Friday, September 19, 2008

Warga Bawean DI Malaysia Banyak Yang Mudik,Untuk Lebaran Di Kampung

Lebaran tinggal berapa hari saja,Insa Allah jika tidak rukyat 10 hari lagi sudah lebaran.Untuk Warga Bawean di perantuan Khususnya Malaysia sudah mula dirasakan aura lebaran tersebut.

Bagi Orang Bawean yang tidak berkesempatan mudik tahun ini,sudah kelihatan persiapan untuk menyambut lebaran tahun ini.saya sempat mengunjungi rumah orang-orang Bawean Di kampung Pandan .para ibu-ibu sudah pada sibuk membuat kue raya.Maklumlah budaya teradisi Bawean masi kuat di pundak orang Bawean.Biarpun mereka meranto jahu dari kampung halaman.

Ini terbukti banyak warga Bawean di Malaysia yang akan mudek ke Bawean.Boleh dikatakan setiap hari di bandaran LCCT dan KLIA Sepang Malaysia di banjiri warga Bawean yang ingin mudik lebaran Ke Bawean.Sewaktu saya ketemu mereka yang ingin mudik mengatakan kekawatiran jika ingin menyabrang ke Bawean tidak ada teket kapal untuk pulang ke Bawean.Selain warga Bawean WNI dari berbagai daerah yang bekerja di Malaysia juga ikut menbanjiri bandaran untuk mudik.Banyak kalangan TKI asal Jati,.Lombak,Jateng ,Jabar kelihan juga menyapa saya.

Arus mudik warga Bawean untuk lebaran tahun ini benar-benar banyak ,kalau di bandingkan pada lebaran sebelumnya.Ada warga Kumalasa yang tinggal di Malaysia yang tidak pernah pulang ke Bawean,mereka tinggal di Malaysia sudah 28 tahun,untuk lebaran tahun ini mereka pulang juga ke tanah tumpah darahnya.Beliau pulang bersama keluarganya.Selain orang Kumalasa,Pudakit,Lebak,Dikatagung,Suwari dll.


Coba bayangkan kegembiraan warga Bawean yang ingin lebaran di desanya, masing-masing memang sudah di rasakan 2 bulan sebelum ramadan bermula lagi.

Persiapam untuk mudik ke Bawean sudah di persiapkan 1 tahun ,nabung sedikit -sedikit agar bisa lebaran ke Bawean ungkap orang bawean saat saya temui di bandaran LCCT Sepang Selangor.

Dari hasil pertemuan saya dengan beberapa teman yang mempunyai PT biro jasa penjualan teket kapal terbang khususnya AIR ASIA .Selain Air Asia,Garuda,Simpati dan Mas.sebelum ramadan benar-benar meledak pesanan teket ke Surabaya katanya, saat di komfermasi lewat hpnya.Kalau lebaran sebelumnya tidak begitu banyak yang pesan teket,karena warga Bawean banyak yang lebaran di Malaysia.

Warga Bawean yang mudik tahun ini dari semua desa yang merantau ke Malaysia boleh dikatakan berlebaran ke Bawean tahun ini kantanya Latif ,anak mahasiswa asal Kumalabaru yang ngambil master di UKM .

Saya juga mengontak sahabat Ismail Jakfar yang mempunyai PT biro jasa penjualan teket , bertanyakan apakah tahun ini penjulan tekat kapal terbang lebih meningkat dari tahun sebelumnya.katanya teket untuk ke Surabaya awal-awal lagi sudah habis.Meskipun biaya tekat itu tidak seperti bulan-bulan sebelumnya ini tidak menjadi persoalan oleh warga Bawean untuk membelihnya,asalkan mereka bisa mudik ke Bawean kata Ismail yang juga wakil ketua dewan tanfidz PKB Malaysia.

Selain saya komfermasi dengan Cak Ismail saya juga sempat menghubungi Sairi Womdi warga Lebak yang juga mempunyai PT Biro jasa penjualan Teket, tentang peningkatan penjualan teket kapal terbang ke Surabaya,ini bisa di buktikan saja di bandaran katanya.

Rata-rata warga Bawean banyak yang naik kapal terbang Air Asia karana harga mering sedikit kalau di bandingkan dengan kapal terbang yang lain kata Taufik.Tetapi sakarang sulit untuk mendapatkan teket kapal terbang ke Surabaya ,kecuali mencari jalan artanatif yaitu lewat Pelabuhan Pasir Gudang atau Situlang Laut Johor Bharu.Disitu bisa kita nyabrang lewat Tanjung Pinang atau Batam.lantas dari Batam baru bisa naik kapal terbang terus ke Juanda Surabaya.

Saat saya konformasi dengan Taufik bagaimana tentang teket kapal ke Bawean apakah bisa di tampung untuk keperluan orang Bawean,dan perlu di ketahui orang Bawean yang ingin berlebaran bukan saja datang dari Malaysia,mereka ada yang dari Singapore,selain dari luar negari dari dalam negeri juga banyak,contohnya dari Jugja,Jakarta,Malang,Madiun,gresik dan juga Dari Surabaya.Orang Bawean memang terkenal dengan ulatnya jika merantau.banyak orang Bawean yang Merantau di Batam dan Tanjung Pinang,bahkan si seluruh Indonesia orang Bawean ada.

Warga Bawean Takut Tidak Dapat Teket Kapal Ke Bawean

Sewaktu saya berjumpa dengan warga Bawean ,mereka banyak yang mempertanyakan apakah ada kapal tambahan untuk ke Bawean,mereka takut seperti lebaran tahun sebelumnya banyak kalangan mereka tersandar di pelabuhan Gresik tidak bisa nyabrang ke Bawean.mereka benar-benar mengharapkan pemerintah Kab Gresik untuk memberikan jalan artinatif jika terjadi perkara seperti tahu- tahun sebelumnya.

Coba bayangkan mereka pulang jahu-jahu dari Malaysia untuk dapat berlebaran di kampung masing-masing tetapi tidak dapat berlebaran di desanya.


Harapam Pada LSM, Gerbang Bawean

Komin saya kepada warga Bawean ,saya ingin kontak Media Bawea (MB) dan ingin bertanya dengan mas Basit kepastianya apakah ada jaminan warga Bawean ingin nyabrang ke Bawean transpotasi mencukupi.dari pemerintah Kab Gresik.

Kami warga Bawean benar-benar berharap kepada LSM Gerbang Bawean dapat monitoring keadaan tersebut.Mereka juga hawatir pencalohan dari oknom-oknom yang tidak bertanggung jawab cara menjual teket ,kadang-kadang teket di naikan dengan harga yang tidak berpatutan.

Semuga warga Bawean yang pulang berlebaran di desanya bisa selamat dan cepat pulang kembali ke Malaysia.



No comments: