Friday, March 20, 2009

Jangan Ada Cemburu Antara Kita

Menyikapi Email Saudari Aliya De Sastara Berkataitan nebeng pengajian PKB atau PKB memanfaatkan warga NU untuk kampanye?

Apa yang di katakan saudari Aliya kurang tepat sekali,sebenarnya kita sebagai warga NU harus bangga dong? jika ianya solid .Kenapa harus persoalkan itu semuanya.Silahkan masing-masing partai berlombah untuk mendapatkan suara Nahdiliyen di Malaysia.Siapa yang pinter meloby dialah yang akan dapat suara.

"Emangnya kenapa" , saya kira tidak salah kalau PKB kampanye mengundang semua warga Nahdiliyen di Malaysia kan ? Bukan saja warga Nahdiliyen ,baik TKI dan warga Abangan juga menjadi target prolehan suara PKBM. Sebenarnya caleg No 5 tidak mengatakan 500.000- nahdiliyin itu masuk DPT ,wong saya ada di depan beliau kok.... Eh...... jangan ada dusta antara kita yaaaaaaa. Walau bagai manapun saya minta kepada yang terkait mohon di klarifikasi terkait undangan.Secara globalnya jangan sampai merusakkan repotasi PKBM.

Perlu saya jelaskan ,PKB tidak memanfaatkan Warga Nu untuk kampanye....sebenarnya apa yang di adakan di kantor caleg no urut 5 adalah acara maulidur rasul.

Terkaita dengan adanya TV yang datang ke acara tersebut adalah tanggung jawab saya sebagai ketua LPP DPC PKBM.Yang mengundang TV adalah LPP dan bukan Tim caleg no 5.

Kenapa saya harus ngomong gitu,saya sebagai ketua LPP DPCPKBM bertanggung jawab untuk mengegulkan calegnya.saya kira gak salahkan.....karena tidak menyalahi aturan kampanye...Kami PKBM tidak melakukan kesalah yang bisa fatal.Selagi di benarkan oleh aturan silahkan ajah kampanye terbuka atau secara terselubung...marilah dewasa berpolitik coy...jangan karena gara-gara begitu di jadikan persoalan serius....heheheheeheh .Jika kampanye terbuka kan gak bisa ...ini negara orang ihooo.


From: Aliyah de Sastra To: numalaysia1999@ yahoogroups. comSent: Thursday, March 19, 2009 12:15:30 PM

Subject: [NUCIM] NU (+Fatayat) Nebeng Pengajian PKB atau PKB Memanfaatkan warga NU untuk kampanye?

Salam,

Saya dapat undangan maulid nabi dan arisan (yang ngadakan arisan ini fatayat), tetapi ternyata isinya kampanye PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) euy, caleg no.5 (H.M. Ridlwan Hambali, LC, M.A). hehehehe

Dalam statemennya waktu diwawancarai RCTI nd TV one, dengan PDnya (bukan partai Demokrat loh) hehehe, menyatakan kalau jumlah nahdliyyin d Malaysia ini 500.000 dan semuanya solid. Ah, masa' iya? lah wong jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang di KBRI aja cuma 400ribuan kok? hehehe... ayak-ayak wae...

Selain itu, Caleg juga menjanjikan sekretariat loh untuk NU, padahal tanpa ada caleg pun bendahara NU udah nyiapin sekretariat cuma sayangnya belum ada yg mau nempati. Tidak hanya itu, tp statemen2 beliau yg mengats namakan bersama-sama nahdhiyin dn klem ke-NU-annya itulah yg menjadi tanda tanya besar. Bahkan banom NU Fatayat (Ketua, Wakil Ketua 1) pun ikutan berkampanye euy.... Weleh... weleh...

Lah, kok gitu sich??? masa' masih belum gentle mau bilang kampanye aja masih berkedok pengajian dan arisan??? (udah diperbolehkan coy... kampanye terbuka!!!)
Yang harus digaris bawahi disini adalah tidak semua nahdliyyin di Malaysia itu PKB bos, ada yg PKNU, Demokrat, PPP, PDIP, Golkar, PKS dan hampir tersebar k partai2 yg ada.

Untuk itu, sebagai warga NU, jangan mau hanya diperalat oleh partai-partai tertentu apalgi cuma janji (udah basi kalee...).

Dan bagi para caleg yg dr warga NU, jgn terlalu banyak meng-klem atas nama NU dan Nahdhiyyin.. . Silahkan pengurus NU tentukan sikap, mau pro PKB, non pro partai, or for all partai. Ini harus jelas kalau NU Malaysia itu bukan kelab PKB. Kalaupun pro PKB, harus jelas dong kompensasi-nya, jgn mau dikadalin terus...


Jangan Ada Dusta Diantara Kita

Aliyah, yg dapat undangan pengajian + arisan tp dikampayein. ..:-)

No comments: