Nuriyah dengan kawalan 3 orang ajudannya. Saat akan meninggalkan rumah duka, Gus Dur sempat berbagi sekelumit cerita tentang mantan Gubernur DKI itu.
"Ali itu pemimpin rakyat yang berani. menentang yang tidak sesuai dengan pendiriannya, berani melawan arus dan tidak takut untuk tidak populer," ujar Gus Dur.
Saat ini, kata Gus Dur, Bang Ali tak ada duanya.
Menurut dia, pemimpin DKI Jakarta setelah Bang Ali hingga saat ini, tidak ada yang seberani Bang Ali.Selain Gus Dur, sejumlah pejabat negara yang tampak melayat diantaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta, Menteri Perhubungan Jusman Syafei Djamal, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dan mantan Mensesneg Moerdiono.

Menurut informasi, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga akan datang melayat. Saat ini, para petakziah secara bergantian melakukan shalat jenazah.

Mahasiswa Tertembak Peluru Karet di Depan DPR


JAKARTA, RABU - Dalam aksi dorong-dorongan, salah satu mahasiswa UI angkatan 2007, Budi Darma, diduga tertembak peluru karet di dada kirinya dari arah kiri pintu utama Gedung MPR/DPR RI.
Bunyi letusan tadi ternyata bukan petasan melainkan suara tembakan tersebut. Budi langsung tumbang dan segera diangkat oleh rekan-rekannya ke trotoar.
Budi juga akhirnya segera diangkut ke rumah sakit terdekat dengan mobil Kijang merah. Dugaan lainnya yang berkembang di antara mahasiswa, Budi tertembak gas air mata dan ditendang oleh aparat keamanan.
Menurut keterangan beberapa orang, padahal Budi berniat menarik mundur rekan-rekannya yang terlibat aksi dorong-dorongan. Beberapa mahasiswi juga terlihat kesakitan akibat aksi dorong-dorongan dengan para polwan.
Saat ini, para mahasiswa bergerak mundur ke arah Departemen Kehutanan di kawasan Palmerah. Kawasan ini disebut mereka sebagai titik perlindungan jika terjadi sesuatu. Sementara itu, seorang polisi, Sersan Dua Sudadi, mengalami luka di pelipisi kirinya akibat terkena lemparan batu.

Demo Rusuh, 27 Orang Ditangkap

JAKARTA, RABU - Hingga pukul 17.07 ini, kepolisian menahan 27 mahasiswa yang dianggap provokator ke Polda Metrojaya. Pertama kali, polisi mengamankan 10 orang, kedua 14 orang dan ketiga sebanyak 3 orang.

Kasat Serse Polda Metro Kombes (Pol) Carlo Tewu, mengatakan mereka ditangkap karena menyerang polisi, ingin membakar poster Presiden SBY, serta meledakkan bom molotov.
Provokator yang ditangkap pertama kali karena menyerang polisi dengan tiang panji-panji. Sementara itu, ada yang ditangkap karena akan membakar poster SBY, membawa bensin, dan bom molotov.


Tiga orang terakhir adalah Hadi Susanto, Iqbal dari Universitas Bung Karno, dan Helo dari BSI. Aksi pada hari ini berlangsung lebih brutal dari aksi pada 12 Mei lalu. Aksi tersebut juga dihiasi dengan bom molotov selain banyaknya jumlah massa yang berdemonstrasi. Pada saat ini, mobil watercannon sudah bersiap di depan istana jika ada kerusuhan lagi.

Tuesday, May 20, 2008

BERSEPEDA KUNO KELILING SURABAYA


Oleh:epung komalasa

Sekitar 375 sepeda kuno tadi malam mewarnai jalan-jalan protokol Surabaya. Kumpulan komunitas sepeda kuno itu melakukan pawai keliling untuk memperingati seratus tahun hari kebangkitan nasional.
Pawai yang bertajuk Kirab Onthel-Obor Onthelist Surabaya itu, diikuti 18 paguyuban sepeda dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto. Kirab tersebut diselenggarakan Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Jatim, Surabaya Heritage, dan komunitas sepeda tua Surabaya.
Dalam pawai tadi malam, mereka mengambil start di depan kantor DHD 45 Jatim Jl Mayjen Sungkono. Setelah itu, mereka menyusuri Jl Indragiri, Jl Diponegoro, dan Pasar Kembang.
Perjalanan dilanjutkan melalui Kedungdoro, Jl Bubutan hingga sampai di Jembatan Merah. Setelah itu, mereka kembali lagi ke tempat pemberangkatan semula.Seluruh peserta kirab mengenakan pakaian yang memberikan kesan zaman perjuangan.
Seperti pakaian bergaya ningrat, priyayi, guru, pelajar yang bernuansa tempo dulu. Tidak hanya itu, tiap peserta juga membawa obor kecil yang menempel di masing-masing sepeda.Selain itu, ada pula yang mengenakan kostum ala sakhera, kostum merah putih untuk anak-anak SD dan pakaian dengan bentuk suntikan.
Bahkan, ada pula ibu-ibu yang mengenakan pakaian paskibraka. Tidak hanya itu, pakaian ala penjajah Belanda dan Jepang juga tidak ketinggalan.Freddy H. Istanto, vice chairman Surabaya Heritage mengatakan, acara tersebut diadakan untuk memperingati seratus tahun hari kebangkitan nasional.
Menurut dia, dalam kesempatan itu, peserta kirab juga memberikan penghargaan kepada pengelola Gedung Nasional Indonesia (GNI). "Itu bentuk penghargaan karena telah menjaga bukti-bukti perjuangan pahlawan," ucapnya. Penyerahan itu dilakukan saat melewati GNI sebelum sampai di Jembatan Merah.

Al Qur’an Jadi Sasaran Tembak Prajurit AS, Picu Protes di Irak

Oleh:epung komalasa
(sumber NU online)

Gara-gara menggunakan Al Qur’an sebagai target dalam latihan tembak, seorang tentara AS ditarik dari Irak. Tindakan ini telah memicu protes rakyat Irak sehingga Pejabat militer AS pun meminta maaf atas sikap anak buahnya.

Seorang tentara yang tidak sebutkan identitasnya itu diamankan setelah polisi Irak menemukan Al Qur’an yang merupakan kitab suci umat Islam dengan lubang peluru di sampulnya pada pekan lalu di Irak barat.

Panglima tertinggi angkatan Perang AS di Bagdad Mayor Jenderal Jeffrey Hammond menemui kepala suku Radhwaniya di pinggiran barat ibukota untuk memohon maaf.“Saya datang untuk meminta maaf,” kata Hammond kepada pemimpn suku.

“Pada ksempatan ini dengan rendah hati saya mohon maafkan saya dan tentara saya,” ujar Hammond seperti dikutip AFP Senin.Sedangkan pejabat militer AS lainnya menciumi Al Qur’an dan memberikan hadiah Al Qur’an kepada kepala suku dalam upacara minta maaf.

Dalam kesempatan itu juga dibacakan surat permintaan maaf dari tentara yang bersangkutan.“Saya dengan tulus berhrarap tindakan saya tidak mengurangi kemitraan yang sudah dikembangkan oleh dua negera ini.

Tindakan saya ini sangat gegabah dan tidak bertanggung jawab, tetapi di lubuk hati saya, tidak ada niat untuk berbuat jahat,” ujar Hammond, mengutip surat yang ditulis tentara berpangkat sersan tersebut.

Sersan itu lalu dipindahkan dari Irak untuk mengikuti pemeriksaan pendahuluan. “Prajurit itu dipertanyakan kedisiplinannya karena tindakannya menembak Al Qur’an. Kami melatih semua tentara kami sepenuhnya untuk bertanggung jawab pada tindakan mereka,” imbuhnya.

Sedangkan juru bicara militer Kolenel Bill Buckner mengatakan mereka melihat insiden ini sebagai sesuatu yang serius dan bermasalah.

“Panglima koalisi sudah memberi penjelasan kepada pemimpin lokal hasil pemeriksaan serta mengungkapkan penyesalan mendalam. Mereka juga sudah melakukan tindakan disipliner bagi tentara yang terlibat dan sudah disingkirkan dari Irak,” pukasnya.

Gus Dur sudah Tak Anggap SBY sebagai Presiden

Ketua Dewan Syuro PKB KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengaku sudah lama tak menganggap presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden RI karena berbagai kebijakannya yang menyengsarakan rakyat.

“Saya sudah berbulan-bulan tak mengggap SBY sebagai presiden karena kebijakannya menyengsarakan rakyat dan tak berani memberantas korupsi,” tandasnya dalam pembukaan Munas Alim Ulama PKB dan Halaqah Kebangsaan di Jakarta Senin (19/5).

Ia mengaku mendapat informasi terpercaya bahwa Adelina Lis, salah seorang koruptor di Medan yang dibebaskan ternyata langsung pergi ke Cikeas. Kasus koruptor BLBI dengan nilai 650 trilyun sampai sekarang juga tak terselesaikan.

Mantan Ketua Umum PBNU ini menuturkan Indonesia merupakan negara yang dikaruniai dengan sumberdaya alam yang luar biasa, berupa hutan, tambang dan hasil laut. Namun kekayaan alam itu lebih banyak dinikmati oleh orang asing.

“Potensi kekayaan laut kita 90 milyar dolar, namun kita hanya mampu mengekspor sebesar 2 milyar dolar,” ujarnya.Demikian pula, kekayaan tambang yang dikelola oleh Pertamina lebih banyak diserahkan kepada perusahaan asing swasta sehingga negara tidak menikmatinya, ditambah dengan korupsi yang dilakukan oleh pejabat Pertamina sendiri dengan menjual minyaknya ke Singapura.

Ia juga mengkritik SBY yang tak bisa menjaga kedaulatan RI dengan lepasnya pulau Ligitan dan sekarang ini sedang disengketakan kawasan Ambalat. Pemerintah dinilainya tak serius menjaga wilayah perbatasan, terbukti ada 3000 pulau tak bernama yang rawan diambil alih fihak asing.

Ulama Penjaga Moral BangsaIndonesia masih bisa bertahan, menurut Gus Dur karena masih ada ulama yang memiliki kekuatan moral dan spiritual. Disinilah, peran PKB dengan para ulamanya bertugas untuk menyelamatkan Indonesia.

Sebagian dari kader PKB, menurut Gus Dur, juga melakukan berbagai penyimpangan dan korupsi. Karena itu, untuk membersihkan orang-orang yang tak jujur tersebut, meskipun dengan berat, terdapat 40 DPW/DPC PKB yang dibekukan.(sumber nu online)

Munas Alim Ulama PKB Bahas Nasbul Imamah

Musyawarah Nasional (Munas) alim ulama PKB yang yang diikuti oleh para kiai dan ulama pendukung PKB mengagendakan pembahasan nasbul imamah atau memilih pemimpin, khususnya menjelang Pilpres 2009.

Beberapa pokok pikiran yang berkembang dalam arena munas ini yang disampaikan dalam konferensi pers adalah pertama, persoalan nasbul imamah adalah yang yang sangat penting ditinjau dari perspektif agama dan politik.

Menjelang pemilu legislatif dan Pilpres 2009, ulama PKB merekomendasikan agar rakyat Indonesia tidak lagi memilih pemimpin yang telah terbukti gagal menghantarkan bangsa Indonesia mencapai tujuan-tujuan nasionalnya.

Dalam hal ini, tujuan nasional mencakup (1) melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia; (2) memajukan kesejahteraan umum; (3) mencerdaskan kehidupan bangsa; (dan (4) ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Kedua, ulama PKB menghimbau agar seluruh elemen bangsa bersatu dan bahu-membahu mempersiapkan ‘waslah’ untuk menyongsong kembali kebangkitan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ketiga, ulama tetap yakin dan percaya bahwa PKB dibawah kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid yang lahir dari ulama merupakan alat politik yang masih efektif untuk mendorong perubahan-perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik sebagaimana dicita-citakan para ulama dan founding fathers.

Para kiai yang hadir dalam arena munas ini diantaranya adalah KH Abdul Aziz Masyhuri (Jombang), Tn Guru Turmudzi Badaruddin (NTB), Habib Muhammad Assegaf (Jakarta), Habib Saggaf bin Mahdi (Bogor), KH Muhyiddin Abdussomadd (Jember), KH Muis Kabri (Sulsel), H.
Suryani (Kalsel) KH Hayatun a Hdziq (Jepara), KH Zamahzari (Sleman), KH Muslim Imam PUra (Klaten), KH Ahmad Hisyam Syafaat (Banyuwangi), KH Fuad Amin Imron (Bangkalan), KH Yusuf Chudlori (Magelang), KH Imam Muzani (Kebumen) serta ratusan kiai kampung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Para Ulama Tolak Kenaikan BBM


JAKARTA, SELASA- Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Halaqah Kebangsaan Partai Kebangkitan Bangsa menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Para ulama juga menolak pemberian kompensasi Bantuan Langsung Tunai.

Rekomendasi para ulama itu disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Tanfidz PKB Zannuba Arifah Chafsoh dalam puncak acara Munas Alim Ulama dan Halaqah Kebangsaan di Pondok Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (20/5).
Munas alim ulama itu diikuti lebih dari 600 ulama se-Indonesia.
Penolakan terhadap kenaikan harga BBM disebabkan tindakan pemerintah itu hanya akan menambah jumlah masyarakat miskin dan pengangguran di Indonesia.
Pemberian BLT sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM juga tidak menolong rakyat dari keterpurukan. "Menghindari kerusakan lebih baik daripada mendapat kemaslahatan yang menyertainya," kata Zannuba.

Penolakan para ulama atas kenaikan harga BBM ini juga didukung para mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Nasional, dan Universitas Trisakti serta Himpunan Keluarga Mahasiswa Budhis Indonesia yang hadir dalam Munas Alim Ulama itu.

POLDA KALBAR AMANKAN PEMULANAGN 18 RIBU TKI

Pontianak, (ANTARA News) - Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Besar Pol, Suhadi SW menyatakan kesiapannya mengamankan kepulangan sebanyak 18 ribu Tenaga Kerja Indonesia awal Juni mendatang dari Malaysia.

"Kita sudah menyiapkan rencana pengamanan atas kepulangan sekitar 18 ribu TKI tersebut. Kini tinggal menunggu kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut kedatangan para TKI tersebut," kata Suhadi SW, di Pontianak, Senin.

Ia mengatakan, pengamanan tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para TKI yang baru pulang dari negara tetangga. "Kita akan menjaga seaman mungkin kepulangan mereka agar sampai pada tempat tujuan dengan aman dan nyaman tanpa ada ketakutan akan ancaman kriminalitas, seperti pencurian, jambret dan lain-lain," kata Suhadi.

Ia menambahkan, kalau masih ada TKI yang mengalami pemerasan dan ketidaknyamanan ketika pulang dari Malaysia ke Kalbar silakan hubungi kepolisian terdekat atau melaporkan penyimpangan hukum tersebut lewat pesan singkat melalui telepon genggam bernomor 0818285271.

"Dibukanya pengaduan lewat pesan singkat, dalam upaya kami untuk mendapatkan segala macam informasi, pengaduan, masukan dari masyarakat, baik yang bersifat kritik maupun sarana.

Mengenai masalah Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan segala hal yang bertentangan dengan norma hukum bisa diadukan di pesan singkat itu," ujarnya.

Saat ini Provinsi Kalbar, memiliki lima jalur, yaitu jalur PLB Jagoi Babang-Sirikin (Kabupaten Bengkayang), PLB Sajingan-Aruk (Kabupaten Sambas), dan jalur PLB Badau - Lubuk Antu (Kabupaten Kapuas Hulu), PPLB Entikong-Tebedu (Sanggau), Senaning-Jasa (Kabupaten Sintang) serta tersebar 11 titik yang tidak resmi yang tersebar di dusun-dusun di empat Desa, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Dari data yang ada, ada sembilan daerah rawan perdagangan manusia serta praktek ilegal di Kalbar, yaitu Kabupaten Sambas, Sanggau (Entikong), Bengkayang, Landak, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang.

Sebelumnya, Selasa (13/5) lalu tiga orang TKI yaitu Ja`far asal Kabupaten Sambas, Supardi dan Bambang asal Jawa Tengah, bersama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Kalbar, mendatangi gedung DPRD Provinsi Kalbar, untuk mengadukan nasib setelah menjadi korban pemerasan para calo dan preman di kawasan Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong.

"Ketika kami turun dari bus dari Kuching di terminal bus PPLB Entikong, para calo langsung menyerbu menawarkan jasa bus dan penukaran uang. Bahkan tidak jarang kami ditipu dan bahkan diancam kalau tidak mau menuruti kehendak mereka," kata Bambang.Ia mengatakan, kejadian seperti itu tidak hanya dialaminya sendiri.

"Rata-rata setiap TKI yang baru pulang bekerja di Malaysia dijadikan sasaran empuk para preman untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dari kami. Bahkan ada teman saya, uang hasil lima tahun kerja di Malaysia habis diambil secara paksa oleh preman," ujarnya mengeluh.

Bambang meminta, ulah para calo, preman dan jasa penukaran uang yang sudah sangat meresahkan segara ditertibkan aparat terkait. "Padahal aparat di sana banyak, tetapi seolah-olah tutup mata atas ulah para preman dan calo yang sangat meresahkan kami," katanya.

Aksi yang merugikan para TKI tersebut juga masih berlanjut hingga mereka memasuki terminal bus antarkota Batu Layang.

GUSDUR INGIN BERANTAS KOROPSI

Selasa, 20 Mei 2008,Gus Dur Ingin Berantas Korupsi

Soal Sikap Ngototnya Jadi Calon Presiden JAKARTA - Ketua Umum Dewan Syura DPP PKB hasil MLB Parung Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kemarin (19/5) menegaskan sikapnya untuk bersikeras maju menjadi calon presiden.

Menurut dia, dirinya bersikeras maju jadi capres karena tidak tahan melihat korupsi terjadi di semua lini. Bahkan, kata dia, sebagian kiai ikut-ikutan melakukan korupsi. Sekarang pun, para pimpinan parpol, termasuk PKB, balapan mencuri uang negara.

"Karena itu, saya ngotot untuk memberantas korupsi yang merajalela tersebut," tegas pria kelahiran 4 Agustus 1940 itu.Menurut Gus Dur, dukungan terhadap dirinya untuk maju sebagai presiden semakin kuat.

Berbagai kalangan juga mendorong Gus Dur untuk berkuasa lagi. "Tapi pagi (kemarin, Red), Sabam Sirait dari PDIP datang ke rumah saya. Dia mengatakan, Gus jangan mundur, bukan hanya PKB yang di belakang Anda," ungkapnya disambut tepuk tangan sekitar 800 undangan yang memadati ballroom Kartika Chandra.

Karena niat ingin memberantas korupsi itu, kata tokoh asal Jombang tersebut, sebelum maju ke medan pilpres, dirinya memulai dengan bersih-bersih di PKB. Terakhir, baru saja 40 DPC dan DPW dibekukan.

Semua dilakukan demi tegaknya moralitas partai. "Itu tidak gampang. Butuh hati yang keras, tabah, dan fisik yang kuat," ungkapnya. Dalam pidatonya selama 45 menit, cucu pendiri NU KH Hasyim Asy’ari tersebut mengungkapkan kekecewaannya atas tidak dimanfaatkanya hasil laut di Indonesia.

Padahal, kata Gus Dur, kekayaan laut bisa menghasilkan ekspor USD 90 miliar per tahun. Namun, faktanya, pemerintah hanya bisa mendapatkan USD 2 miliar. Dia juga kecewa atas kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menaikkan harga BBM.

Lebih kecewa, kata Gus Dur, dirinya mendapat laporan bahwa Pertamina menyimpan minyaknya ke kilang di Singapura untuk dijual setelah kenaikan harga BBM. "Kalau saya berkuasa lagi, setiap bulan saya akan kirim kapal cepat ke perbatasan Singapura. Isinya satu peleton Marinir. Kalau ada kapal lewat, digeledah.

Kalau tidak ada izinnya, langsung ditembak," tegasnya. Munas Alim Ulama PKB hasil MLB Parung kemarin dibuka Gus Dur pukul 15.50.

Sebenarnya, acara dijadwalkan pukul 13.00. Tapi, Gus Dur baru datang pukul 15.00 karena harus ke RSCM untuk cuci darah. Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB hasil MLB Parung Ali Masykur Musa menyatakan, kenaikan harga BBM merupakan pelanggaran terhadap konstitusi.

Dengan menaikkan harga BBM, pemerintah sama dengan lintah yang mengisap darah rakyat. "Kalau presiden melanggar konstitusi, ada konsekuensi. DPR bisa meminta MPR menyelenggarakan sidang istimewa agar pemerintah dimakzulkan atau di-impeach," ungkapnya.

Monday, May 19, 2008

PARTAI PAS BERTEPUK KEGEMBIRAAN SETALAH DR MAHATHIR KELUAR PARTAI UMNO


SHAH ALAM, 19 Mei: Pengumuman keluarnya mantan Presiden Umno, Tun Dr Mahathir dari partai itu disambut tepukan gemuruh dan ucapan takbir oleh lebih 1,000 pemimpin partai PAS semua peringkat wilaya negeri Selangor jam 1.30 tenga hari tadi.
Pengumuman secara mengejutkan itu membuat pengerus forum sempena Ijtimak PAS Selangor yang diadakan di Dewan Kompleks pemuda dan Kebudayaan Selangor .
“Saya terima mesej, berita TV mengumumkan keluarnya Tun Dr Mahathir dari Umno sebentar tadi,” kata pak guru Radzi, pengerus forum itu.
Dr Mahathir mengumumkan keluar dari Umno dalam satu majlis di Alor Setar kira-kira jam 12.30 tenga hari tadi.Beliau tidak akan masuk semula Umno selagi Datuk Seri Abdullah terus menjadi presiden parti itu.
Sementara itu, Naib Presiden PAS, Datuk Husam Musa berkata, PAS akan menuju jalan maut jika menyertai Barisan Nasional (BN) ketika tunggak parti itu iaitu Umno sedang keritis sekarang.
“Kita akan menjadi ekor sepanjang masa jika menyertai Umno walaupun dia sedang keritis sekarang,” kata Husam ketika membentangkan kertas kerjanya di ijtimak PAS Selangor itu.Ketika itu, Tun Dr Mahathir belum lagi membuat pengumuman untuk keluar dari Umno.
Husam juga berkata, kenyataan menantu Abdullah, Khairy Jamaludin bahawa PKR adalah singkatan kepada Projek Khinzir Raksaksa akan merosakkan lagi Umno di mata orang bukan Melayu, khasnya Cina di negara ini.
“Ia lebih menyakitkan dari menjulang keris yang dibikin oleh Hishamudin sebelum ini tetapi Khairy dan Umno tidak sedar perkara ini,” kata Husam.
(sumber siasah )

Pemimpin UMNO Johor terperanjat Dr. Mahathir keluar parti

Mantan Perdana Mentri Malaysia



19/05/2008 5:16pm
JOHOR BAHRU 19 Mei – Ketua UMNO cabang Batu Pahat, Dr. Mohd. Puad Zarkashi terkejut dengan tindakan Tun Dr. Mahathir Mohamad mengisytiharkan diri keluar dari pada partai UMNO kerana sebelum ini mantan Perdana Menteri itu tidak menunjukkan sebarang tanda akan berbuat demikian.

Beliau tidak menyangka sama sekali Dr. Mahathir mengambil tindakan berani itu dan turut mengakui menerima banyak pesanan ringkas (SMS) daripada anggota-anggota anak cabang yang berkeinginan mengikuti langkah tersebut.

Beliau bagaimanapun tidak akan mengikuti langkah berkenaan kerana lebih suka menyelesaikan sesuatu masalah secara dalaman.

Sementara itu, Ketua Pemuda Johor, Razali Ibrahim menyesal dengan apa yang terjadi di antara Dr. Mahathir dan Perdana Menteri, Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi.

Beliau menyifatkan apa yang berlaku amat merugikan UMNO terutamanya anggota yang terdiri daripada generasi muda kerana sepatutnya mereka diberi teladan yang baik.

Ketua UMNO Bahagian Ayer Hitam, Datuk Samsol Bari Jamali yang turut terperanjat dengan tindakan Dr. Mahathir bagaimanapun menegaskan pemimpin dan anggota anak cabang berkenaan tidak akan mengikuti jejak langkah itu.
Menurutnya, setiap masalah pasti ada jalan penyelesaiannya. - (sumber Utusan).

www.utusan.com.my